Pelaku Serangan Pembusuran dan Pemukulan Belum Ditangkap, Kinerja Aparat Dipertanyakan

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket : Agung D. Pratama,  Pemuda Kecamatan Duruka

Ket : Agung D. Pratama, Pemuda Kecamatan Duruka

MUNA,Lensa-rakyat || Penanganan kasus kekerasan yang melibatkan dua desa di Kabupaten Muna kembali menjadi sorotan. Hingga kini, pelaku serangan pembusuran terhadap warga Desa Lasunapa serta pelaku pemukulan terhadap warga Desa Banggai belum juga berhasil diamankan oleh pihak kepolisian ( Selasa, 6 Mei 2026 ).

Diketahui, peristiwa serangan pembusuran terjadi pada Senin malam (28/4/2026), saat seorang pemuda asal Desa Lasunapa, Kecamatan Duruka, menjadi korban serangan orang tak dikenal ketika melintasi wilayah Desa Banggai. Korban mengalami luka serius dan harus mendapatkan penanganan medis.

Namun, insiden tersebut bukanlah kejadian yang berdiri sendiri. Sebelumnya, sempat terjadi aksi pemukulan di Desa Lasunapa terhadap seorang warga asal Desa Banggai,menurut korban yang melakukan salah satu masyakarat desa lasunapa, Peristiwa itu terjadi saat korban tengah mengantre minyak tanah, yang kemudian berujung pada tindakan kekerasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rangkaian kejadian ini dinilai saling berkaitan dan berpotensi memicu ketegangan antarwarga jika tidak segera ditangani secara serius. Sayangnya, hingga saat ini kedua kasus tersebut belum menunjukkan perkembangan signifikan dalam hal penangkapan pelaku.
Kondisi ini memicu pertanyaan publik terhadap kinerja aparat penegak hukum. Agung D. Pratama, selaku Pemuda Kecamatan Duruka, menyampaikan kritik terbuka terhadap lambannya penanganan kasus tersebut.

Baca Juga:  Skandal Korupsi BGN Menguak, BEM UHO Minta Kejati Sultra Periksa Total Yayasan SPPG di Sultra

“Sampai hari ini, baik pelaku serangan pembusuran maupun pelaku pemukulan belum juga ditangkap. Padahal ini sudah jelas menimbulkan keresahan di masyarakat. Kami mempertanyakan keseriusan pihak kepolisian dalam menangani kasus ini,” tegas Agung.
Ia menilai, jika aparat tidak segera mengambil langkah tegas, maka potensi konflik sosial akan semakin besar dan sulit dikendalikan.

“Ini bukan sekadar kasus biasa. Ada rangkaian peristiwa yang jika dibiarkan bisa memicu konflik yang lebih luas. Kepolisian harus segera bertindak cepat, profesional, dan transparan dalam mengusut tuntas kasus ini,” lanjutnya.

Oleh itu, ia mendesak agar aparat kepolisian tidak hanya fokus pada penanganan setelah kejadian, tetapi juga meningkatkan upaya pencegahan melalui patroli dan pendekatan kepada masyarakat.

Agung kini berharap adanya langkah nyata dari pihak kepolisian untuk segera mengungkap dan menangkap para pelaku, guna menghindari eskalasi konflik serta mengembalikan rasa aman di tengah kehidupan sosial warga khususnya di kecamatan duruka.

Roy

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan
Pesta Ballo Hingga Dini Hari Dibubarkan Polisi, 13 Remaja di Makassar Diamankan
Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme
Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim
Polres Jeneponto Gelar Sunat Massal Modern Premium Gratis Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
Tak Kapok Masuk Penjara, Residivis Kembali Gasak Emas Orang Tua hingga Rp75 Juta
Respon Cepat Aduan Masyarakat, Personel Polsek Rappocini Amankan Pencuri Helm
ohon Cina Tumbang Polsek Batang bersama TNI dan Masyarakat Bersihkan Jalan.
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:00 WITA

Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan

Minggu, 7 Juni 2026 - 06:04 WITA

Pesta Ballo Hingga Dini Hari Dibubarkan Polisi, 13 Remaja di Makassar Diamankan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:56 WITA

Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:58 WITA

Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:28 WITA

Tak Kapok Masuk Penjara, Residivis Kembali Gasak Emas Orang Tua hingga Rp75 Juta

Berita Terbaru