Peran Bhabinkamtibmas Unggul dalam Mediasi KDRT: Kapolsek Tallo Beri Apresiasi Tinggi

- Penulis

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, 7 Januari 2026 – Bhabinkamtibmas Polsek Tallo, Kaluku Bodoa, Aipda Rolis Abdillah, kembali membuktikan ketangkasannya dalam problem solving melalui mediasi. Ia menindaklanjuti laporan warga atas nama Sitti, berdomisili di Jalan Sinassara, yang mengalami penganiayaan dari mantan kekasihnya, Khaerul, warga Jalan Galangan Kapal Permandian 1. Insiden ini dipicu kecemburuan berlebih yang berujung kekerasan fisik.

Orang tua Sitti tak tinggal diam. Mereka keberatan berat atas perlakuan kasar terhadap putrinya dan langsung melapor ke Bhabinkamtibmas Kaluku Bodoa. “Kami percaya pada Pak Rolis karena beliau selalu dekat dengan warga. Cepat tanggapnya luar biasa,” cerita orang tua korban kepada awak media. Tanpa ragu, Aipda Rolis Abdillah menjemput terduga pelaku dari rumahnya. Kedua keluarga kemudian dipertemukan di Polsek Tallo untuk proses mediasi intensif.

Mediasi itu sukses besar. Kedua belah pihak mencapai kesepakatan damai secara kekeluargaan. Mereka menandatangani surat pernyataan bersama, disaksikan perwakilan masing-masing keluarga, sebagai penguatan komitmen. “Ini bukti bahwa pendekatan humanis polisi efektif menyelesaikan konflik tanpa pengadilan,” ujar Kapolsek Tallo, AKP Asfada, SE, MH, yang langsung menanggapi dan mengapresiasi kinerja anak buahnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

AKP Asfada tak segan memberikan pujian. “Saya bangga dengan Aipda Rolis Abdillah. Ia telah menerapkan Polmas secara optimal, menjaga keharmonisan masyarakat Kaluku Bodoa. Kasus seperti ini sering terjadi, tapi mediasi berhasil cegah eskalasi,” tegasnya saat ditemui di kantor Polsek Tallo. Kapolsek juga menekankan bahwa inisiatif ini selaras dengan visi Polda Sulsel dalam membangun Polri yang merakyat.

Baca Juga:  "Harapanmu adalah Amanah bagi kami"

Kronologi kasus ini mencerminkan maraknya kekerasan dalam relasi (KDRT) di kawasan urban Makassar. Sitti, korban berusia 22 tahun, mengaku sempat trauma akibat pukulan di lengan dan wajah. Khaerul, 25 tahun, mengaku cemburu karena Sitti dekat dengan orang lain pasca putus. “Saya menyesal. Mediasi membuka mata saya,” kata Khaerul singkat usai mediasi. Proses ini tak hanya damai, tapi juga edukatif, dengan komitmen pelaku ikut konseling.

Keberhasilan ini bagian dari rekam jejak Aipda Rolis. Sejak ditugaskan di Kaluku Bodoa, ia telah mediasi puluhan kasus serupa, dari sengketa tetangga hingga konflik remaja. Data internal Polsek Tallo menunjukkan penurunan 25% laporan KDRT tahun 2025 berkat pendekatan ini. “Bhabinkamtibmas adalah mata dan telinga polisi di tingkat desa. Mereka cegah masalah kecil jadi besar,” tambah AKP Asfada.

Camat Tallo Bapak Ramli Lallo, S.Pd., M.Si., yang wilayahnya mencakup Kaluku Bodoa, ikut angkat bicara. “Kami dukung penuh Polsek Tallo. Akan ada pertemuan rutin dengan tokoh masyarakat untuk sosialisasi,” katanya.

Kisah Sitti dan Khaerul jadi inspirasi. Ia tunjukkan kekuatan mediasi dalam membangun perdamaian. Bagi warga, ini pengingat: laporkan dini ke Bhabinkamtibmas terdekat. Polri komitmen lindungi masyarakat, seperti ditegaskan Kapolsek Tallo AKP Asfada, semoga model ini menular ke seluruh Sulsel.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Opening Tournament E-Sport Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026, Polda Sulsel Catat Rekor Peserta Terbanyak di Indonesia
Babinsa Sinjai Barat Dampingi Panen Cabai Petani, Dorong Produktivitas Lahan dan Ketahanan Pangan
Nasyiatul Aisyiyah Sultra dan Pusaka Digital Beri Edukasi Pemanfatan AI Kepada Guru dan Mahasiswa PPG
Resmob Polsek Rappocini bersama Resmob Polda Sulsel Ungkap Kasus Curas, Pria Bersenjata Badik Ditangkap
Kapolrestabes Makassar Bersama Anak Panti Panjatkan Doa untuk Keamanan
Menhan Sjafrie Hadiri Peluncuran Biodiesel B50, Prabowo Tegaskan Indonesia Pertama Terapkan Mandatori B50
Babinsa Koramil 1414-07/Mengkendek Laksanakan Pemantauan Wilayah dan Komsos Bersama Warga di Palipu
Dandim 1415/Selayar dan PUPR Tinjau Jembatan Perintis, Validasi Data Sekaligus Dukung Program Satgas Jembatan TNI AD
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:43 WITA

Opening Tournament E-Sport Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026, Polda Sulsel Catat Rekor Peserta Terbanyak di Indonesia

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:53 WITA

Babinsa Sinjai Barat Dampingi Panen Cabai Petani, Dorong Produktivitas Lahan dan Ketahanan Pangan

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:52 WITA

Nasyiatul Aisyiyah Sultra dan Pusaka Digital Beri Edukasi Pemanfatan AI Kepada Guru dan Mahasiswa PPG

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:07 WITA

Resmob Polsek Rappocini bersama Resmob Polda Sulsel Ungkap Kasus Curas, Pria Bersenjata Badik Ditangkap

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:38 WITA

Menhan Sjafrie Hadiri Peluncuran Biodiesel B50, Prabowo Tegaskan Indonesia Pertama Terapkan Mandatori B50

Berita Terbaru