Terpilih Lewat Regulasi PAW Nasdem, Achmad Se’re Dinilai Kacang Lupa Kulitnya

- Penulis

Sabtu, 28 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensa-Rakyat.com || Takalar. Anggota (DPR RI) terpilih lewat regulasi Pergantian Antar Waktu (PAW) dari Partai Nasdem Dapil 1 Sulsel Achmad Se’re melenggang ke Senayan pasca mantan Wakil Walikota Makassar Fatmawati Rusdi maju di Pemilihan Kepala Daerah Sulawesi Selatan mendampingi incumbent ASS. (28/092024)

Partai besutan mantan jurnalistik senior itu di dapil 1 Sulawesi Selatan sendiri berhasil mengirim 2 kader terbaiknya bertugas di gedung kura-kura periode 2024-2029 pasca PPP gagal memenuhi suara ambang batas parlemen (4%) dan hanya menyisakan 6 kursi untuk partai lainnya. 

Achmad Se’re yang menggunakan nomor urut 8 untuk Partai NasDem meraup (19.071 suara) dan berada di posisi ketiga setelah saingan separtainya Rudianto Lallo meraih (97.597 suara) dan istri Ketua DPW NasDem Sulawesi Selatan ‘Fatmawati Rusdi merenggut (106,806 suara) mantan Wakil Bupati Takalar itu mengatakan dan berkomitmen dalam proses kampanyenya ketika diberi takdir sebagai perwakilan rakyat di pusat akan memboyong seluruh tim dan kelompok kerja datang menghadiri acara pelantikan meskipun naik kapal.

Pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) itu sendiri akan berlangsung pada hari Selasa, 1 Oktober 2024. 

Hal ini menjadi curahan hati dan kekecewaan para tim dan pokja sebab mereka menilai kalimat yang diucapkan kader Surya Paloh itu hanyalah semu (bohong) sebab dianggap hanya orang-orang dekat dan keluarga yang diberangkatkan.

“Saya sangat kecewa, karena saya pikir yang pergi hanyalah orang-orang dekat dan keluarga padahal dulu kita sudah dikasi harapan”, ucap DT.

Disisi lain ia juga mengatakan bahwa ketua DPD NasDem Takalar itu telah mengingkari ucapannya di masa-masa kampanye yang mengatakan bahwa ia tidak mau ada pahlawan kesiangan.

“Saya sendiri mendapatkan kurang lebih 200 suara dari 4 TPS di Desa saya dan saya lihat yang pergi hanya keluarga dan orang-orang yang belum jelas apa perjuangannya dan saya sangat kecewa kepada Ajjia”, Tutupnya, Tutup.**

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto Bagikan Helm SNI, Kasat Lantas : Wujud Perhatian Polantas Terhadap Keselamatan Berlalu Lintas.
Kapolrestabes Makassar Ajak Remaja Makmurkan Masjid, Upaya Tekan Kriminalitas Lewat Safari Subuh
Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan
Pesta Ballo Hingga Dini Hari Dibubarkan Polisi, 13 Remaja di Makassar Diamankan
Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme
Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim
Polres Jeneponto Gelar Sunat Massal Modern Premium Gratis Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
Tak Kapok Masuk Penjara, Residivis Kembali Gasak Emas Orang Tua hingga Rp75 Juta
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:56 WITA

Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto Bagikan Helm SNI, Kasat Lantas : Wujud Perhatian Polantas Terhadap Keselamatan Berlalu Lintas.

Senin, 8 Juni 2026 - 06:54 WITA

Kapolrestabes Makassar Ajak Remaja Makmurkan Masjid, Upaya Tekan Kriminalitas Lewat Safari Subuh

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:00 WITA

Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:56 WITA

Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:58 WITA

Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim

Berita Terbaru

Di era media sosial, kecepatan menyebarkan informasi sering kali mengalahkan kepedulian untuk memahami dan merasakan kondisi sesama.

OPINI

Ketika Empati Kalah Cepat dari Viral

Senin, 8 Jun 2026 - 05:51 WITA