Aiptu Muhlis Buktikan Kedekatan Polri dan Warga Lewat Tawa dan Curhat di Mamajang

- Penulis

Jumat, 16 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASAR – Fungsi Binmas (Pembinaan Masyarakat) yang diemban oleh personel kepolisian menuntut kemampuan bersikap tegas sekaligus humanis. Kerap kali muncul jarak antara Polri dan masyarakat, namun anggapan ini terbantahkan lewat aksi Bhabinkamtibmas Kelurahan Sambung Jawa, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Aiptu Muhlis, yang melakukan sambang dialog dengan penuh keakraban bersama warga, Jumat pagi (16/05/2025).

Dalam dokumentasi kegiatan, tampak suasana akrab dan hangat. Seorang warga bahkan tak kuasa menahan tawa saat berbincang santai dengan Aiptu Muhlis.

“Saya bersyukur bisa membuat warga tersenyum dan tertawa. Kami tadi curhat banyak hal sembari menikmati cemilan sederhana,” ujar Aiptu Muhlis saat dikonfirmasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam fungsi pembinaan, harus mengedepankan prinsip melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat. Pendekatan personal dinilainya penting agar masyarakat tidak merasa segan atau menjaga jarak dengan aparat.

“Kalau polisi tidak mau berkomunikasi dengan masyarakat, ya tidak bisa. Nanti apa pun yang kita lakukan tidak akan mendapat dukungan,” tambahnya.

Dalam perbincangan itu, seorang warga sempat menyelutuk, “Tapi polisi galak-galak.” Mendengar itu, Aiptu Muhlis langsung bereaksi dengan gaya bercanda, sambil mengangkat tangan dengan gaya melayu, “Kalau saya tidakji, Pak!” ucapnya, disambut gelak tawa warga.

Baca Juga:  Kapolrestabes Makassar Berikan Penghargaan kepada Personel Berprestasi dan Masyarakat

Terpisah, Kapolsek Mamajang AKBP Arifuddin Amiruddin, S.E., M.H., turut memberikan tanggapan. Ia menyebutkan bahwa seorang polisi harus memiliki dua sisi dalam menjalankan tugasnya.

“Polisi itu wajahnya minimal ada dua. Ramah dan senyum saat melayani masyarakat, namun tegas dan galak saat melakukan penegakan hukum,” ujarnya.

Menurut Kapolsek, masih ada persepsi keliru di tengah masyarakat bahwa jika dihampiri polisi, berarti sedang ada pelanggaran hukum. Padahal, Polri hadir juga untuk mendengarkan, mencari solusi, dan menjalin hubungan baik.

“Komunikasi yang hangat, bahkan diselipi sedikit humor dalam tugas, adalah strategi yang bisa membangun kepercayaan. Tugas ke depan semakin berat, dan Polri sangat membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat,” pungkasnya.

Ia menambahkan, “Senjata utama polisi bukan hanya pistol atau gas air mata, tapi juga dukungan dan kepercayaan dari masyarakat.”

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Tamalate Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Istri, Tersangka Peragakan 16 Adegan
Polsek Rappocini Ungkap Kasus Pencurian Disertai Pengrusakan, Tujuh Terduga Pelaku Diamankan
ewat Safari Subuh, Kapolrestabes Makassar Perkuat Silaturahmi dan Edukasi Kamtibmas
Kapolda Sulsel Apresiasi Kinerja Personel, Tekankan Soliditas dalam Apel Gabungan
Video Anak Main “Perang” di Jalan Ar Rahman Hakim, Polisi Pastikan Alat Hanya Kertas
Makassar Jadi Tuan Rumah Olymrun 2026, Targetkan 5.000 Pelari di Anjungan Pantai Losari
Closing Ceremony Tournament E-Sport Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026, Kapolda Sulsel Serahkan Piala Bergilir
Personel Satlantas Polres Jeneponto Beri Pelayanan Prima di Akhir Pekan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 06:44 WITA

Polsek Tamalate Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Istri, Tersangka Peragakan 16 Adegan

Senin, 13 Juli 2026 - 06:33 WITA

Polsek Rappocini Ungkap Kasus Pencurian Disertai Pengrusakan, Tujuh Terduga Pelaku Diamankan

Senin, 13 Juli 2026 - 06:24 WITA

ewat Safari Subuh, Kapolrestabes Makassar Perkuat Silaturahmi dan Edukasi Kamtibmas

Senin, 13 Juli 2026 - 05:45 WITA

Kapolda Sulsel Apresiasi Kinerja Personel, Tekankan Soliditas dalam Apel Gabungan

Senin, 13 Juli 2026 - 00:52 WITA

Video Anak Main “Perang” di Jalan Ar Rahman Hakim, Polisi Pastikan Alat Hanya Kertas

Berita Terbaru