DPRD Bombana meminta PT NLS untuk Bertanggungjawab atas Peristiwa Banjir dan Robohnya Talud Kali Lambale

- Penulis

Jumat, 28 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket : Talud Kali Lambale roboh diduga ulah aktivitas PT NLS

Ket : Talud Kali Lambale roboh diduga ulah aktivitas PT NLS

BOMBANA,LENSA-RAKYAT.COM || Sudiami Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana, Kembali bersuara menyoroti aktivitas pertambangan PT Narayana Lambale Selaras (NLS) di Kelurahan Lambale, Kecamatan Kabaena Timur, Kabupaten Bombana.

Pasalnya, aktivitas PT NLS diduga menjadi penyebab utama banjir dan pencemaran lingkungan di wilayah tersebut. Selain itu, robohnya talud Kali Lambale yang dibangun tahun 2023 diduga akibat aktivitas PT NLS yang dianggap gagal menjaga kondisi lingkungan di kawasan pertambangan.

Olehnya itu, Sudiami meminta PT NLS untuk bertanggung jawab atas peristiwa banjir dan robohnya Talud Kali Lambale tesebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politisi PKS itu sangat menyayangkan pihak perusahaan yang tidak memberikan perhatian dan menyiapkan langkah-langkah strategis agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat melakukan penambangan di wilayah dekat perumahan warga, khususnya di Kelurahan Lambale Kecamatan Kabaena Timur.

Sudiami mengungkapkan bahwa menurut laporan warga setempat, adanya kerukan nikel yang dekat dengan perumahan warga mengakibatkan sungai Kali Lambale meluap, kemudian batang kayu dan lumpur berserahkan menghantam pagar talud Kali Lambale hingga roboh.

Untuk itu, lanjut Sudiami, pihak perusahaan harus bertanggung jawab, mengingat belum lama ini masyarakat mendapatkan bantuan pembangunan talud Kali Lambale dan untuk mendapatkan pembagunan tersebut tidak semudah membalik telapak tangan.

“Pembangunan talud Kali Lambale itu karena perjuangan yang cukup panjang dan penuh kesabaran hingga bertahun-tahun, itupun yang direspon hanya kurang lebih 60 meter saja, dan itu perjuangan masyarakat Lambale”, ungkap Sudiami.

Baca Juga:  Respon Cepat Aduan Masyarakat, Personel Polsek Rappocini Amankan Pencuri Helm

“Ini tidak bisa dibiarkan, pihak perusahaan jangan hanya tutup mata saja terkait jebolnya Talud Kali Lambale, PT NLS yang sudah cukup lama, sebelum berubah nama dari PT Billy Indonesia mengeruk hasil bumi Pulau Kabaena itu khususnya di Kecamatan Kabaena Timur, bukan mendatangkan kesejateraan masyarakat, namun kekhawatiran warga cukup besar, karena berpotensi akan menyebabkan tenggelamnya rumah warga akibat dari aktivitas perusahaan tersebut,” beber Sudiami.

Hal senada juga diungkapkan Lurah Lambale, Huda Alfarisi Mubarak. Ia mengaku kesal atas aktivitas pertambangan yang terus memperluas area kegiatan penambagannya hingga mendekati pemukiman warganya.

“Saat itu saya hanya dapat menyampaikan permohonan, sebelum melakukan penambangan agar Sungai Kali Lambale dilakukan pembangunan bronjong, namun tidak ada sama sekali respon dari pihak perusahaan”, ujar Huda Alfarisi Mubarak.

Lebih lanjut Huda mengungkapkan bahwa sehari setelah kejadian banjir, Ia bersama pihak perusahaan, tokoh masyarakat, pihak keamanan dan pemerintah setempat melakukan pengecekan cekdam dan kuat dugaan sengaja airnya dialirkan sebagian, untuk menghidari jebol cekdam sehingga mengakibatkan banjir besar di Kelurahan Lambale.

“Akibat aliran air dari cekdam perusahaan (PT NLS) menghamtam pagar Kali Lambale sehingga roboh yang mengakibatkan banjir di kelurahan lambale”, ungkapnya.(Sar)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Makassar Jadi Tuan Rumah Olymrun 2026, Targetkan 5.000 Pelari di Anjungan Pantai Losari
Closing Ceremony Tournament E-Sport Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026, Kapolda Sulsel Serahkan Piala Bergilir
Personel Satlantas Polres Jeneponto Beri Pelayanan Prima di Akhir Pekan
Opening Tournament E-Sport Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026, Polda Sulsel Catat Rekor Peserta Terbanyak di Indonesia
Babinsa Sinjai Barat Dampingi Panen Cabai Petani, Dorong Produktivitas Lahan dan Ketahanan Pangan
Nasyiatul Aisyiyah Sultra dan Pusaka Digital Beri Edukasi Pemanfatan AI Kepada Guru dan Mahasiswa PPG
Resmob Polsek Rappocini bersama Resmob Polda Sulsel Ungkap Kasus Curas, Pria Bersenjata Badik Ditangkap
Kapolrestabes Makassar Bersama Anak Panti Panjatkan Doa untuk Keamanan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:28 WITA

Makassar Jadi Tuan Rumah Olymrun 2026, Targetkan 5.000 Pelari di Anjungan Pantai Losari

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:54 WITA

Closing Ceremony Tournament E-Sport Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026, Kapolda Sulsel Serahkan Piala Bergilir

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:12 WITA

Personel Satlantas Polres Jeneponto Beri Pelayanan Prima di Akhir Pekan

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:43 WITA

Opening Tournament E-Sport Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026, Polda Sulsel Catat Rekor Peserta Terbanyak di Indonesia

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:53 WITA

Babinsa Sinjai Barat Dampingi Panen Cabai Petani, Dorong Produktivitas Lahan dan Ketahanan Pangan

Berita Terbaru