Dr Basri Minta Guru Bulukumba Jadi Ujung Tombak Pelestarian Bahasa Daerah di Butta Panrita Lopi

- Penulis

Sabtu, 21 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSA-RAKYAT.COM | Sejumlah 100 guru bahasa daerah di ‘Butta Panrita Lopi’ Bulukumba mengikuti Workshop Pengembangan Bahasa Daerah yang digelar selama 3 hari (18-20/7) di Hotel Agri, Jalan Suprapto No. 18 Tanah Kongkong, Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba.

Kegiatan Workshop yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan melalui Bidang Pembinaan Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK), Bahasa dan Sastra Disdik Sulsel ini difasilitasi oleh Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Wilayah V Bantaeng – Bulukumba yang diikuti oleh guru bahasa daerah SMA, SMK, dan SLB se-Kabupaten Bulukumba.

Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Kacabdisdik Wilayah V Bantaeng – Bulukumba, Haris, S.Kom, MM, Kepala Seksi Pembinaan SMK dan PKPLK Cabdisdik Wilayah V Abdul Sattar, S.Pi, MM, Pengawas SMA Mursaling, S.Pd, M.Pd, Ketua MKKS SMK Bulukumba Drs Muhammad Ramli, M.Si, dan Kepala UPT SMKN 9 Bulukumba Andi Muhammad Yusuf, S.Pd, M.Pd.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang PKPLK, Bahasa dan Sastra Disdik Sulsel, Dr H Basri, S.Pd, M.Pd ketika membuka kegiatan ini menyampaikan, perlunya digiatkan kembali pembinaan dan pembelajaran bahasa daerah di satuan pendidikan.

Ia menegaskan bahwa bahasa daerah, nilai-nilai tradisional, dan ciri khas daerah tidak boleh hilang karena merupakan aset dan nilai-nilai lokal bangsa yang harus tetap dipertahankan dan dilestarikan.

Kendalanya saat ini, kata Alumni Doktoral UNM Makassar ini, pelajaran bahasa daerah ini yang kadang tidak diterima dan kurang diminati siswa di sekolah, ditambah lagi gurunya tidak memiliki kompetensi dan tidak inovatif dan kreatif dalam melaksanakan proses pembelajaran.

Baca Juga:  Patroli Perintis Presisi Samapta Polrestabes Makassar Sasar 3C hingga Balap Liar di Malam Hari

Makanya, kata mantan Plt Kadisdik Sulsel ini, menegaskan agar guru bahasa deerah harus memiliki kompetensi pedagodik, profesional, sosial, dan kompetensi kepribadian.

“Dari keempat komptensi yang harus dimiliki guru ini, yang membedakan  satu guru dengan guru lain adalah kompetensi sosial kepribadian karena ini terkait dengan karakter,” jelas manta Ketua KNPI Makassar ini.

Di hadapan 100 guru yang menjadi peserta Workshop Pengembangan Bahasa Daerah, Dr Basri mengharap, seluruh guru bahasa daerah agar melaksanakan proses belajar mengajar yang adaftif dan menyenangkan, dan guru meyesuaikan dengan kondisi di mana mengajar dan siapa yang diajar.

“Guru bahasa daerah harus memiliki nilai lebih, harus kreatif, inovatif, dan harus mampu menjadi inspirator dan motivator, karena daat ini hanya 25 persen siswa yng minat belajar bahasa daerah,” ungkapnya.

Olehnya itu, melalui kegiatan ini, Dr Basri mengajak seluruh guru bahasa daerah untuk membumikan bahasa daerah di Butta Panrita Lopi,  karena bapak/ibu guru bahasa daerah yang merupakan ujung tombak pelestarian bahasa dan satra daerah di Bulukumba.( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resmob Polsek Rappocini Ringkus Geng Motor Serang Korban dengan Panah Busur Tancap di Leher
Patroli Cipta Kondisi Polsek Rappocini, Remaja Nongkrong Larut Malam Diberi Imbauan
Resmob Polsek Rappocini Ringkus Dua Geng Motor Keroyok Pengendara dengan Senjata Tajam
Polsek Manggala Potong Dua Ekor Sapi Kurban, Daging Dibagikan kepada Warga
Makassar Half Marathon Digelar 30-31 Mei, Sejumlah Ruas Jalan Digunakan Sebagai Lintas Peserta
Safari Jumat, Kapolsek Ujung Pandang Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan Wilayah
Albert Berkurban Untuk Berbenah
Krisis Profesionalisme Aparat, HMI Kendari Desak Menko Polkam Evaluasi Total TNI-Polri di Sultra
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 02:19 WITA

Resmob Polsek Rappocini Ringkus Geng Motor Serang Korban dengan Panah Busur Tancap di Leher

Minggu, 31 Mei 2026 - 02:01 WITA

Patroli Cipta Kondisi Polsek Rappocini, Remaja Nongkrong Larut Malam Diberi Imbauan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:15 WITA

Resmob Polsek Rappocini Ringkus Dua Geng Motor Keroyok Pengendara dengan Senjata Tajam

Sabtu, 30 Mei 2026 - 05:51 WITA

Polsek Manggala Potong Dua Ekor Sapi Kurban, Daging Dibagikan kepada Warga

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:15 WITA

Makassar Half Marathon Digelar 30-31 Mei, Sejumlah Ruas Jalan Digunakan Sebagai Lintas Peserta

Berita Terbaru