?>
?>

FORUM WARGA BERSATU GELAR AKSI DAMAI DI MANGGALA TOLAK MAFIA TANAH DAN HUKUM WARISAN PENJAJAHAN

- Penulis

Minggu, 18 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, 18 Mei 2025 — Ratusan warga yang tergabung dalam FORUM WARGA BERSATU PERUMAHAN GUBERNUR DAN PERUMAHAN PEMDA MANGGALA menggelar aksi damai pada Minggu pagi, 18 Mei 2025, mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai. Aksi berlangsung di jembatan pintu masuk Perumahan Gubernur dan Perumahan Pemda, tepat di depan Kampus STIBA, Manggala, Makassar.

Dalam aksi tersebut, warga menyuarakan sejumlah tuntutan yang ditujukan kepada aparat penegak hukum dan pemerintah, baik di tingkat kota maupun provinsi. Mereka menolak keras proses peradilan yang dinilai sesat dan terindikasi dikendalikan oleh mafia tanah.

“Aksi ini kami lakukan demi menjaga hak kami sebagai warga negara dan sebagai bentuk penolakan terhadap kriminalisasi serta intimidasi yang terjadi di wilayah kami,” tegas salah satu perwakilan warga dalam orasinya.

Adapun lima poin tuntutan utama yang disuarakan warga dalam aksi ini adalah:

Menolak proses peradilan sesat yang terindikasi dikendalikan oleh mafia tanah.

Menuntut aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap pelaku mafia tanah, termasuk oknum di instansi pemerintah.

Mendesak Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemkot Makassar untuk bertanggung jawab menjaga dan mengamankan aset negara.

Menolak segala bentuk aksi premanisme dan intimidasi di wilayah Manggala.

Menolak pemberlakuan hukum warisan penjajahan Belanda (Eigendom Verponding) yang dinilai tidak relevan lagi dengan semangat kemerdekaan Indonesia.

Aksi berlangsung tertib dan damai, dengan pengawalan dari aparat kepolisian setempat. Para peserta membawa spanduk dan poster bertuliskan penolakan terhadap mafia tanah dan seruan agar hukum ditegakkan secara adil.

FORUM WARGA BERSATU menegaskan akan terus mengawal isu ini hingga keadilan benar-benar ditegakkan dan hak-hak warga dipulihkan sepenuhnya

peulis/ safri

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Desa Turatea Lakukan Sambang, Ajak Remaja Jauhi Pergaulan Bebas
Penangkapan Terduga Pelaku Pencurian oleh Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto
Wakapolda Sulsel Resmikan Jembatan di Dusun Bulu, Wujud Nyata Polri Hadir Berikan Manfaat bagi Masyarakat
Kapolri: 895 Jembatan Merah Putih Presisi Berikan Manfaat bagi 2 Juta Masyarakat
Jaga Kamtibmas Bersama, Kapolsek Bontoala Rangkul Warga Lewat Ngopi Kamtibmas
Satlantas Polrestabes Makassar Bagikan Bendera Merah Putih Gratis Semarakkan HUT Kemerdekaan RI Ke-81
Polrestabes Makassar Raih Predikat Pelayanan Prima A dari Kapolri
Wakapolda Sulsel Pimpin Rakor Perencanaan dan Penganggaran Polda Sulsel Tahun 2026, Dorong Program Kerja Tepat Sasaran
?>
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:37 WITA

Bhabinkamtibmas Desa Turatea Lakukan Sambang, Ajak Remaja Jauhi Pergaulan Bebas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:32 WITA

Penangkapan Terduga Pelaku Pencurian oleh Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:52 WITA

Wakapolda Sulsel Resmikan Jembatan di Dusun Bulu, Wujud Nyata Polri Hadir Berikan Manfaat bagi Masyarakat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:22 WITA

Kapolri: 895 Jembatan Merah Putih Presisi Berikan Manfaat bagi 2 Juta Masyarakat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:36 WITA

Jaga Kamtibmas Bersama, Kapolsek Bontoala Rangkul Warga Lewat Ngopi Kamtibmas

Berita Terbaru

?>