Kementerian Agama Raih Rekor MURI untuk Bimbingan Manasik Haji Nasional Hybrid

- Penulis

Minggu, 20 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSA-RAKYAT.COM, JAKARTA | Kementerian Agama (Kemenag) meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas penyelenggaraan Bimbingan Manasik Haji Nasional secara hybrid. Acara ini berlangsung secara luring di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, dan diikuti secara daring dari lebih dari 500 titik lokasi di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini tercatat monumental, diikuti oleh 1.500 peserta secara langsung dan 141.139 peserta lainnya secara daring dari berbagai penjuru Tanah Air. Capaian ini mencerminkan tingginya semangat dan komitmen masyarakat dalam mempersiapkan diri menghadapi ibadah haji, yang dari tahun ke tahun terus meningkat.

Dalam sambutannya, Menteri Agama menekankan pentingnya memperluas pendekatan dalam bimbingan manasik haji, tidak hanya berfokus pada aspek fiqh semata, tetapi juga memperkaya sisi spiritual dan makna transformasi diri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak semua yang maqbul itu mabrur, tapi semua yang mabrur pasti maqbul,” ucap Menag. Beliau mengingatkan bahwa haji yang diterima secara ritual belum tentu membawa perubahan batin, sementara haji yang mabrur—yang membentuk akhlak, ketulusan, dan kepedulian sosial—pasti diridhai oleh Allah SWT.

Tahun ini menjadi momen istimewa karena pelaksanaan ibadah haji bertepatan dengan Haji Akbar, yakni wukuf di Arafah yang diperkirakan jatuh pada hari Jumat. Momentum ini diyakini memiliki keutamaan setara 70 kali haji biasa, di mana doa-doa dikabulkan, ampunan dilimpahkan, dan rahmat Allah mengalir tanpa batas.

“Manfaatkan momen Haji Akbar ini untuk memperbanyak doa, tak hanya bagi diri sendiri, tapi juga untuk keluarga, bangsa, dan umat manusia,” pesan Menag kepada para jemaah.

Cendekiawan Muslim Prof. Nasaruddin Umar turut memberikan tausiyah dalam kegiatan ini. Ia mengajak para jemaah memaknai haji sebagai bagian dari perjalanan spiritual manusia dalam menjalankan amanah kekhalifahan di bumi. Ia mengutip hadits Qudsi dan ayat Al-Baqarah 30 untuk menggambarkan pentingnya dialog antara manusia dan Tuhan, bahkan ketika iblis menolak bersujud kepada Adam, ia pun berdialog dengan Allah.

Baca Juga:  Akhiri Tugas dengan Hati, AKBP Widi Setiawan Pamit dari Santri dan Jajaran Polsek

“Allah mencintai dialog. Sepulang haji, jangan takut berdialog dengan siapa pun, karena dialog adalah tradisi ketuhanan,” tegas Nasaruddin.

Ia juga mengulas kisah Kakbah sebagai rumah pertaubatan pertama di bumi, yang dibangun di Bakkah, dan merupakan replika Baitul Ma’mur—tempat malaikat bertawaf di langit ketujuh. Menurutnya, tawaf adalah bentuk gerakan spiritual yang menggugurkan dosa dan menyatukan diri dengan pusat poros ilahi.

Ia menambahkan bahwa Hajar Aswad, yang dahulu batu putih, berubah warna karena dosa manusia. Kini hanya tersisa tujuh butir seukuran kemiri akibat pencurian, namun kesuciannya tetap tak tergantikan. Nasaruddin juga mengutip pemikiran Ibnu Arabi dari Futuhat al-Makkiyah, yang menyatakan bahwa pahala 100.000 kali lipat tidak hanya berlaku di sekitar Kakbah, tetapi juga di seluruh kawasan Tanah Haram.

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi, termasuk Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji Dahnil Anzar Simanjuntak, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, serta jajaran dari Kementerian Kesehatan dan Bank Syariah Indonesia, bersama para pejabat eselon II dari seluruh Indonesia, tenaga ahli, dan staf khusus Kemenag.

Dengan terselenggaranya manasik haji skala nasional ini, Kemenag berharap para calon jemaah haji tidak hanya siap secara syariat, tetapi juga dapat meresapi haji sebagai perjalanan spiritual menuju derajat haji mabrur—terutama dalam momentum langka dan penuh keutamaan di tahun Haji Akbar ini.

(Red/Bang Ali)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KTH Sangia Lestari Menggelar Aksi Penanaman 2.000 Bibit Pohon di Puncak Wakila
Sat Narkoba Polres Maros Ungkap Peredaran Narkotika Lintas Provinsi, Dua Bandar Ditangkap Bersama Ratusan Gram Shabu Siap Edar Disita
Wakapolrestabes Makassar Gelar Ngopi Kamtibmas Bersama Tripika dan Warga Kelurahan Masale
Polda Sulsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Hasil Pengungkapan Jaringan Internasional Periode Januari–Juni 2026
Langkah Dekat Polri: Patroli Kaki Polsek Tallo Jaga Keamanan Warga Tamua
Ngopi Kamtibmas di Mamajang, Kapolrestabes Makassar Dengarkan Langsung Keluhan dan Harapan Warga
Pelaku Penikaman Saudara di Kel. Kalukuang Ditangkap Polsek Tallo
Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto Bagikan Helm SNI, Kasat Lantas : Wujud Perhatian Polantas Terhadap Keselamatan Berlalu Lintas.
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:31 WITA

KTH Sangia Lestari Menggelar Aksi Penanaman 2.000 Bibit Pohon di Puncak Wakila

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:23 WITA

Sat Narkoba Polres Maros Ungkap Peredaran Narkotika Lintas Provinsi, Dua Bandar Ditangkap Bersama Ratusan Gram Shabu Siap Edar Disita

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:17 WITA

Wakapolrestabes Makassar Gelar Ngopi Kamtibmas Bersama Tripika dan Warga Kelurahan Masale

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:07 WITA

Polda Sulsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Hasil Pengungkapan Jaringan Internasional Periode Januari–Juni 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 02:47 WITA

Langkah Dekat Polri: Patroli Kaki Polsek Tallo Jaga Keamanan Warga Tamua

Berita Terbaru