Komisi V Dorong Pemerintah Selesaikan Pembangunan Bendungan Pamukkulu Tepat Waktu

- Penulis

Senin, 31 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensa-Rakyat.Com, Takalar Sulsel – Proyek pembangunan Bendungan Pamukkulu, yang terletak di Desa Kale Ko’mara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, ini terus dikawal oleh Komisi V DPR RI agar dapat selesai tepat waktu sesuai rencana yang telah ditetapkan, yaitu tahun 2024 atau lebih cepat di tahun 2023. Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras menyampaikan, proses pembangunan Bendungan Pamukkulu saat ini sudah mencapai lebih dari 20 persen. Namun demikian, memang masih terdapat permasalahan yang harus segera diselesaikan, salah satunya mengenai pembebasan lahan.

“Progres pembangunan Bendungan Pamukkulu ini sudah mencapai angka 20 persen lebih. Memang betul, tadinya kontrak perencanaan pembangunan bendungan ini berakhir di tahun 2021, namun karena ada permasalahan sosial, yakni terkait pembebasan lahan, maka pembangunan bendungan ini sempat terhambat dan tidak dapat dilaksanakan. Kemudian saat ini, kontrak pembangunan Bendungan Pamukkulu telah mengalami perpanjangan hingga tahun 2024,” ungkap Andi Iwan saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR ke Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Sabtu (29/1/2022).

Diketahui, Bendungan Pamukkulu memiliki luas 640 hektare (ha) dan terletak di bagian hulu Sungai Pappa di Desa Kale Ko’Mara, Kecamatan Polong Bangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulsel, yang berjarak kurang lebih 50 KM arah selatan dari Kota Makassar. Sejumlah manfaat dari Bendungan Pamukkulu ini bagi masyarakat diantaranya yaitu untuk keperluan irigasi, penyediaan air baku di Kabupaten Takalar, pengendali banjir, konservasi Sumber Daya Air (SDA), sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), dan pengembangan pariwisata.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Andi Iwan memaparkan bahwa terkait masalah pembebasan lahan sedang terus berproses, dan diharapkan pada tahun 2023 atau 2024 masalah tersebut sudah selesai. “Jadi, masalah pembebasan lahan tersebut saat ini sudah tidak menghalangi lagi progres pembangunan bendungan. Kami terus berharap agar pembebasan lahan tersebut bisa segera selesai hingga 100 persen,” jelas politisi Partai Gerindra itu.

Baca Juga:  Permantap Latihan Anti Anarkis, Brimob Bone Siap Amankan PON XX Papua

Lebih lanjut, Andi Iwan terus mendukung pemerintah, dalam hal ini khususnya kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR, agar bisa menyelesaikan pengerjaan Bendungan Pamukkulu ini secara cepat. “Kami terus dukung agar Bendungan Pamukkulu ini dapat selesai secepatnya, sehingga manfaatnya pun juga dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di Kabupaten Takalar,” ucap Andi Iwan.

Sementara itu, Direktur Bendungan dan Danau Ditjen SDA Kementerian PUPR, Airlangga Mardjono, juga turut menyampaikan bahwa pembangunan Bendungan Pamukkulu ini memang langsung diinisiasi oleh Komisi V DPR, pemerintah daerah (pemda), dan juga masyarakat, karena menyadari akan pentingnya kebutuhan air untuk daerah irigasi, air baku, hingga PLTA.

“Diharapkan nantinya, apabila Bendungan Pamukkulu ini sudah beroperasi, akan meningkatkan produk-produk panen hingga mencapai 27.000 ton pertahun. Penyediaan air baku juga akan dialirkan 160 liter per detik, sehingga bisa melayani 230.000 jiwa di Kabupaten Takalar,” papar Airlangga.

Terkait masalah pembebasan lahan, Airlangga menjelaskan pihaknya akan mengikuti ketentuan UU Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum, beserta peraturan turunannya. “Kita semua tinggal mengikuti peraturan tersebut, dan masalah pembebasan lahan akan bisa diselesaikan dengan lancar, karena terkait pembiayaan pun atau alokasi uangnya sudah ada melalui Lembaga Manajemen Aset Negara karena pembangunan Bendungan Pamukkulu ini merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN), sehingga anggaran sudah dipersiapkan secara matang,” jelasnya. (ica/sf)

Sumber ( KOMISI V )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengembalian Batas Tanah Eks Kodam di Makassar Berlangsung Kondusif, Sempat Diwarnai Aksi Perlawanan Warga
Polsek Mariso Libatkan Orang Tua Cegah Kenakalan Remaja Usai Amankan Tujuh Remaja Roling Bawa Busur Panah
Camat dan Danramil Hadiri Nobar di Polsek Tallo, Sinergi Aparat untuk Keamanan Warga
Kapolrestabes Makassar Serap Aspirasi Warga di Kelurahan Pai dalam Ngopi Kamtibmas
Personel Samapta Polres Jeneponto Sambangi Pedagang Pasar Karisa, Ajak Wujudkan Kamtibmas Kondusif
Kapolda Sulsel Buka Pendidikan Bintara Polri Gelombang II TA 2026, Cetak Generasi Bhayangkara Berintegritas dan Profesional*
Nekat Curi Kabel Ruko, Satu Pelaku Diamankan Polsek Tamalate
Tim Trisula Polrestabes Makassar Amankan Tiga Remaja Bawa Parang, Diduga Hendak Lakukan Aksi Kejahatan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:58 WITA

Pengembalian Batas Tanah Eks Kodam di Makassar Berlangsung Kondusif, Sempat Diwarnai Aksi Perlawanan Warga

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:49 WITA

Polsek Mariso Libatkan Orang Tua Cegah Kenakalan Remaja Usai Amankan Tujuh Remaja Roling Bawa Busur Panah

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:51 WITA

Camat dan Danramil Hadiri Nobar di Polsek Tallo, Sinergi Aparat untuk Keamanan Warga

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:29 WITA

Kapolrestabes Makassar Serap Aspirasi Warga di Kelurahan Pai dalam Ngopi Kamtibmas

Senin, 20 Juli 2026 - 22:31 WITA

Personel Samapta Polres Jeneponto Sambangi Pedagang Pasar Karisa, Ajak Wujudkan Kamtibmas Kondusif

Berita Terbaru