Mas Anto Pemuda Tegal Jawa Tengah 4 Tahun Mengadu Nasib di Bumi Arung Palakka ,Jual Martabak

- Penulis

Sabtu, 7 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensa-Rakyat.com – Bone :
Kurang Lebih Satu Tahun lima bulan wabah Pandemic membumi ,di Indonesia dan sudah merambat ke pelosok negeri , hingga dirasakan dampak Negatifnya Oleh Rakyat Indonesia.

Entahlah sampai kapan penyakit ini berakhir , Tak ada yang mampu memprediksi , keadaan ini semakin memperburuk perekonomian negeri Rakyat sudah Semakin menderita dengan kondisi saat ini.

Mas Anto 34 tahun warga Asli kab Tegal propinsi Jawa tengah Yang Kini mengadu nasib di kota Watampone dengan berjualan Martabak di poros jln jendral Sudirman kelurahan Manurungnge Tanete Riattang , Jumat malam 06-08-2021.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditemui saat meracik adonan untuk membuat Satu porsi martabak Yang dipesan Salah satu warga menuturkan , Dulu sebelum wabah Pandemic saya Punya karyawan dua orang , Namun setelah Pandemic terpaksa karyawan Saya pulangkan ke kampung.

Karena pemasukan sudah tidak seimbang dengan pengeluaran bahkan jauh sangat menurun Sekali Pak Sampai kisaran 60% , saya tetap jualan untuk bertahan hidup , Namun saat ditanya terkait Issu rencana pemerintah daerah laksanakan PPKM untuk menekan laju penyebaran Covid-19.

Baca Juga:  Beri Ruang Kebebasan Berekspresi, Polri Sambut Baik Acara ‘Safari Bhayangkara Mural’

Mas Anto Hanya berharap di berikan kelonggaran waktu untuk berjualan dengan Jalan para pembelinya memesan Terlebih dahulu nanti setelah jadi baru Datang Ambil pesanannya pungkasnya , saat ditemui Awak media Ini.

Ketua DPD APKLI kab Bone , Iwan Hammer , mengharap pemerintah kabupaten Bone tetap memperhatikan nasib para PKL yang sedang berjuang untuk bertahan hidup , PPKM Tetap Kita Terima Namun tetap Juga melihat situasi dan.kondisi saat ini ,para PKL sedang berusaha bangkit bertahan untuk kelangsungan hidup usahanya.

Ayu 30 tahun Salah Satu warga masyarakat yang ditemui sedang mengambil pesanan , Sangat prihatin melihat kondisi kota Watampone di malam hari , tidak ada Aktivitas ,ibarat kota mati , Namun dia tetap berharap kepada pemerintah daerah tetap persuasif dalam melaksanakan PPKM , begitupun Agar Para pelaku UKM dan PKL tetap menjaga prokes demi keselamatan dan kenyamanan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolrestabes Makassar Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Awasi Penggunaan HP Anak Lewat
Ngopi Bareng Warga Mamajang, Kapolrestabes Makassar Buka Ruang Aspirasi Kamtibmas
Patroli Malam Polsek Tallo Sisir Lorong Rawan, Wujudkan Rasa Aman bagi Warga
Polrestabes Makassar Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
Kapolrestabes Makassar Tekankan Pengamanan Humanis, Personel Dilarang Bawa Senjata Api
Kapolrestabes Makassar Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Unjuk Rasa, 833 Personel Disiagakan
Polda Sulsel Perkuat Kompetensi dan Profesionalisme Penyidik Melalui Sertifikasi
Kapolda Sulsel Pimpin Apel Gelar Pasukan Silaturahmi Kamtibmas, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Sulawesi Selatan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 06:17 WITA

Kapolrestabes Makassar Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Awasi Penggunaan HP Anak Lewat

Jumat, 11 September 2026 - 06:14 WITA

Ngopi Bareng Warga Mamajang, Kapolrestabes Makassar Buka Ruang Aspirasi Kamtibmas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:36 WITA

Patroli Malam Polsek Tallo Sisir Lorong Rawan, Wujudkan Rasa Aman bagi Warga

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:03 WITA

Polrestabes Makassar Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:58 WITA

Kapolrestabes Makassar Tekankan Pengamanan Humanis, Personel Dilarang Bawa Senjata Api

Berita Terbaru