Masyarakat Sipil Muna Barat Desak Pemda Atasi Kerugian Rp20 Miliar Akibat Lemahnya Inisiatif Perda

- Penulis

Senin, 14 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muna Barat, 14 Juli 2025 – Masyarakat sipil Kabupaten Muna Barat mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) setempat untuk segera mengambil langkah konkret menyusul temuan DPRD tentang lemahnya kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menginisiasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).

Kegagalan ini menyebabkan kerugian daerah sebesar Rp20 miliar, sebagaimana dilaporkan media Katasultra.id. Kerugian tersebut dinilai tidak hanya merugikan keuangan daerah, tetapi juga menghambat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam pernyataan resminya, masyarakat sipil menuntut Pemda Muna Barat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja OPD, termasuk mengidentifikasi penyebab lemahnya inisiatif, seperti kurangnya kapasitas, koordinasi, atau akuntabilitas. Mereka juga meminta hasil evaluasi diumumkan secara transparan kepada publik.Selain itu, masyarakat sipil mendesak peningkatan kapasitas OPD melalui pelatihan dan pendampingan untuk menyusun Raperda yang berkualitas dan strategis.

Mereka juga menyoroti perlunya penguatan koordinasi antara OPD dan DPRD melalui pembentukan tim khusus untuk memantau proses penyusunan hingga pengesahan Perda.Untuk mencegah kerugian serupa di masa depan, masyarakat meminta mekanisme pengawasan ketat terhadap kinerja OPD, termasuk penerapan sanksi bagi pihak yang lalai.

Pemda juga diminta melibatkan masyarakat sipil, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya dalam proses penyusunan Raperda guna memastikan transparansi dan partisipasi publik.Pemda diharapkan menyampaikan laporan tindak lanjut dalam waktu 60 hari, berisi langkah-langkah perbaikan terkait kerugian Rp20 miliar tersebut.

“Kami akan terus mengawal isu ini hingga ada perbaikan nyata,” tegas perwakilan masyarakat sipil.

Desakan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola pemerintahan di Kabupaten Muna Barat demi kesejahteraan rakyat.

Penulis : Lun

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Patroli Preventif, Polsek Tallo Sisir Sejumlah Titik Rawan Gangguan Kamtibmas
Kapolrestabes Makassar Hadiri Pemusnahan Barang Ilegal Hasil Penindakan Bea Cukai
Kapolrestabes Makassar Kawal Aksi Unras Antrean Panjang BBM
Polda Sulsel Bongkar 10 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi
Bangun Sinergi, Kapolsek Ujung Pandang Ajak FKPM dan Bankompol Aktif Deteksi Gangguan Kamtibmas
Antisipasi Antrean BBM, Personel Gabungan Polsek Rappocini Pantau Sejumlah SPBU
Pastikan Lancar, Kapolsek Makassar Pantau Pendistribusian Antrean Panjang BBM di SPBU Bawakaraeng
Antrean Panjang BBM Jadi Perhatian, Kapolrestabes Makassar Keliling Pantau SPBU Pastikan Stok Aman
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:16 WITA

Patroli Preventif, Polsek Tallo Sisir Sejumlah Titik Rawan Gangguan Kamtibmas

Selasa, 15 September 2026 - 08:53 WITA

Kapolrestabes Makassar Hadiri Pemusnahan Barang Ilegal Hasil Penindakan Bea Cukai

Selasa, 15 September 2026 - 07:01 WITA

Kapolrestabes Makassar Kawal Aksi Unras Antrean Panjang BBM

Senin, 14 September 2026 - 05:49 WITA

Polda Sulsel Bongkar 10 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi

Minggu, 13 September 2026 - 09:09 WITA

Bangun Sinergi, Kapolsek Ujung Pandang Ajak FKPM dan Bankompol Aktif Deteksi Gangguan Kamtibmas

Berita Terbaru

BERITA

Polda Sulsel Bongkar 10 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi

Senin, 14 Sep 2026 - 05:49 WITA