Polisi di Makassar Bangun Pesantren dari Hasil Jual Motor, Kini Lahirkan Hafidz dan Kirim Santri ke Al Azhar Mesir

- Penulis

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar – Masih ingat dengan AIPTU M. Zulkifli Efni, Anggota Polsek Bontoala Polrestabes Makassar yang telah menjual rumah dan motornya beberapa tahun yang lalu untuk membangun pesantren.

AIPTU Zulkifli mengambil keputusan dalam hidupnya. Demi mewujudkan cita-cita membangun pondok pesantren, ia rela menjual motor pribadinya seharga Rp19 juta sebagai uang muka pembelian lahan seluas satu hektare di Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Tak berhenti di situ, ia juga mengikhlaskan tabungan pribadinya untuk melunasi tanah yang totalnya mencapai Rp200 juta.

Dari pengorbanan tersebut, berdirilah Pesantren Al Mulk yang resmi dirintis pada tahun 2019. Pesantren ini kini telah menunjukkan hasil membanggakan. Beberapa santri berhasil diwisuda sebagai hafidz Al-Qur’an, bahkan ada yang melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar Mesir, salah satu pusat pendidikan Islam terkemuka di dunia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah sudah ada lulusannya, di pesantren kami telah mewisuda beberapa hafidz Al-Qur’an dan juga mengirim santri untuk belajar di Al Azhar Mesir,” ucap AIPTU Zulkifli, Kamis (26/2/2026).

Baca Juga:  //Hut Ke-20 Tahun, AMPG Makassar Syukuran Di Kantor Golkar

Sebagai anggota Polri yang sehari-hari bertugas menjaga keamanan masyarakat, Zulkifli meyakini bahwa iman dan ilmu adalah fondasi utama untuk mencegah perilaku menyimpang dan tindak kejahatan, khususnya di kalangan generasi muda. Baginya, membangun pesantren adalah bagian dari ikhtiar mencetak ulama dan meningkatkan kualitas keimanan umat.

Perjalanan membangun pesantren tidak mudah. Setelah menjual motornya ,ia kemudian menggunakan motor yang jauh lebih tua untuk ke kantor dan beraktifitas. Namun ia tetap senang dan tidak pernah mengeluh untuk mewujudkan impiannya.

Dukungan keluarga, terutama sang istri, menjadi kekuatan besar dalam perjuangannya. Berkat keikhlasan dan doa, pengorbanan tersebut berbuah manis. Pesantrennya mulai dikenal bahkan santrinya banyak yang berasal dari luar Sulsel seperti Sulteng, Papua,dan Morowali.

Ternyata masih banyak Polisi yang baik yang mau berbuat kebaikan untuk masyarakat seperti Aiptu M.Zulkifli Efni.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APDESI Sulsel Gelar Pelantikan dan Rakor 2026–2031, Bupati Berprestasi Terima Penghargaan dari Menko Bidang Pangan
Safari Subuh Polres Jeneponto di Masjid Nurul Amin, Kapolres Ajak Masyarakat Jaga Keamanan
Anak 10 Tahun Tenggelam di Pantai Masjid 99 Kubah Makassar Ditemukan Meninggal Dunia
Polrestabes Makassar Gelar Olahraga Bersama Dalam Rangka Menyambut HKGB ke- 74
Personel Polsek Rappocini Respon Cepat Aduan Warga, Bubarkan Kelompok Pemuda Konsumsi Miras
Polres Jeneponto Gelar Bakti Sosial di HUT Bhayangkara ke-80, Bagikan Beras Gratis ke Warga
Kapolda Sulsel Hadiri Syukuran Peringatan HUT PP Polri ke-27 Tahun 2026
Polsek Manggala Bantah Mandul Tangani Dugaan Arisan Bodong, Penyidik Tegaskan Proses Masih Tahap Lidik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:44 WITA

APDESI Sulsel Gelar Pelantikan dan Rakor 2026–2031, Bupati Berprestasi Terima Penghargaan dari Menko Bidang Pangan

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:36 WITA

Safari Subuh Polres Jeneponto di Masjid Nurul Amin, Kapolres Ajak Masyarakat Jaga Keamanan

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:49 WITA

Anak 10 Tahun Tenggelam di Pantai Masjid 99 Kubah Makassar Ditemukan Meninggal Dunia

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:27 WITA

Polrestabes Makassar Gelar Olahraga Bersama Dalam Rangka Menyambut HKGB ke- 74

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:16 WITA

Personel Polsek Rappocini Respon Cepat Aduan Warga, Bubarkan Kelompok Pemuda Konsumsi Miras

Berita Terbaru