?>
?>

Polisi Kawal Aksi Unjuk Rasa Peringatan Amarah Mahasiswa UMI

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar — Personel gabungan dari Polrestabes Makassar diterjunkan untuk mengawal aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati “April Makassar Berdarah (Amarah)” yang digelar oleh mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Jalan Urip Sumoharjo, Jumat (24/4/2026).

Aksi amarah yang diperingati setiap tanggal 24 April tersebut sempat diwarnai penutupan jalan oleh massa mahasiswa yang memblokade dua jalur utama di depan kampus UMI. Penutupan ini berdampak pada terganggunya arus lalu lintas serta aktivitas masyarakat, termasuk akses menuju RS Ibnu Sina, Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Mal Nipah, dan sejumlah perkantoran di sepanjang Jalan Urip Sumoharjo.

Personel Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengaturan arus kendaraan guna mengurai kemacetan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi memanas ketika puluhan pengemudi ojek online (ojol) mencoba menerobos blokade yang dibuat mahasiswa menggunakan tumpukan batu serta pembakaran ban bekas.

Aksi saling lempar antara kedua pihak pun tak terhindarkan. Massa mahasiswa kemudian memilih mundur masuk ke dalam area kampus.

Baca Juga:  Mostbet приложение Установить приложение Mostbet МОСТБЕТ для iOS и Androi

Personel gabungan Polrestabes Makassar yang dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., melakukan pengamanan di lokasi.

Selain melakukan pengamanan, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak kampus, termasuk jajaran pembantu rektorat, untuk memberikan pengarahan kepada mahasiswa.

Sejumlah mahasiswa yang terlibat dalam aksi tersebut diamankan dan dibawa ke Polrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan oleh Satuan Reserse Kriminal.

Setelah dilakukan pendataan dan pengambilan keterangan, para mahasiswa tersebut kemudian dipulangkan.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menyatakan seluruh mahasiswa yang diamankan diberikan pembinaan dan pemahaman terkait larangan aksi unjuk rasa yang mengganggu ketertiban umum, seperti menutup jalan dan dilakukan pada malam hari.

“Kami tekankan kepada mahasiswa agar tidak lagi melakukan aksi yang meresahkan masyarakat, seperti menutup jalan yang mengganggu akses publik,” ujarnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Desa Turatea Lakukan Sambang, Ajak Remaja Jauhi Pergaulan Bebas
Penangkapan Terduga Pelaku Pencurian oleh Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto
Wakapolda Sulsel Resmikan Jembatan di Dusun Bulu, Wujud Nyata Polri Hadir Berikan Manfaat bagi Masyarakat
Kapolri: 895 Jembatan Merah Putih Presisi Berikan Manfaat bagi 2 Juta Masyarakat
Jaga Kamtibmas Bersama, Kapolsek Bontoala Rangkul Warga Lewat Ngopi Kamtibmas
Satlantas Polrestabes Makassar Bagikan Bendera Merah Putih Gratis Semarakkan HUT Kemerdekaan RI Ke-81
Polrestabes Makassar Raih Predikat Pelayanan Prima A dari Kapolri
Wakapolda Sulsel Pimpin Rakor Perencanaan dan Penganggaran Polda Sulsel Tahun 2026, Dorong Program Kerja Tepat Sasaran
?>
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:37 WITA

Bhabinkamtibmas Desa Turatea Lakukan Sambang, Ajak Remaja Jauhi Pergaulan Bebas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:32 WITA

Penangkapan Terduga Pelaku Pencurian oleh Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:52 WITA

Wakapolda Sulsel Resmikan Jembatan di Dusun Bulu, Wujud Nyata Polri Hadir Berikan Manfaat bagi Masyarakat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:22 WITA

Kapolri: 895 Jembatan Merah Putih Presisi Berikan Manfaat bagi 2 Juta Masyarakat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:36 WITA

Jaga Kamtibmas Bersama, Kapolsek Bontoala Rangkul Warga Lewat Ngopi Kamtibmas

Berita Terbaru

?>