Polisi Kawal Aksi Unjuk Rasa Peringatan Amarah Mahasiswa UMI

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 05:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar — Personel gabungan dari Polrestabes Makassar diterjunkan untuk mengawal aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati “April Makassar Berdarah (Amarah)” yang digelar oleh mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Jalan Urip Sumoharjo, Jumat (24/4/2026).

Aksi amarah yang diperingati setiap tanggal 24 April tersebut sempat diwarnai penutupan jalan oleh massa mahasiswa yang memblokade dua jalur utama di depan kampus UMI. Penutupan ini berdampak pada terganggunya arus lalu lintas serta aktivitas masyarakat, termasuk akses menuju RS Ibnu Sina, Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Mal Nipah, dan sejumlah perkantoran di sepanjang Jalan Urip Sumoharjo.

Personel Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengaturan arus kendaraan guna mengurai kemacetan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi memanas ketika puluhan pengemudi ojek online (ojol) mencoba menerobos blokade yang dibuat mahasiswa menggunakan tumpukan batu serta pembakaran ban bekas.

Aksi saling lempar antara kedua pihak pun tak terhindarkan. Massa mahasiswa kemudian memilih mundur masuk ke dalam area kampus.

Baca Juga:  Cegah Kemacetan, Polisi Bantu Evakuasi Truk Mogok di Jalanan

Personel gabungan Polrestabes Makassar yang dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., melakukan pengamanan di lokasi.

Selain melakukan pengamanan, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak kampus, termasuk jajaran pembantu rektorat, untuk memberikan pengarahan kepada mahasiswa.

Sejumlah mahasiswa yang terlibat dalam aksi tersebut diamankan dan dibawa ke Polrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan oleh Satuan Reserse Kriminal.

Setelah dilakukan pendataan dan pengambilan keterangan, para mahasiswa tersebut kemudian dipulangkan.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menyatakan seluruh mahasiswa yang diamankan diberikan pembinaan dan pemahaman terkait larangan aksi unjuk rasa yang mengganggu ketertiban umum, seperti menutup jalan dan dilakukan pada malam hari.

“Kami tekankan kepada mahasiswa agar tidak lagi melakukan aksi yang meresahkan masyarakat, seperti menutup jalan yang mengganggu akses publik,” ujarnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jatanras Polrestabes Makassar Tangkap Komplotan Pembobol Rumah di Biringkanaya
Polsek Manggala Patroli Cipta Kondisi, Sasar Titik Rawan Gangguan Kamtibmas
Tawuran Ratusan Geng Motor di Panakkukang Makassar, Polisi Amankan Bom Molotov dan Samurai
Kegiatan Rutin Posko Keliling RT/RW Bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas Digelar di Posko Induk RW 02 Kelurahan Bunga Eja Beru
Wamenaker: Kompetensi SDM Kunci Utama Hadapi Digitalisasi Global
Tim Trisula dan Polsek Panakkukang Bubarkan Tawuran Geng Motor, 22 Motor Diamankan
Bentrok Kelompok Geng Motor di Rappocini Makassar, Polisi Amankan Panah Busur dan Magazen Air Softgun
Tawuran Diduga Geng Motor di Panakkukang Makassar, Polisi Amankan 7 Orang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:19 WIB

Jatanras Polrestabes Makassar Tangkap Komplotan Pembobol Rumah di Biringkanaya

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:31 WIB

Polsek Manggala Patroli Cipta Kondisi, Sasar Titik Rawan Gangguan Kamtibmas

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:12 WIB

Tawuran Ratusan Geng Motor di Panakkukang Makassar, Polisi Amankan Bom Molotov dan Samurai

Minggu, 10 Mei 2026 - 01:23 WIB

Kegiatan Rutin Posko Keliling RT/RW Bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas Digelar di Posko Induk RW 02 Kelurahan Bunga Eja Beru

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:45 WIB

Wamenaker: Kompetensi SDM Kunci Utama Hadapi Digitalisasi Global

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights