Tekanan Debt Collector BCA Finance Membuat Nasabah Ketakutan, Akhirnya Menggugat Ke Pengadilan Negeri Makassar

- Penulis

Selasa, 7 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSA-RAKYAT.COM – PT BCA Finance yang berada di jalan sultan Hasanuddin Kompleks Alauddin Plaza SSH Nomor 10 ,12 Belakang MC Donald Alauddin RT 12 Gunung Sari , Rappocini Makassar digugat oleh salah satu nasabahnya di Pengadilan Negeri Makassar. Pasalnya, BCA Finance menggunakan jasa preman sebagai Debt collector untuk menarik paksa kendaraan. Selasa (07/09/2021).

Nasabah BCA Finance Inisial (HK) menggugat dipengadilan Negeri Makassar karena merasa dirugikan terkait kredit mobil Toyota Fortuner Tipe 2,5 GMT dengan cara membayar sekaligus ke pihak BCA Finance sebesar 200 juta tanpa di Angsur tapi penggugat meminta untuk diringankan dan di angsur bahkan Pihak BCA sendiri sudah diberi uang sebesar 25 jt dan masih sempat menerimanya.

Selanjutnya pengakuan dari Nasabah (HK), dirinya seakan-akan dianggap biasa oleh pihak BCA Finance sehingga dirinya merasa dirugikan, bahkan Nasabah tersebut memohon untuk diangsur tapi pihak dari BCA Finance tidak menginginkan diangsur, padahal mengingat saat ini masih dalam suasana pendemi Covid-19 yang membuat perekonomian semakin sulit, sebaliknya pihak dari BCA Finance malah tegas nasabah harus melunasi sekaligus tanpa ada toleransi.

“kami menggugat kepengadilan Negeri Makassar dengan bentuk pelajaran buat perusahaan pembiayaan agar tidak menggunakan Preman atau Debt collector untuk melakukan penarikan secara paksa terhadap barang jaminan kendaraaan yang menunggak, Perlu diketahui bahwa Preman atau Debt collector wajib taat terhadap hukum dan peraturan perundang undangan tentang eksekusi jaminan Fiducia yang harus melalui putusan pengadilan,” tegasnya.

“Padahal Cara-cara menggunakan Debt collector itu cara lama yang sudah dibatalkan oleh putusan Mahkamah Konstitusi,”  lanjutnya

Dan oleh karena itu, ia juga menduga bahwa Perusahaan pembiayaan di Makassar mendapatkan bekingan dari aparat Kepolisian. Pasalnya, Pihak BCA Finance melaporkan Nasabah dipolda sulsel oleh Debtcollector PT BCA Finance dan nasabah tersebut merasa dirugikan terkait penggelapan padahal kendaraan tetap ada,

“Gugatan Praperadilan sudah kami susun terkait Pecemaran nama baik kemudian akan melapor balik ,”tutupnya.

Laporan : Yudi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto Bagikan Helm SNI, Kasat Lantas : Wujud Perhatian Polantas Terhadap Keselamatan Berlalu Lintas.
Kapolrestabes Makassar Ajak Remaja Makmurkan Masjid, Upaya Tekan Kriminalitas Lewat Safari Subuh
Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan
Pesta Ballo Hingga Dini Hari Dibubarkan Polisi, 13 Remaja di Makassar Diamankan
Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme
Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim
Polres Jeneponto Gelar Sunat Massal Modern Premium Gratis Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
Tak Kapok Masuk Penjara, Residivis Kembali Gasak Emas Orang Tua hingga Rp75 Juta
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:56 WITA

Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto Bagikan Helm SNI, Kasat Lantas : Wujud Perhatian Polantas Terhadap Keselamatan Berlalu Lintas.

Senin, 8 Juni 2026 - 06:54 WITA

Kapolrestabes Makassar Ajak Remaja Makmurkan Masjid, Upaya Tekan Kriminalitas Lewat Safari Subuh

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:00 WITA

Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:56 WITA

Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:58 WITA

Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim

Berita Terbaru

Di era media sosial, kecepatan menyebarkan informasi sering kali mengalahkan kepedulian untuk memahami dan merasakan kondisi sesama.

OPINI

Ketika Empati Kalah Cepat dari Viral

Senin, 8 Jun 2026 - 05:51 WITA