Beberapa Kepsek Antrian Tunggu Blanko Ijasah, Disdik Sulsel Diduga Kebiri Tupoksi Cabang Dinas Pendidikan Wilayah

- Penulis

Rabu, 6 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR -LENSA RAKYAT.Beberapa Kepsek Antrian Tunggu Blanko Ijasah, Disdik Sulsel Diduga Kebiri Tupoksi Cabang Dinas Pendidikan Wilayah. Di ruangan salah satu Bidang yang menangani persekolahan di Disdik Sulsel beberapa hari terakhir ini dipenuhi antrian Kepala UPT Satuan Pendidikan dari daerah untuk mengambil blanko ijasah. Mereka antri mulai pagi sampai jelang petang untuk menunggu pencetakan blanko ijasah. Pemandangan ini masih terlihat Kamis kemarin (16/6/2022).

Hal ini mengundang pertanyaan dari kalangan masyarakat dan pemerhati pendidikan, apa tugas dan fungsi Cabang Dinas Pendidikan di 12 wilayah sebenarnya? Kenapa masih banyak kepala sekolah dan guru yang datang ke Disdik Sulsel untuk mengurus termasuk mengambil blanko ijasah dan urusan-urusan administrasi lainnya?

Menurut pantauan media ini, fenomena semacam ini sudah terjadi dari tahun ke tahun padahal sudah ada cabang dinas pendidikan di 12 wilayah yang merupakan perpanjangan tangan dari Disdik Sulsel yang ada di daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Urusan-urusan kepala sekolah dan guru harusnya cabang dinas pendidikan wilayah yang handle semua. Tidak usah mereka (kepsek dan guru atau pegawai sekolah, red) yang datang ke Disdik Sulsel untuk mengurus administrasi termasuk mengambil blanko ijasah, di sinilah tumpang tindihnya dan terkesan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah dikebiri Tupoksinya oleh Disdik sendiri,” ungkap beberapa Kepsek dari Bulukumab dan Bantaeng yang tidak ingin disebut identitasnya.

Soalnya lanjut mereka, di Bantaeng dan Bulukumba itu jumlah siswa di hampir semua sekolah itu sangat sedikit rerata 100-200-an siswanya saja, sehingga dana BOSnya juga sedikit, hanya beberapa sekolah yang banyak siswanya, sehingga kalau urusan-urusan sekolah itu termasuk pengambilan blanko ijasah itu Kepsek yang harus datang ke Disdik, bisa saja dana BOS itu habis dipakai Kepsek atau guru untuk perjalanan dinas saja, katanya sambil mengeluh.

Baca Juga:  Mastercard начнет использовать ИИ для борьбы с мошенничеством в криптовалютах :: РБК Крипто

“Kami lihat selama ini Cabang Dinas Pendidikan Wilayah tidak difungsikan sebagaimana seharusnya sebagai perpanjangan tangan Disdik Sulsel. Kalau Kami lihat Cabdisdik itu hanya seperti pengantar surat saja, kalau ada surat dari Disdik mereka teruskan ke kami kepala sekolah. Ini kan lucu kalau tugasnya hanya begitu-begitu saja,” ucapnya sedikit mengumbar senyum sinis.

Sementara tambahnya, menurut info yang sering kami dengar kepala cabang itu TPPnya sangat tinggi antara 7-13 juta, Kepala Seksinya antara 5 – 7 juta TPPnya dan tugasnya hanya terkesan sebagai pengantar surat saja bukan eksekutor.

“Pak Gubernur melalui Kadisdik Sulsel atau TGUPP harusnya mengevaluasi Tupoksi Cabang Dinas supaya kewenangan Cabdisdik diperkuat bukan dilemahkan seperti yang terjadi selama ini yang fungsinya hanya koordinasi-koordinasi saja dan meneruskan surat-surat Disdik Sulsel saja ke sekolah-sekolah,” ucap kepsek itu memberikan masukan dengan nada pesimis.

Terkait fenomena ini, media ini berupaya mengkonfirmasi ke Sekretaris Disdik Sulsel Harpansa dan beberapa Kepala Bidang yang menangani persekolahan di Disdik Sulsel via Whattshapp, namun sampai berita ini naik tayang tidak ada balasan dari mereka. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto Bagikan Helm SNI, Kasat Lantas : Wujud Perhatian Polantas Terhadap Keselamatan Berlalu Lintas.
Kapolrestabes Makassar Ajak Remaja Makmurkan Masjid, Upaya Tekan Kriminalitas Lewat Safari Subuh
Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan
Pesta Ballo Hingga Dini Hari Dibubarkan Polisi, 13 Remaja di Makassar Diamankan
Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme
Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim
Polres Jeneponto Gelar Sunat Massal Modern Premium Gratis Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
Tak Kapok Masuk Penjara, Residivis Kembali Gasak Emas Orang Tua hingga Rp75 Juta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:56 WITA

Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto Bagikan Helm SNI, Kasat Lantas : Wujud Perhatian Polantas Terhadap Keselamatan Berlalu Lintas.

Senin, 8 Juni 2026 - 06:54 WITA

Kapolrestabes Makassar Ajak Remaja Makmurkan Masjid, Upaya Tekan Kriminalitas Lewat Safari Subuh

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:00 WITA

Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:56 WITA

Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:58 WITA

Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim

Berita Terbaru

Di era media sosial, kecepatan menyebarkan informasi sering kali mengalahkan kepedulian untuk memahami dan merasakan kondisi sesama.

OPINI

Ketika Empati Kalah Cepat dari Viral

Senin, 8 Jun 2026 - 05:51 WITA