Bupati Hadiri Rakor Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Tingkat Prov. Sulsel.

- Penulis

Rabu, 3 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSA-RAKYAT.COM, BARU – Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh, M. Si bersama Wakil Bupati Aska Mappe, Unsur Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan dan Satgas penanganan Covid-19 mengikuti Rapat Kordinasi Pengendalian dan Penanganan Covid-19 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, diruang Barru Smart Information Centre (BASIC)  Kantor Bupati Barru, Rabu 3/11/2021.

Rapat yang dipimpin Plt. Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaeman, diikuti para Bupati/walikota, Forkopimda Kab/Kota dan Provinsi melalui virtual

A. Sudirman mengatakan, posisi realisasi vaksinasi untuk Provinsi Selawesi Selatan saat ini baru mencapai sekira 50 & dan Presiden Joko Widodo menargetkan realisasi vaksinasi per bulan Desember diharapkan sudah mencapai minimal 70 %.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu lanjut Gubernur, diharapkan sinergitas, kolaborasi dan soliditas para pemangku kepentingan untuk melawan Pandemi Covid-19, salah satunya melalui percepatan vaksinasi.

“Sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah kab/kota, Forkopinda, LSM, pihak Swasta dan dunia usaha. Kolaborasi semua untuk dan elemen terlibat seperti tenaga medis, relawan, TNI-Polri.  Dan Solidaritas dan saling mendukung dan salng mempercayai”, urai Plt. Gubernur.

Baca Juga:  Selamat Atas Jabatan Baru AKBP Yudi Frianto. SIK Kapolres Pelabuhan Makassar

Terkait dengan singkronisasi data yang sampai saat ini belum adanya sinkron  antara data tingkat Provinsi dengan data Kabupaten,. Gubegnur berharap Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota segera lakukan sinkronisasi data, untuk menjadi data nasional.

“Kami beri waktu 10 hari kedepan kepada para Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Provinsi untuk melakukan singkronisasi data”, tegas Gubernur.

Selain itu,  Plt Gubernur juga berharap Forkopinda sangat diharapkan bekerja untuk mempercepat vaksinasi. Target kita katanya,  adalah menurunkan level PPKM minimal ke level 2  karena banyak sekali persyaratan kalau kita masih berada dilevel 3.

Berdasarkan data KPCPEN, cakupan vaksinasi   per kabupaten/kota per 2 November 2021, tertinggi Kota Makassar  73.57 persen dan terendah Kabupaten Jeneponto 19.55 persen. Sedangkan Kabupaten Barru berada pada 37.81 persen.

(Humas Barru)

Laporan : Rusman kio

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Abdur Rajab Saputra Pimpin Ketua Harian DPP GPM, Rasmin Jaya : Spirit Baru Marhaenis Sultra di Nasional
Polres Jeneponto Salurkan Bansos di Empoang, Wujud Peduli HUT Bhayangkara ke-80
Kapolda Sulsel Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung BPKB Prototype Ditlantas Polda Sulsel, Wujudkan Layanan Modern dan Transparan
Polres Jeneponto Bagikan Air Bersih untuk Warga, Peringati Hari Bhayangkara ke-80
Sampah Organik di SDI Maccini Sombala Diolah Menjadi Pupuk Kompos Bernilai Ekonomi
Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif, Polsek Rappocini Respons Cepat Laporan Warga
80 Pasang Peserta Adu Strategi di Turnamen Domino HUT Bhayangkara Ke-80 Polsek Manggala
Belajar Ketahanan Pangan dari Kasepuhan Gelar Alam bersama Mahasiswa Pascasarjana IPB University
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:06 WITA

‎Abdur Rajab Saputra Pimpin Ketua Harian DPP GPM, Rasmin Jaya : Spirit Baru Marhaenis Sultra di Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:05 WITA

Polres Jeneponto Salurkan Bansos di Empoang, Wujud Peduli HUT Bhayangkara ke-80

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:04 WITA

Kapolda Sulsel Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung BPKB Prototype Ditlantas Polda Sulsel, Wujudkan Layanan Modern dan Transparan

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:23 WITA

Polres Jeneponto Bagikan Air Bersih untuk Warga, Peringati Hari Bhayangkara ke-80

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:45 WITA

Sampah Organik di SDI Maccini Sombala Diolah Menjadi Pupuk Kompos Bernilai Ekonomi

Berita Terbaru