Irjen Kemhan : Pentingnya Sistem Pengawasan Dalam Implementasi Kebijakan Pelayanan Kesehatan Militer

- Penulis

Jumat, 15 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSA-RAKYAT.COM, JAKARTA | Suatu pelayanan kesehatan Militer tidak dapat berhasil jika tidak ada sistem pengawasan yang berjenjang, khususnya pengawasan dari pihak Militer sendiri yang ikut serta dalam bagian pengawasan pelaksanaan kesehatan Militer. Sistem pengawasan diperlukan sebagai peringatan dini (early warning system) jika mengalami suatu permasalahan.

Hal tersebut disampaikan Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan (Irjen Kemhan) Letjen TNI Ida Bagus Purwalaksana, S.I.P., M.M., saat mengikuti Ujian Akhir Disertasi pada Program Doktor Ilmu Administrasi, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya dan promosi Doktor pada Bidang Implementasi Kebijakan yang dilaksanakan secara virtual di ruang Irjen Kemhan, Jakarta, Kamis (14/10/2021).

Dalam Ujian Desertasi tersebut, Irjen Kemhan  mengambil judul disertasi yakni “Implementasi Kebijakan Tentang Pelayanan Kesehatan Bagi Militer” (Studi pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Irjen Kemhan mengatakan bahwa implementasi kebijakan UU 24/2011 dalam layanan kesehatan militer akan berjalan dengan baik jika keseluruhan aspek kebijakan dapat dipenuhi, seperti standar dan sasaran yang proporsional; ketersediaan sumber daya; komunikasi dapat berjalan dengan baik; memahami karakteristik organisasi Militer; adanya komitmen dari pemangku kebijakan; dan komunikasi yang baik.

Baca Juga:  Polsek Biringkanaya Gelar Patroli Cipkon KRYD, Antisipasi Balapan Liar dan Kejahatan Jalanan

Lebih lanjut Irjen Kemhan mengungkapkan suatu model baru dalam implementasi kebijakan pelayanan kesehatan untuk Militer yaitu sistem pengawasan dan komitmen bersama. Saat ini pengawasan dari Militer dalam pelaksanaan  pelayanan kesehatan militer khususnya asuransi yang dilaksanakan untuk program asuransi sangat minim.

Sistem pengawasan dari militer dibangun untuk membenahi standar dan sasaran kebijakan, sumber daya, karakteristik organisasi pelaksana, sikap pelaksana, komunikasi antar organisasi pelaksana, dan lingkungan implementasi kebijakan sehingga dapat meningkatkan performance dari output implementasi kebijakan pelayanan kesehatan bagi militer.

Selain pengawasan, Irjen Kemhan menambahkan hal penting lainnya adalah terkait komitmen bersama antar stakeholder dalam menjalankan implementasi kebijakan pelayanan kesehatan bagi militer. “Tidak adanya komitmen akan berdampak sia-sia dalam pelaksanaan model implementasi kebijakan pelayanan kesehatan bagi militer yang dirumuskan”, tandas Irjen Kemhan.

(Biro Humas Setjen Kemhan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Opening Tournament E-Sport Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026, Polda Sulsel Catat Rekor Peserta Terbanyak di Indonesia
Babinsa Sinjai Barat Dampingi Panen Cabai Petani, Dorong Produktivitas Lahan dan Ketahanan Pangan
Nasyiatul Aisyiyah Sultra dan Pusaka Digital Beri Edukasi Pemanfatan AI Kepada Guru dan Mahasiswa PPG
Resmob Polsek Rappocini bersama Resmob Polda Sulsel Ungkap Kasus Curas, Pria Bersenjata Badik Ditangkap
Kapolrestabes Makassar Bersama Anak Panti Panjatkan Doa untuk Keamanan
Menhan Sjafrie Hadiri Peluncuran Biodiesel B50, Prabowo Tegaskan Indonesia Pertama Terapkan Mandatori B50
Babinsa Koramil 1414-07/Mengkendek Laksanakan Pemantauan Wilayah dan Komsos Bersama Warga di Palipu
Dandim 1415/Selayar dan PUPR Tinjau Jembatan Perintis, Validasi Data Sekaligus Dukung Program Satgas Jembatan TNI AD
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:43 WITA

Opening Tournament E-Sport Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026, Polda Sulsel Catat Rekor Peserta Terbanyak di Indonesia

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:53 WITA

Babinsa Sinjai Barat Dampingi Panen Cabai Petani, Dorong Produktivitas Lahan dan Ketahanan Pangan

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:52 WITA

Nasyiatul Aisyiyah Sultra dan Pusaka Digital Beri Edukasi Pemanfatan AI Kepada Guru dan Mahasiswa PPG

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:07 WITA

Resmob Polsek Rappocini bersama Resmob Polda Sulsel Ungkap Kasus Curas, Pria Bersenjata Badik Ditangkap

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:38 WITA

Menhan Sjafrie Hadiri Peluncuran Biodiesel B50, Prabowo Tegaskan Indonesia Pertama Terapkan Mandatori B50

Berita Terbaru