Kapolrestabes Makassar Pimpin Upacara PTDH Personel Polri yang Mangkir Lebih 500 Hari

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar – Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si memimpin upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari dinas Kepolisian Negara Republik Indonesia terhadap salah satu personel Polrestabes Makassar, Kamis (5/2/2026).

Upacara PTDH tersebut dilaksanakan di Aula Mappaoddang Polrestabes Makassar dan dihadiri oleh para Pejabat Utama Polrestabes Makassar, para Kapolsek jajaran, personel Polrestabes Makassar, serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polri.

Personel yang diberhentikan tidak dengan hormat yakni Brigpol Nasrullah, NRP 83040209, jabatan Ba Sium Polrestabes Makassar. Yang bersangkutan telah disahkan dan dinyatakan melakukan pelanggaran disiplin berupa tidak masuk kerja tanpa keterangan yang sah selama lebih dari 30 hari berturut-turut, bahkan tercatat mangkir hingga lebih dari 500 hari kerja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tindakan tersebut melanggar Pasal 14 Ayat (1) Huruf A Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri serta Pasal 5 Ayat (1) Huruf C Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri.

Upacara PTDH dilaksanakan secara in absentia karena yang bersangkutan tidak dapat dihadirkan dan hingga saat ini tidak diketahui keberadaannya.

Dalam amanatnya, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menyampaikan bahwa setiap pelaksanaan upacara PTDH selalu meninggalkan rasa sedih bagi institusi, khususnya bagi anggota Polri yang telah lama mengabdi.

“Setiap upacara seperti ini (PTDH) terbesit rasa sedih di hati kita anggota yang sudah lama menjadi anggota Polri terutama di Polrestabes Makassar,” ujar Kombes Pol Arya Perdana.

Lanjut Kapolrestabes, yang bersangkutan ini sebenarnya juga adalah bagian dari keluarga besar kita, namun demikian, ia menegaskan bahwa institusi tidak boleh dirugikan oleh perilaku negatif dan pelanggaran berat yang dilakukan oleh oknum anggota.

Baca Juga:  Cegah Aksi Konvoi, Bhabinkamtibmas Ajak Pelajar Langsung Pulang Usai Ujian

“Di sisi lain, kita juga tidak ingin dirugikan dengan kelakuan-kelakuan negatif. Pelanggaran besar tidak mungkin terjadi secara tiba-tiba, pasti dimulai dari pelanggaran-pelanggaran kecil,” tegasnya.

Kapolrestabes Makassar juga mengingatkan bahwa setiap anggota Polri pada akhirnya akan menghadapi masa akhir pengabdian, baik melalui pensiun, meninggal dunia, diberhentikan dengan hormat, maupun tidak dengan hormat.

“Semua pilihan itu ada di tangan kita masing-masing. Tergantung apa yang kita perbuat, itulah yang akan kita tuai,” jelasnya.

Ia pun mengajak seluruh personel untuk kembali mengingat perjuangan saat pertama kali masuk Polri serta harapan dan kebanggaan keluarga.

“Pikirkan kembali betapa sulitnya seleksi masuk Polisi. Betapa bangganya orang tua kita saat kita dilantik menjadi anggota Polri. Jadi berpikir jika ingin melakukan pelanggaran,” pesannya.

Lebih lanjut, Kapolrestabes Makassar menekankan bahwa pelanggaran disiplin tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga berdampak pada keluarga dan organisasi.

“Yang dirugikan bukan hanya satu orang, tetapi juga keluarga. Apalagi bagi rekan-rekan yang sudah berkeluarga, memiliki anak dan cucu,” tambahnya.

Di akhir amanatnya, Kombes Pol Arya Perdana kembali mengingatkan seluruh personel Polrestabes Makassar untuk menjauhi segala bentuk pelanggaran.

“Saya berpesan sekali lagi, tolong hindari segala bentuk pelanggaran, baik tindak pidana maupun pelanggaran disiplin yang dapat merugikan diri sendiri, organisasi, dan keluarga. Pelihara integritas, disiplin, serta niat untuk bekerja dan mengabdi kepada NKRI,” pungkasnya

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme
Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim
Polres Jeneponto Gelar Sunat Massal Modern Premium Gratis Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
Tak Kapok Masuk Penjara, Residivis Kembali Gasak Emas Orang Tua hingga Rp75 Juta
Respon Cepat Aduan Masyarakat, Personel Polsek Rappocini Amankan Pencuri Helm
ohon Cina Tumbang Polsek Batang bersama TNI dan Masyarakat Bersihkan Jalan.
Operasi Gaktibplin di Polsek Bontoala, Propam Tegaskan Personel Jauhi Judi Online dan Narkoba
Wakapolrestabes Makassar Gelar Ngopi Kamtibmas, Warga Borong Sampaikan Beragam Aspirasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:56 WITA

Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:58 WITA

Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:20 WITA

Polres Jeneponto Gelar Sunat Massal Modern Premium Gratis Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:28 WITA

Tak Kapok Masuk Penjara, Residivis Kembali Gasak Emas Orang Tua hingga Rp75 Juta

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:18 WITA

Respon Cepat Aduan Masyarakat, Personel Polsek Rappocini Amankan Pencuri Helm

Berita Terbaru