Kementerian ATR/BPN Tanggapi Kasus Sengketa Lahan Rocky Gerung Versus Sentul City di Bojong Koneng

- Penulis

Selasa, 14 September 2021 - 08:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSA-RAKYAT.COM | Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Staf Khusus Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Kelembagaan sekaligus Juru Bicara Kementerian ATR/BPN, Teuku Taufiqulhadi menanggapi kasus sengketa lahan antara pengamat politik Rocky Gerung dan PT Sentul City dalam acara Kabar Petang Pilihan TV One, Minggu (12/09/2021). Ia menjelaskan bahwa Kementerian ATR/BPN akan mengkaji terlebih dahulu terkait permasalahan sengketa tersebut.

“Untuk kedua kasus ini nantinya Kementerian ATR/BPN baik Pusat maupun Kantor Pertanahan akan melihat terlebih dahulu koordinatnya di mana, apakah titik koordinatnya tumpang tindih di lahan yang diklaim oleh kedua belah pihak atau tidak. Serta nantinya harus mengecek seluruh dokumen Hak Guna Bangunan (HGB) baik data fisik maupun data yuridis serta dokumen yang juga dimiliki oleh seluruh masyarakat yang berada di wilayah sengketa yang salah satunya yaitu Rocky Gerung,” ujarnya.

Lebih lanjut Teuku Taufiqulhadi mengungkapkan jika ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam aturan main soal kepemilikan tanah. Pertama, mengantongi bukti kepemilikan berupa surat atau sertipikat tanah. Kedua, penguasaan secara fisik. Jika dalam kasus ini PT Sentul City mengklaim sebagai pemegang sertipikat HGB, maka perusahaan harus meminta ke pengadilan untuk mengosongkan tanah sengketa terlebih dahulu.

“Nantinya pengadilan yang akan mengeksekusi dan eksekusi tidak bisa dilakukan secara sepihak maupun dilakukan paksa dengan mengarahkan Satpol PP ataupun preman,” tuturnya.

Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk menghindari kasus sengketa lahan ketika akan membeli tanah. Saat ingin membeli tanah harus lebih teliti, apakah tanah tersebut bersengketa atau tidak sehingga tanah tersebut harus benar-benar clean and clear sehingga ke depannya tidak akan terjadi permasalahan sengketa yang tidak diinginkan.

“Di beberapa wilayah memang banyak permasalahan sengketa yang melibatkan mafia tanah dan tiba-tiba tanah sudah berpindah tangan ke pihak lain, maka di sini masyarakat harus lebih selektif lagi dalam membeli tanah,” tegasnya.

Untuk diketahui, adu klaim kepemilikan terjadi antara salah satu warga yaitu Rocky Gerung dengan PT Sentul City Tbk. atas lahan yang berlokasi di Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor. PT Sentul City Tbk., mengeklaim sebagai pemegang hak yang sah atas bidang tanah bersertipikat tersebut yang saat ini ditempati oleh Rocky Gerung. Sedangkan, Rocky membantah menyerobot tanah Sentul City karena telah membeli tanah dan bangunan di lokasi itu secara sah dan dicatat lembaga negara sejak 12 tahun lalu, atau di tahun 2009. (TA/RE)

Dilansir dari : https://www.atrbpn.go.id/?menu=baca&kd=fg/S1KkLJ0D9tMhHZe4O/E4/GMU6chtavln/lripxTRSIZha8SZfpKF11j49EpZu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Makassar Bubarkan Balap Liar Dini Hari, 7 Motor dan 2 Mobil Diamankan
Kemnaker Siapkan Pelatihan Digital Berbasis AI bagi Ribuan Pemuda Sumatera Barat
Cegah Remaja Terlibat Geng Motor, Bhabinkamtibmas Polsek Rappocini Sambangi Tokoh Agama
Polsek Ujung Pandang Libatkan RT/RW dan Orang Tua Bina Remaja Terduga Geng Motor
Polisi Intensifkan Patroli Dialogis Dini Hari di Wilayah Manggala Makassar saat Hari Libur
Patroli Dini Hari Tembus Pagi, Polsek Rappocini Intensif Antisipasi Geng Motor dan Gangguan Kamtibmas
Polsek Ujung Pandang Gelar Safari Jumat di Masjid Nurul Muttahidah IMMIM, Pererat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Bhabinkamtibmas Polsek Tallo Aipda Rolis Abdillah Ingatkan Remaja agar Hindari Perang Kelompok dan Genk Motor
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 06:55 WITA

Polsek Makassar Bubarkan Balap Liar Dini Hari, 7 Motor dan 2 Mobil Diamankan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 06:40 WITA

Kemnaker Siapkan Pelatihan Digital Berbasis AI bagi Ribuan Pemuda Sumatera Barat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 05:31 WITA

Polsek Ujung Pandang Libatkan RT/RW dan Orang Tua Bina Remaja Terduga Geng Motor

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:17 WITA

Polisi Intensifkan Patroli Dialogis Dini Hari di Wilayah Manggala Makassar saat Hari Libur

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:04 WITA

Patroli Dini Hari Tembus Pagi, Polsek Rappocini Intensif Antisipasi Geng Motor dan Gangguan Kamtibmas

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights