Komisi III Salurkan 765 Paket Bantuan Untuk Korban Erupsi Semeru

- Penulis

Minggu, 12 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensa-Rakyat.Com, Lumajang – Sebanyak 765 paket bantuan telah disalurkan Komisi III DPR RI ke pos pengungsian korban erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur (Jatim). Bantuan tersebut diterima Polda Jatim untuk meringankan beban hidup para pengungsi yang hidup di penampungan sementara.

Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan usai menyerahkan bantuan di Lumajang, Jatim, Kamis (9/12/2021), menjelaskan, 765 paket tersebut berisi beras, gula, kopi, susu bayi, susu dewasa, buah-buahan, popok bayi, popok dewasa, pembalut wanita, dan tikar. “Dengan bantuan belum seberapa ini semoga bisa menambah kekuatan moril dan jadi penyemangat. Ini musibah yang harus dihadapi,” kata Arteri.

Politisi PDI-Perjuangan itu, berharap, warga terdampak erupsi bisa segera pulih dan berkumpul kembali dengan keluarga di tempat tinggalnya masing-masing. “Kami ingin lihat langsung keluarga yang mengalami bencana erupsi Semeru. Melihat langsung kondisi faktual untuk berbagi bahagia dan cerita. Mudah-mudahan dengan kedatangan kami yang tadinya tidak semangat dirundung derita, bisa lebih semangat lagi,” ujarnya, penuh harap.

Arteri sangat mengapresiasi langkah Polda Jatim yang menempatkan para pengungsi di sekolah-sekolah dan bangunan permanen lainnya. Jadi, tidak ada masalah dengan bocor dan banjir. “Kita apresiasi betul Polda Jatim yang begitu responsif. Hari ini kita melihat tenda, tapi tenda itu tidak untuk orang. Sekarang pengungsi diletakkan di sekolah-sekokah dan bangunan permanen. Jadi tidak masalah dengan banjir, bocor, maupun urusan mandi dan urusan kebersihan lain,” imbuh Arteri.

Penempatan para pengungsi seperti itu, lanjutnya, sebagai langkah cerdas dan inovatif. Arteri juga mengapresiasi bagaimana TNI-Polri, Pemda, maupun Komisi III bersatu padu membantu para pengungsi. Sementara soal hunian, sedang diupayakan hunian tetap sebagai pengganti hunian yang hancur akibat erupsi Semeru.

Kapolda Jatim Nico Afinta dalam keterangannya kepada Parlementaria di Lumajang, menyampaikan, rumah-rumah penduduk yang sudah hancur akan direlokasi ke lahan milik PTPN yang relatif aman. Pemerintah, katanya, sudah menyiapkan tempat relokasi tersebut dan dalam waktu enam bulan rumah-rumah permanen untuk pengungsi sudah bisa dibangun di lokasi itu. (mh/sf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Safari Subuh Polres Jeneponto di Masjid Nurul Amin, Kapolres Ajak Masyarakat Jaga Keamanan
Anak 10 Tahun Tenggelam di Pantai Masjid 99 Kubah Makassar Ditemukan Meninggal Dunia
Polrestabes Makassar Gelar Olahraga Bersama Dalam Rangka Menyambut HKGB ke- 74
Personel Polsek Rappocini Respon Cepat Aduan Warga, Bubarkan Kelompok Pemuda Konsumsi Miras
Polres Jeneponto Gelar Bakti Sosial di HUT Bhayangkara ke-80, Bagikan Beras Gratis ke Warga
Kapolda Sulsel Hadiri Syukuran Peringatan HUT PP Polri ke-27 Tahun 2026
Polsek Manggala Bantah Mandul Tangani Dugaan Arisan Bodong, Penyidik Tegaskan Proses Masih Tahap Lidik
Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolda Sulsel Berlangsung Khidmat, Kapolda Tegaskan Komitmen Penguatan Polri Presisi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:36 WITA

Safari Subuh Polres Jeneponto di Masjid Nurul Amin, Kapolres Ajak Masyarakat Jaga Keamanan

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:49 WITA

Anak 10 Tahun Tenggelam di Pantai Masjid 99 Kubah Makassar Ditemukan Meninggal Dunia

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:27 WITA

Polrestabes Makassar Gelar Olahraga Bersama Dalam Rangka Menyambut HKGB ke- 74

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:16 WITA

Personel Polsek Rappocini Respon Cepat Aduan Warga, Bubarkan Kelompok Pemuda Konsumsi Miras

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:16 WITA

Kapolda Sulsel Hadiri Syukuran Peringatan HUT PP Polri ke-27 Tahun 2026

Berita Terbaru