Komisi V Minta Proyek Bendungan Pamukkulu Berdayakan Tenaga Kerja Lokal

- Penulis

Senin, 31 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensa-Rakyat.Com, Takalar Sulsel – Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Fauzi menyoroti terkait penyerapan tenaga kerja dalam proyek pembangunan Bendungan Pamukkulu. Fauzi meminta pemerintah, dalam hal ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), mengupayakan pemberdayaan tenaga kerja lokal dalam proyek pembangunan bendungan yang terletak di Desa Ko’mara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan itu.

“Sebuah harapan yang harus diusahakan, dimana setiap ada kegiatan-kegiatan atau proyek dari pemerintah pusat yang ada di daerah, terlebih yang bersifat Proyek Strategis Nasional (PSN) dan saat ini pemerintah masih terus menjalankan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), otomatis proyek-proyek seperti ini harus ada penyerapan tenaga kerja lokal yang signifikan,” papar Fauzi ketika mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik ke Takalar, Sulsel, Sabtu (29/1/2022).

Tenaga kerja yang dimaksud, lanjut Fauzi, termasuk tenaga kerja hard skill dan juga soft skill, sehingga keberadaan proyek ini, dari mulai pengerjaan sampai setelah selesai, dapat dirasakan kebermanfaatan dan keberadaan dari proyek pembangunan Bendungan Pamukkulu ini. “Harus jelas, tenaga kerja yang dilibatkan dalam proses pembangunan bendungan ini, terlebih anggaran yang digunakan mencapai Rp138,6 miliar,” ucap politisi Partai Golkar itu.

Fauzi menambahkan bahwa di Kabupaten Takalar ini cukup mudah dalam mendapatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dapat diberdayakan menjadi tenaga kerja lokal untuk proyek pembangunan Bendungan Pamukkulu. Selain itu, Fauzi juga mengutarakan agar pemerintah banyak melibatkan pengusaha pengusaha lokal dan juga menggunakan bahan baku lokal sehingga perekonomian daerah bisa lebih hidup.

“Kami akan terus dukung dan kawal pemerintah daerah (pemda) untuk menyelesaikan proyek bendungan itu tepat waktu. Karena konsekuensinya kalau pengerjaan proyek ini tertunda, dapat mengakibatkan penambahan anggaran lagi,” tutup legislator dapil Sulsel III itu. (ica/sf)

Sumber ( KOMISI V )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ngopi Kamtibmas di Mamajang, Kapolrestabes Makassar Dengarkan Langsung Keluhan dan Harapan Warga
Pelaku Penikaman Saudara di Kel. Kalukuang Ditangkap Polsek Tallo
Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto Bagikan Helm SNI, Kasat Lantas : Wujud Perhatian Polantas Terhadap Keselamatan Berlalu Lintas.
Kapolrestabes Makassar Ajak Remaja Makmurkan Masjid, Upaya Tekan Kriminalitas Lewat Safari Subuh
Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan
Pesta Ballo Hingga Dini Hari Dibubarkan Polisi, 13 Remaja di Makassar Diamankan
Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme
Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:54 WITA

Ngopi Kamtibmas di Mamajang, Kapolrestabes Makassar Dengarkan Langsung Keluhan dan Harapan Warga

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:18 WITA

Pelaku Penikaman Saudara di Kel. Kalukuang Ditangkap Polsek Tallo

Senin, 8 Juni 2026 - 13:56 WITA

Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto Bagikan Helm SNI, Kasat Lantas : Wujud Perhatian Polantas Terhadap Keselamatan Berlalu Lintas.

Senin, 8 Juni 2026 - 06:54 WITA

Kapolrestabes Makassar Ajak Remaja Makmurkan Masjid, Upaya Tekan Kriminalitas Lewat Safari Subuh

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:00 WITA

Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan

Berita Terbaru