Konferensi Pers di Warkop 52, Rinto : Kliennya Kami Dikeroyok Jelas di CCTV

- Penulis

Selasa, 31 Agustus 2021 - 07:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensa-Rakyat.comMakassar : Tim Kuasa Hukum Merry menggelar konfrensi Pers terkait adanya pemberitaan di media terkait peristiwa pengeroyokan yang terjadi di Jalan Abdul Muthalib Dg Narang No. 84 Pada Tanggal 7 Juli 2021 sekitar pukul 11.00 Wita.

“Bahwa pada tanggal 7 Juli 2021 sekitar jam 11.00 Wita Klien kami Ibu Merry mendatangi rumahnya yang saat ini ditinggali oleh suaminya Kong Ambry Kandoly yang masih merupakan Suami sah Ibu Merry yang terletak di Jalan Abdul Muthalib Dg. Narang No. 84 Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, untuk mempertanyakan mengapa Kong Ambry Kandoly selalu memeras anak-anaknya dengan cara meminta uang disaat anak-anaknya sedang berusaha untuk membayar beban tagihan utang-utangnya,” ungkap Akhmad Rianto, SH di hadapan awak media saat menyampaikan pernyataan resminya di Warkop 52 Makassar, Selasa (31/8/21).

Lanjut pria yang akrab disapa Rinto ini, bahwa pada saat Ibu Merry masuk ke rumah tersebut untuk mencari suaminya dan diajak berbicara, tiba-tiba didatangi oleh Jilianti, Berce, Ruzzo, Sukmawati dan Kong Ambry Kandoly. tiba-tiba Sukmawati mendorong Ibu Merry sehingga membuat ibu Merry terjatuh dan setelah terjatuh memukul dan menendang Ibu Merry berdasarkan rekaman CCTV yang telah disita oleh Pihak Penyidik Polres Gowa dan telah diperlihatkan kepada Korban Ibu Merry pada saat di BAP.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Akibat peristiwa Pengeroyokan yang dialami Ibu Merry telah mengakibatkan luka-luka di bagian kepala atas memar dan terjadi penggumpalan darah, luka sobek jari telunjuk tangan kanan dengan 7 jahitan, luka bekas cakaran di kedua belah tangan dekat siku, nyeri dada dan punggung,” lanjutnya.

Setelah peristiwa tersebut, Merry kemudian melaporkan ke Polres Gowa dengan Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor : STTLP : 755/VII/2021/SULSEL/RES GOWA/SPKT Tertanggal 7 Juli 2021. Yang dilaporkan adalah Kong Ambry Kandoly, Jilianti, Sukmawati, Ruzzo dan Berce dengan dugaan tindak pidana Pengeroyokan Pasal 170 KUHPidana dan Kekerasan dalam rumah tangga .

“Klien kami juga telah diambil keterangannya dan juga telah melakukan Visum et Repectum di RS. Bhayangkara Makassar. Bahkan Ibu Merry sempat di rawat di Rumah Sakit Siloam Makassar selama beberapa hari akibat dari pengoroyokan tersebut,” tambah Rinto.

Tim Hukum yang dipimpin Rinto ini meminta kepada penyidik polres Gowa untuk dapat mengembangkan kasus tersebut dengan menggunakan Pasal 170 ayat (1) dan (2) KUHP Jo pasal 55 dan pasal 56 KUHPidana dan Menerapkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Hadiri Pentas Seni Pelajar, Tanamkan Cinta Budaya dan Kamtibmas

Saat bersamaan setelah peristiwa tersebut, Sukmawati dan Russo juga melaporkan ke Polres Gowa dengan Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor : STTLP : 756/VII/2021/SULSEL/RES GOWA/SPKT Tertanggal 7 Juli 2021. Yang dilaporkan adalah Ibu Ang Merry dengan dugaan tindak pidana Penganiayaan Pasal 351 KUHPidana. Pelapor yang bernama Sukmawati (30) Tahun yang bertempat tinggal di Jalan Deppasawi Dalam kelurahan Maccini Sombala Kecamatan Tamalate Kota Makassar mengaku hamil 3 bulan dan keguguran serta sempat dibawa ke RS. Amanat Jalan Haji Bau pada tanggal 12 Juli 2021. Sedangkan peristiwa datangnya Ibu Merry kerumah toko miliknya di Jl. H.Muthalib Dg Narang No. 84 Tombolo Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa yang terjadi pada tanggal 7 Juli 2021. Sehingga rentang waktu antara tanggal 7 Juli – 12 Juli 2021 adalah waktu yang Panjang sehingga tidak dapat dikatakan itu menjadi bagian dari kejadian yang terjadi di Jl. Muthalib Dg. Narang no. 84.

Rinto juga menjelaskan keberadaan Sukmawati dan orang-orang yang berada di dalam rumah tersebut adalah illegal dan bertindak melawan hukum karena berada di dalam Ruko milik Ibu Merry.

“Rekaman cctv sangat nampak sekali peristiwa pengeroyokan yang dilakukan oleh ke 5 orang tersebut benar-benar dilakukan secara biadab terhadap Ibu merry sehingga sangat tepat dan berdasar hukum apabila Pihak Penyidik Polres Gowa menetapkan tersangka kepada mereka dan melakukan penahanan terhadap para pelaku pengeroyokan tersebut.

Rinto juga memaparkan, bahwa ada opini Penyidik Polres Gowa menetapkan tersangka kepada Berce sudah tepat yang mana disebutkan dalam salah satu media online Globalinews.id bahwa berce orang gila haruslah segera ditahan karena orang gila yang melakukan tidakan kejahatan (psikopat) tidak dapat dibiarkan berkeliaran karena akan mengganggu keselamatan jiwa orang lain maka untuk itu hruslah segera ditahan dan dimasukkan ke rumah sakit iwa untuk dilakukan observasi dan dokter yang menangani akan mengeluarkan diagnosa apakah orang ini mengalami gangguan jiwa atau tidak.

“Kami masih berharap pihak Kepolisian melakukan proses hukum yang berjalan secara proporsional, professional dan imparsial sehingga Klien Kami Ibu Merry memperoleh keadilan sesuai dengan hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Kuasa Hukum Merry, selain Akhmad Rianto, SH juga didampingi Jamaluddin, SH, Tendri Sompa, SH, Ade Resiadi Usman, SH, MH, Adil Harisa, SH, MH, Sutoyo Gaffar, SH, Wahyuningsih, SH, MH serta Jumadi Mansyur, SH.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolrestabes Makassar Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 dan Launching Operasional 166 SPPG Polri
Polisi Tangkap Pria Sekap dan Perkosa Mahasiswi di Makassar
Polsek Makassar Bubarkan Balap Liar Dini Hari, 7 Motor dan 2 Mobil Diamankan
Cegah Remaja Terlibat Geng Motor, Bhabinkamtibmas Polsek Rappocini Sambangi Tokoh Agama
Polsek Ujung Pandang Libatkan RT/RW dan Orang Tua Bina Remaja Terduga Geng Motor
Polisi Intensifkan Patroli Dialogis Dini Hari di Wilayah Manggala Makassar saat Hari Libur
Patroli Dini Hari Tembus Pagi, Polsek Rappocini Intensif Antisipasi Geng Motor dan Gangguan Kamtibmas
Polsek Ujung Pandang Gelar Safari Jumat di Masjid Nurul Muttahidah IMMIM, Pererat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:43 WITA

Kapolrestabes Makassar Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 dan Launching Operasional 166 SPPG Polri

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:26 WITA

Polisi Tangkap Pria Sekap dan Perkosa Mahasiswi di Makassar

Sabtu, 16 Mei 2026 - 05:59 WITA

Cegah Remaja Terlibat Geng Motor, Bhabinkamtibmas Polsek Rappocini Sambangi Tokoh Agama

Sabtu, 16 Mei 2026 - 05:31 WITA

Polsek Ujung Pandang Libatkan RT/RW dan Orang Tua Bina Remaja Terduga Geng Motor

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:17 WITA

Polisi Intensifkan Patroli Dialogis Dini Hari di Wilayah Manggala Makassar saat Hari Libur

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights