Pimpinan DPD RI Minta Pemerintah RI Wait and See Untuk Mengakui Pemerintahan Taliban.

- Penulis

Rabu, 25 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSA-RAKYAT.COM, JAKARTA | Keberhasilan Taliban menguasai Kabul dan menggulingkan Pemerintahan Asraf Ghani menuai reaksi masyarakat yang berbeda di Indonesia. Pro dan kontra pemberian pengakuan legitimasi kekuasaan Taliban atas Afganistan oleh pemerintah RI menjadi diskursus publik yang cukup tajam baik di kalangan politisi hingga Masyarakat.

Menanggapi fenomena ini, Pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) pada (25/08/2021) mendorong pemerintah RI untuk selalu memantau segala perkembangan eskalasi politik yang terjadi di Afganistan.

“Pemerintah perlu wait and see dulu, sambil tetap mewaspadai dan mengantisipasi segala potensi gangguan keamanan dalam negeri” ungkap wakil ketua DPD RI Sultan B Najamudin di Jakarta pada Rabu (25/08).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada prinsipnya,  ujar Sultan, Republik Indonesia baik secara tradisi maupun secara konstitusi selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan universal dan senantiasa mendukung upaya-upaya perdamaian abadi dunia. Dan tentu saja RI mengecam segala pendekatan diplomatik yang menjurus pada perilaku penjajahan atau imperialisme oleh dan terhadap bangsa apapun.

“Sebagai bangsa yang pernah mengalami suasana keterjajahan oleh imperialisme asing, kita tentu sangat prihatin dan berempati dengan konflik perang saudara yang terjadi di beberapa negara akibat perebutan pengaruh negara asing”, kata Sultan.

Baca Juga:  Polsek Manggala Ungkap Sindikat Pencurian Baterai Tower Lintas Kabupaten, Dua Pelaku Diamankan

Oleh karena itu, dalam suasana euforia peringatan kemerdekaan RI kali ini, bangsa Indonesia patut bersyukur dan berkomitmen untuk menjaga dan merawat persatuan dan kesatuan nasional. Masyarakat tidak perlu terpengaruh dengan konflik negara lain, apalagi sampai menyebabkan segregasi dan polarisasi sosial politik di dalam negeri.

“Mari kita jaga kekuatan persatuan dan kohesi sosial yang telah kita bangun, terutama dalam masa pandemi ini. Ini modal sosial yang mahal dan langka di era sekarang”, terangnya.

Namun demikian, mantan wakil Gubernur Bengkulu ini mendorong pemerintah Indonesia untuk turut terlibat aktif dalam mewujudkan ketertiban dan perdamaian di Afganistan. Apapun alasannya, masyarakat sipil Afganistan merupakan korban konflik yang wajib kita santuni.

“Sebagai negara mayoritas Islam terbesar di dunia,  Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk berperan sebagai mediator bagi kelompok-kelompok Politik di Afganistan, sehingga tidak perlu terjadi pertumpahan darah lebih lanjut pasca ditariknya pasukan AS”, tutup Sultan.

Sumber ( SIARAN PERS
WAKIL KETUA DPD RI
Sultan B Najamudin )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Sulsel Pimpin Pelantikan Wakapolda dan Dirreskrimum serta Sertijab Dirreskrimsus, Tekankan Dukungan dan Soliditas Jajaran
Kekerasan terhadap Jurnalis: Pemukulan di Takalar Memicu Keraguan pada Penegakan Hukum
Pemerhati Kamtibmas Kota Makassar Ngopi Bareng dan Perkuat Silaturahmi di Warkop Nur Tinumbu
Jembatani Alumni MagangHub ke Dunia Kerja, Kemnaker Siapkan Estafet Karir
Atlet Kodam XIV/Hasanuddin Ukir Prestasi di Wawonii Run 2026, Harumkan Nama Satuan di Ajang Bergengsi Sultra*
Wujud Pelayanan Prima, Satlantas Polres Gowa Amankan Aktivitas CFD Minggu Pagi
Resmob Polsek Rappocini Ringkus 2 Pelaku Penyerangan Busur di Hertasning Makassar
Polsek Mamajang Bangun Kebersamaan Lewat Malam Santai dan Patroli Bersama Tripika
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 02:03 WITA

Kapolda Sulsel Pimpin Pelantikan Wakapolda dan Dirreskrimum serta Sertijab Dirreskrimsus, Tekankan Dukungan dan Soliditas Jajaran

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:24 WITA

Kekerasan terhadap Jurnalis: Pemukulan di Takalar Memicu Keraguan pada Penegakan Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:26 WITA

Pemerhati Kamtibmas Kota Makassar Ngopi Bareng dan Perkuat Silaturahmi di Warkop Nur Tinumbu

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:59 WITA

Jembatani Alumni MagangHub ke Dunia Kerja, Kemnaker Siapkan Estafet Karir

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:06 WITA

Atlet Kodam XIV/Hasanuddin Ukir Prestasi di Wawonii Run 2026, Harumkan Nama Satuan di Ajang Bergengsi Sultra*

Berita Terbaru