Polrestabes Makassar Ungkap Kasus Penganiayaan Berat Berujung Kematian di Biringkanaya

- Penulis

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar- Polrestabes Makassar menggelar Konferensi terkait pengungkapan kasus tindak pidana penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kegiatan tersebut di pimpin langsung Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, SH, SIK,M.Si didampingi Kasat Reskrim AKBP AKBP Devi Sujana, SH.,SIK.,MH, Kasat Narkoba AKBP Lulik Febyantara, SIK.,MH, Kasat Intelkam Kompol Surahman, SH, Kasi Humas Kompol Wahiduddin, SH, Kapolsek Mamajang AKP Tri Husada Wahyu A, ST dan Kapolsek Biringkanaya AKP Setiawan A. Malik, SIK., bertempat di Aula Mappaodang Polrestabes Makassar, Jumat (24/04/2026).

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolrestabes Makassar menyampaikan kronologis perkara penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia yang terjadi pada hari Minggu tanggal 12 April 2026 sekira pukul 19.30 wita, di Jl. Bonto Manai II RT.004/RW.004 Kel. Bulurokeng Kec. Biringkanaya Kota Makassar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian berawal saat pelaku SS (43) Bertengkar Mulut Dengan Istrinya Yaitu Pr. MR Mengenai utang piutang dan Pelaku Meminta Sejumlah uang Untuk Judol Dan Saat Itu Pelaku Masih Dalam Keadan Pengaruh Alkohol.

Baca Juga:  Raih Berkah Ramadhan, Tiga Pilar Kamtibmas Bersinergi Adakan Bakti Sosial Peduli Warga Miskin

“Pelaku Naik Pitam Lalu Mengambil Sebilah Parang Dari Kamarnya Kemudian Kembali Ke Teras lalu Menebas Istrinya Pr. Mirna, setelah itu mertua Pelaku Pr. Mantan Meminta Tolong Kepada Tetangganya”, ujar Kapolrestabes Makassar.

beberapa saat kemudian tetangganya datang ke rumah pelaku dan tetangganya sempat menasehati pelaku agar tidak melakukan penganiayaan namun pelaku tidak mendengar atau tidak peduli dengan nasihat tetangganya sehingga pelaku langsung saja kembali menebas leher korban dengan senjata tajam jenis parang.

“Motifnya Pelaku dalam keadaan Pengaruh Minuman Keras Mabuk dan pada saat ditegur oleh Korban lalu Pelaku tersinggung dan langsung menebas Korban”, ungkapnya.

Barang Bukti yang diamankan1 Bilah Parang, 1 Buah Jaket Warna Hitam Milik Korban Yang Digunakan Pada Saat di tebas.

Pelaku akan dikenakan Perkara Tindak Pidana Pembunuhan Atau Penganiayaan Yang Mengakibatkan Kematian Atau Matinya Orang Sebagaimana Diatur Didalam Pasal 458 Ayat (1) Subs Pasal 466 Ayat (3) Uu No.1 Tahun 2023 Tentang KUHP Ancaman Hukuman 15 Tahun Penjara.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Tidung Edukasi Pelajar Bahaya Narkoba dan Bullying
Kabur ke Polewali Mandar, Penikam Ojol di Makassar Dibekuk Polisi
Bidhumas Polda Sulsel Gelar Rakernis T.A. 2026, Perkuat Komunikasi Publik dan Manajemen Media
Kapolda Sulsel Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Ciptakan Rasa Aman, Polsek Tallo Patroli Sejumlah Wilayah hingga Larut Malam
Ribuan Warga Bone Ikuti Tradisi Manre Ri Bone di Tanah Bangkalae
Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Kapolrestabes Makassar Teguhkan Komitmen Jaga Persatuan
SMA Kemala Taruna Bhayangkara Buka Penerimaan Siswa Baru, Tawarkan Beasiswa Pendidikan 100 Persen
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:56 WITA

Bhabinkamtibmas Tidung Edukasi Pelajar Bahaya Narkoba dan Bullying

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:46 WITA

Kabur ke Polewali Mandar, Penikam Ojol di Makassar Dibekuk Polisi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:06 WITA

Bidhumas Polda Sulsel Gelar Rakernis T.A. 2026, Perkuat Komunikasi Publik dan Manajemen Media

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:41 WITA

Kapolda Sulsel Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:24 WITA

Ciptakan Rasa Aman, Polsek Tallo Patroli Sejumlah Wilayah hingga Larut Malam

Berita Terbaru