Dies Natalis GMNI Ke 71 Tahun, Spirit Merawat Api Perjuangan

- Penulis

Senin, 24 Maret 2025 - 23:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket : Rasmin Jaya, ketua DPC GMNI Kendari ( Kanan  )

Ket : Rasmin Jaya, ketua DPC GMNI Kendari ( Kanan )

Opini : Rasmin Jaya (Ketua DPC GMNI Kendari)

Dies Natalis GMNI yang ke 71 Tahun yang jatuh pada 23 Maret 2025 adalah spirit untuk terus merawat semangat dan api perjuangan. Dengan tema, Bersatu melawan penjajahan gaya baru adalah gambaran kondisi dan situasi sekarang dimana kita di perhadapkan dengan tantangan penjajahan Neo Kolonialisme, Neo Liberalisme, Neo Imperialisme dan Kapitalisme yang mempengaruhi segala sektor kehidupan.

Sehingga momentum Dies Natalis yang ke 71 tahun bukan hanya dimaknai sebagai agenda euforia yang terlewat begitu saja tetapi sebagai dengan moment ini bisa meneguhkan kembali komitmen dan konsistensi perjuangan dalam memperjuangkan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, Dies Natalis GMNI yang 71 tahun ini adalah perjalanan panjang, di mana sudah cukup banyak dinamika, pergolakan serta perjuangan dalam mengejawantahkan nilai-nilai Marhaenisme di seantero bumi Nusantara sehingga kesempatan ini kita bisa mengambil hikmah, berikhtiar serta berusaha bahwa selalu ada jerih dan upaya dalam setiap pengharapan.

Dengan momentum ini, marilah kita tetap kokoh, solid, dan terus melakukan konsolidasi organisasi agar kita semakin kuat dan bersatu dalam menghadapi tantangan Nekolim dan berbagai agenda besar ke depan.

Menghadapi agenda kedepan, sangat di butuhkan pikiran, gagasan dan ide untuk menyongsong kegiatan kedepan. Dengan tetap menjalankan tanggung jawab dalam melakukan kerja-kerja organisasi

Baca Juga:  Makelar Kasus dari Luar Institusi Hukum — Wajah Buram Keadilan

GMNI telah menghiasi perjalanan bangsa ini pasca kemerdekaan bangsa ini. Segala dinamika, peluang dan tantangan mampu di lewati dan telah banyak menciptakan pemimpin di segala bidang sehingga menjadi penting menghadapi momentum Indonesia Emas tahun 2045, tantangan kita akan semakin besar lagi.

Dari masa ke masa, GMNI terus menggelorakan semangat perjuangan untuk keadilan sosial, demokrasi, dan kedaulatan rakyat.

Di tengah berbagai tantangan zaman, kita, kader-kader GMNI, harus tetap solid dalam barisan, mengokohkan persatuan, dan terus bergerak bersama rakyat. Persatuan Indonesia bukan sekadar slogan, tetapi sebuah panggilan sejarah yang menuntut kita untuk tetap berjuang dengan intelektualitas dan keberpihakan kepada kaum tertindas.

Dengan semangat Marhaenisme, mari kita lanjutkan perjuangan Bung Karno dan para pendiri bangsa. Tetap Solid, Tetap Bergerak, Demi Kaum Marhaen.

Sejarah adalah pelajaran yang terbaik bagi generasi baru. Keterpurukan secara organisasi tidak lantas di sikapi dengan keterpurukan dalam pemikiran dan perjuangan, dengan demikian masa kebangkitan dan kejayaan tidak perlu di sikapi dengan cara berlebihan. Karena dalam sejarah sendiri selalu ada pasang naik dan pasang surut mengenai kebangkitannya.

Kamu adalah GMNI, saya adalah GMNI. Apapun yang terjadi kepada GMNI, terjadi kepada kita semua.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Law Analysis: Hukum Progresif Jadi Kunci Pulihkan Kepercayaan Publik pada Hukum
Refleksi Hardiknas: Akses Pendidikan Berkeadilan Masih Menjadi Pekerjaan Rumah Negara
1 Dekade GMNI Kendari, Jalan Panjang Perjuangan dan Pengabdian
Muna dan Batas Ekologisnya Sawit Bukan Pilihan Rasional
Hukum Anak yang Berhenti di Atas Kertas
Ketika Hakim Mengabaikan Alat Bukti Menguji Batas Independensi dan Akuntabilitas Peradilan
Mengusir Wartawan dari Acara Negara: Pelanggaran Hukum dan Ancaman Demokrasi Lokal
Sejarah Terukir, Perempuan Lahir di Gelanggang Politik dan Podium Kampus
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 06:56 WITA

Law Analysis: Hukum Progresif Jadi Kunci Pulihkan Kepercayaan Publik pada Hukum

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:30 WITA

Refleksi Hardiknas: Akses Pendidikan Berkeadilan Masih Menjadi Pekerjaan Rumah Negara

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:24 WITA

1 Dekade GMNI Kendari, Jalan Panjang Perjuangan dan Pengabdian

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:35 WITA

Muna dan Batas Ekologisnya Sawit Bukan Pilihan Rasional

Senin, 26 Januari 2026 - 06:24 WITA

Hukum Anak yang Berhenti di Atas Kertas

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights