Kemnaker Siapkan Pelatihan Agroforestry untuk 500 Warga Garut, Dorong Lapangan Kerja dan Usaha Desa

Program pelatihan terintegrasi dari hulu hingga hilir ini difokuskan pada pengembangan kopi, hortikultura, hingga pariwisata berbasis potensi lokal di Desa Karamatwangi, Kabupaten Garut.

- Penulis

Minggu, 10 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensa-Rakyat.Com, Garut – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pelatihan agroforestry terintegrasi bagi 500 warga Desa Karamatwangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas peluang kerja sekaligus mendorong tumbuhnya usaha berbasis potensi desa.

Pelatihan tersebut dirancang untuk mengoptimalkan potensi kawasan hutan sosial seluas sekitar 160 hektare yang dimiliki Desa Karamatwangi. Selain itu, program juga didukung keberadaan pelaku usaha lokal dan komitmen pemerintah desa dalam mengembangkan ekonomi masyarakat berbasis sumber daya lokal.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, pelatihan tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan kerja, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan peluang usaha berkelanjutan bagi masyarakat desa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami dari Kemnaker siap melatih 500 orang. Silakan Pak Kades dibuatkan data dan daftar peserta pelatihannya,” ujar Yassierli saat berdialog dengan petani Papandayan di Garut, Sabtu (9/5/2026).

Menurutnya, Desa Karamatwangi dipilih karena memiliki potensi agroforestry yang kuat. Kawasan tersebut dinilai memiliki kombinasi ideal antara ketersediaan lahan, dukungan usaha lokal, dan kesiapan pemerintah desa dalam membangun ekonomi berbasis masyarakat.

Yassierli menegaskan, konsep pelatihan akan dilakukan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir agar masyarakat memperoleh keterampilan sekaligus akses terhadap peluang usaha.

“Pelatihan ini kami desain agar terintegrasi dari hulu sampai hilir, sehingga masyarakat tidak hanya memiliki keterampilan kerja, tetapi juga peluang usaha dari potensi desa yang ada,” katanya.

Baca Juga:  BHABINKAMTIBMAS POLSEK TALLO KELURAHAN RAPPOKALLING SENANTIASA HADIR DI TENGAH WARGA

Program pelatihan akan mencakup berbagai sektor agroforestry, mulai dari budidaya kopi, pengolahan pascapanen, roasting, hingga pelatihan barista. Selain itu, Kemnaker juga menyiapkan pelatihan hortikultura seperti budidaya kentang dan cabai untuk memperkuat sektor pertanian produktif di wilayah tersebut.

Tidak hanya sektor pertanian, pelatihan juga menyasar pengembangan sektor pariwisata desa. Materi hospitality dan tour guide akan diberikan guna mendukung pengembangan wisata berbasis alam dan pertanian di Kabupaten Garut.

Kemnaker berharap program tersebut dapat menjadikan Desa Karamatwangi sebagai desa percontohan pengembangan ekonomi berbasis agroforestry yang mampu menciptakan lebih banyak lapangan kerja baru.

“Dari hulu sampai hilir semuanya terintegrasi. Harapannya, masyarakat yang sebelumnya belum memiliki pekerjaan bisa mendapatkan peluang kerja dan usaha dari potensi yang ada di desa,” ujar Yassierli.

Sebelumnya, Kemnaker juga telah menjalankan pelatihan berbasis potensi lokal secara bertahap bagi 64 peserta selama periode 2025 hingga 2026 di sejumlah desa di wilayah Cisurupan.

Pada 2025, pelatihan dilakukan di Desa Genengjaya melalui program budidaya kopi dan di Desa Cipaganti melalui pelatihan penyangraian biji kopi. Memasuki 2026, program dilanjutkan di Desa Genengjaya, Desa Karamatwangi, dan Desa Simpang dengan fokus pada budidaya, pascapanen, hingga roasting kopi secara terpadu.

(Bang Ali/Tim Redaksi)

Sumber : Biro Humas Kemenaker

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Biringkanaya Perkuat Pengamanan dan Pelayanan Registrasi MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional di Sulsel
Tindak Lanjuti Aduan Warga via Call Center 110, Polsek Tallo Bubarkan Pemuda Tutup Akses Jalan
Patroli Dialogis Polrestabes Makassar Sambangi PKL dan Juru Parkir
Lepas Kompol H. Muh. Thamrin, Polsek Tamalate Sambut Kompol Muhammad Idris
Polsek Mamajang Patroli Wilayah Rawan, Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan 3C
Perempuan yang Hilang Tiga Hari Ditemukan Meninggal di Semak-semak Enrekang
Tim Gabungan Berhasil Padamkan Kebakaran Hutan Lindung di Dusun Kompasa, Desa Loka Kec Rumbia Kab Jeneponto
Polda Sulsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026, Teguhkan Semangat Perjuangan dan Pengabdian
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:56 WITA

Polsek Biringkanaya Perkuat Pengamanan dan Pelayanan Registrasi MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional di Sulsel

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:35 WITA

Tindak Lanjuti Aduan Warga via Call Center 110, Polsek Tallo Bubarkan Pemuda Tutup Akses Jalan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:02 WITA

Patroli Dialogis Polrestabes Makassar Sambangi PKL dan Juru Parkir

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:48 WITA

Lepas Kompol H. Muh. Thamrin, Polsek Tamalate Sambut Kompol Muhammad Idris

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:25 WITA

Polsek Mamajang Patroli Wilayah Rawan, Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan 3C

Berita Terbaru