Rasmin Jaya Dorong Pilgub Sultra 2024 Pertarungan Gagasan Bukan Isi Amplop

- Penulis

Kamis, 10 Oktober 2024 - 04:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket : Rasmin Jaya , Aktivis Sultra

Ket : Rasmin Jaya , Aktivis Sultra

Kendari, lensa- rakyat.com || Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kendari Rasmin Jaya mendorong politik gagasan yang berbasis program dan visi misi jangka panjang pada pilkada 2024.

Hali ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang edukasi politik yang baik dan benar kepada masyarakat. Agar masyarakat bisa lebih memahami program, gagasan, tred record dan rekam jejak masing-masing calon.

Tak hanya itu, dengan adanya politik gagasan bisa mendorong sektor pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah yang terus berkesinambungan tanpa mengesampingkan kearifan lokal ke depan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita mesti hidupkan perdebatan yang sehat di ruang-ruang publik agar lebih produktif dan masyarakat lebih mengetahui tentang berbagai gambaran program sebagai orientasi yang terus berkelanjutan dan bisa betul-betul menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” Tegas Rasmin Jaya pada 10 Oktober 2024 di Kendari.

Sistem pemilihan Kepala Daerah yang berjalan selama ini, masih minim gagasan-gagasan politik yang berorientasi masa depan rakyat dan berbentuk program nyata yang bisa menyentuh semua komponen masyarakat.

Menurut Ketua DPC GMNI Kendari, Rasmin Jaya sistem saat ini masih bersifat prosedural, bukan bersifat substansial, sehingga berdasarkan keresahan pemuda dan mahasiswa merasa penting untuk memberikan panggung kepada kontestan dan peserta pemilu yang maju pada momentum 2024 untuk menjelaskan program nya lebih kongkret dan tak hanya janji manis semata.

Di samping itu juga bisa lebih meningkatkan partisipasi masyarakat, kualitas demokrasi yang lebih baik lagi, agar agenda pilkada serentak ini lebih terasa di masyarakat. Bukan hanya menggunakan kekuatan finansial untuk mendapatkan kemenangan atau menghadirkan artis untuk mendulang antusias masyarakat.

“Kesalahan memilih pemimpin kedepannya akan berdampak buruk, tidak saja bagi rakyat melainkan masa depan daerah juga dipertaruhkan. Oleh karena itu, kecerdasan dalam memilih pemimpin dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan, tentu itu juga meningkatkan kualitas demokrasi agar semakin baik,” katanya.

Pendidikan politik harus menjadi tanggung jawab semua pihak, khususnya para elite politik yang memiliki kedudukan strategis atau sedang memiliki peran sentral dalam sistem politik. Tanpa terjadinya pendidikan politik yang sehat dan baik, maka dipastikan tidak akan terjadi peningkatan kecerdasan politik publik.

Pada akhirnya publik akan selalu terjerumus dalam kesalahan yang sama dari waktu ke waktu dalam menentukan pemimpinnya dan akan selalu dijadikan kambing hitam dalam kepentingan para elite politik.

Baca Juga:  https://kingdom-con.com/Сhttps://kingdom-con.com/кhttps://kingdom-con.com/аhttps://kingdom-con.com/чhttps://kingdom-con.com/аhttps://kingdom-con.com/тhttps://kingdom-con.com/ьhttps://kingdom-con.com/ https://kingdom-con.com/Mhttps://kingdom-con.com/ohttps://kingdom-con.com/shttps://kingdom-con.com/thttps://kingdom-con.com/bhttps://kingdom-con.com/ehttps://kingdom-con.com/thttps://kingdom-con.com/ https://kingdom-con.com/Uhttps://kingdom-con.com/Zhttps://kingdom-con.com/ https://kingdom-con.com/нhttps://kingdom-con.com/аhttps://kingdom-con.com/ https://kingdom-con.com/Аhttps://kingdom-con.com/нhttps://kingdom-con.com/дhttps://kingdom-con.com/рhttps://kingdom-con.com/оhttps://kingdom-con.com/иhttps://kingdom-con.com/дhttps://kingdom-con.com/ https://kingdom-con.com/ahttps://kingdom-con.com/phttps://kingdom-con.com/khttps://kingdom-con.com/ https://kingdom-con.com/иhttps://kingdom-con.com/ https://kingdom-con.com/Ihttps://kingdom-con.com/Ohttps://kingdom-con.com/Shttps://kingdom-con.com/:https://kingdom-con.com/ https://kingdom-con.com/оhttps://kingdom-con.com/бhttps://kingdom-con.com/зhttps://kingdom-con.com/оhttps://kingdom-con.com/рhttps://kingdom-con.com/ https://kingdom-con.com/бhttps://kingdom-con.com/уhttps://kingdom-con.com/кhttps://kingdom-con.com/мhttps://kingdom-con.com/еhttps://kingdom-con.com/кhttps://kingdom-con.com/еhttps://kingdom-con.com/рhttps://kingdom-con.com/аhttps://kingdom-con.com/ https://kingdom-con.com/Ahttps://kingdom-con.com/Nhttps://kingdom-con.com/Phttps://kingdom-con.com/ https://kingdom-con.com/Uhttps://kingdom-con.com/lhttps://kingdom-con.com/thttps://kingdom-con.com/ihttps://kingdom-con.com/mhttps://kingdom-con.com/uhttps://kingdom-con.com/shttps://kingdom-con.com/:https://kingdom-con.com/ https://kingdom-con.com/Phttps://kingdom-con.com/rhttps://kingdom-con.com/ehttps://kingdom-con.com/mhttps://kingdom-con.com/ihttps://kingdom-con.com/uhttps://kingdom-con.com/mhttps://kingdom-con.com/ https://kingdom-con.com/2https://kingdom-con.com/,https://kingdom-con.com/ https://kingdom-con.com/2https://kingdom-con.com/ https://kingdom-con.com/5https://kingdom-con.com/,https://kingdom-con.com/ https://kingdom-con.com/3https://kingdom-con.com/,https://kingdom-con.com/ https://kingdom-con.com/3https://kingdom-con.com/ https://kingdom-con.com/5https://kingdom-con.com/ https://kingdom-con.com/Bhttps://kingdom-con.com/Hhttps://kingdom-con.com/Khttps://kingdom-con.com/ https://kingdom-con.com/Ahttps://kingdom-con.com/phttps://kingdom-con.com/ahttps://kingdom-con.com/rhttps://kingdom-con.com/thttps://kingdom-con.com/mhttps://kingdom-con.com/ehttps://kingdom-con.com/nhttps://kingdom-con.com/thttps://kingdom-con.com/shttps://kingdom-con.com/ https://kingdom-con.com/ihttps://kingdom-con.com/nhttps://kingdom-con.com/ https://kingdom-con.com/Whttps://kingdom-con.com/ahttps://kingdom-con.com/khttps://kingdom-con.com/ahttps://kingdom-con.com/dhttps://kingdom-con.com/,https://kingdom-con.com/ https://kingdom-con.com/Phttps://kingdom-con.com/uhttps://kingdom-con.com/nhttps://kingdom-con.com/ehttps://kingdom-con.com

“Itu kemudian harus kita antisipasi bersama untuk meminimalisir hal-hal yang tidak kita inginkan seperti turbulensi dan chaos politik dalam pesta demokrasi tahun 2024 ini,” bebernya.

Rasmin Jaya mengingatkan, pelajaran dan hikmah bahwa pilkada adalah instrumen politik yang memberi ruang kepada warga untuk menyeleksi pemimpin politik yang baik, bijaksana, dan mampu menjaga amanat rakyat. Maka dengan demikian, jika terbentuk pendidikan politik yang rasional akan tercipta pemilu yang berkualitas, warga akan menentukan pemimpin politik yang berorientasi masa depan.

“Itu tergantung dari kejujuran elite politik dalam memberikan pendidikan politik kepada publik sebab masyarakat adalah kekuatan politik yang tak bisa dibendung, bekerja dengan penuh keyakinan, sepenuh hati, dan tak menjanjikan mimpi di siang bolong.,” ungkapnya.

Pengajaran yang diperlukan adalah mengenai bagaimana menentukan pemimpin politik yang bijaksana terhadap rakyat agar masyarakat dapat memilih pemimpin politik yang memiliki sifat amanah, dapat dipercaya, teladan, transparan, dan visioner. Sosok pemimpin itu dapatlah ditebak adalah seorang figur yang dapat menerima amanah daerahnya secara benar, bukan mengkhianati dengan janji yang tidak sesuai dengan legitimasi rakyat.

“Euforia politik menjelang momentum pesta demokrasi, ada banyak pelaku politik yang alih-alih mampu membawa kekuasaan politik pada tujuan kesejahteraan masyarakat justru sama sekali tidak memahami benar hakikat, makna dan fungsi politik, kekuasaan dan juga kepemimpinan politik yang bijaksana justru terjerumus kepada kepentingan yang pragmatis dan hanya menguntungkan diri sendiri dan kelompok,” ungkap Rasmin.

Pemuda Muna Barat juga ini, menuturkan tidak sedikit para pelaku politik yang bermunculan hanya menjadikan rakyat sebagai sarana mengepul suara dan hanya meramaikan pemilu setiap lima tahunnya. Keteladanan para elite politik memang menempati porsi cukup besar dalam proses pendidikan politik bagi publik sehingga ini menjadi modal dalam mencari simpati.

Sebagai upaya kepedulian dan rasa tanggung jawab, para elite politik mampu melihat masyarakat agar bisa berdaya guna di segala sektor, seperti di bidang pendidikan, pertanian, perikanan, peternakan, dan pariwisata sehingga diperlukan pemetaan potensi di beberapa daerah yang strategis. Peningkatan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi penting untuk menunjang kemandirian ekonomi sehingga dibutuhkan kesadaran bersama dan menjadi modal dasar dan sasaran utama.

(Redaksi)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Sigap Tangani Pria Mengamuk Akibat Pengaruh Miras di Makassar
Bhabinkamtibmas Pai Monitoring Pendistribusian Program MBG di Wilayah Polrestabes Makassar
Tak Beri Ruang Pelaku Kriminalitas Jalanan, Polsek Tamalanrea Gencar Patroli Skala Besar
Jaga Kondusifitas Wilayah, Polsek Ujung Pandang Gelar Cipkon Bersama TNI dan Stakeholder Kamtibmas
Polsek Manggala Intensifkan Patroli, Antisipasi Geng Motor dan Kejahatan Jalanan
Kapolrestabes Makassar Bersama Walikota Makassar Resmikan SPPG Makassar Tallo 1 Polrestabes Makassar
Kapolrestabes Makassar Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 dan Launching Operasional 166 SPPG Polri
Polisi Tangkap Pria Sekap dan Perkosa Mahasiswi di Makassar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 08:26 WITA

Polisi Sigap Tangani Pria Mengamuk Akibat Pengaruh Miras di Makassar

Senin, 18 Mei 2026 - 07:12 WITA

Bhabinkamtibmas Pai Monitoring Pendistribusian Program MBG di Wilayah Polrestabes Makassar

Senin, 18 Mei 2026 - 05:37 WITA

Tak Beri Ruang Pelaku Kriminalitas Jalanan, Polsek Tamalanrea Gencar Patroli Skala Besar

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:20 WITA

Jaga Kondusifitas Wilayah, Polsek Ujung Pandang Gelar Cipkon Bersama TNI dan Stakeholder Kamtibmas

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:09 WITA

Polsek Manggala Intensifkan Patroli, Antisipasi Geng Motor dan Kejahatan Jalanan

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights