Saksi Mata Ungkap Detik-detik Pesawat KKP Jatuh di Pangkep

- Penulis

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSA-RAKYAT.COM, PANGKEP | Pangkep, Sulawesi Selatan – Dua pendaki muda, Reski (20) dan Muslimin (18), nyaris menjadi korban dalam insiden jatuh dan meledaknya sebuah pesawat di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Minggu (18/1/2026).

Keduanya yang saat itu tengah menikmati pemandangan dari ketinggian gunung, awalnya mendengar suara pesawat melintas seperti biasa. Namun, suara tersebut terdengar semakin keras dan mendekat secara tidak wajar.

“Awalnya kami kira pesawat hanya melintas rendah, tapi suaranya makin dekat,” ujar Reski saat menceritakan peristiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak lama kemudian, pesawat terlihat melintas tepat di atas mereka dengan jarak yang sangat dekat. Menurut kedua saksi, badan pesawat tampak seperti mengikis lereng gunung sebelum akhirnya meledak dan menyemburkan api disertai asap hitam pekat.

Baca Juga:  Ketua Umum Asosiasi pedagang kaki lima Indonesia Apresiasi Organisasi APKLI, Paskas Bone Join dan Gapensi Bagikan Ribuan Nasi Kotak Bagi Pengendara

Jarak ledakan dari posisi mereka diperkirakan hanya sekitar 100 meter. Keduanya mengaku tidak sempat merekam kejadian tersebut lantaran kaget dan panik menyelamatkan diri.

“Ledakannya keras sekali. Kami langsung lari karena takut ada ledakan susulan,” kata Muslimin.

Usai ledakan, Reski dan Muslimin kembali ke lokasi dan menemukan sejumlah serpihan badan pesawat yang berserakan di lereng gunung. Pada beberapa bagian serpihan terlihat jelas logo Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Belakangan diketahui, pesawat tersebut adalah ATR 42-500 dengan nomor registrasi PK-THT milik Indonesia Air Transport (IAT). Pesawat itu disewa untuk mendukung operasi Tim Air Surveillance Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP).

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan  dikabarkan telah menuju lokasi jatuhnya pesawat  ATR 42-500  untuk melakukan penyelamatan  dan evakuasi.

(Red)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkenalan Perdana, Kanit Reskrim Tamalate Susun Strategi Perkuat Penegakan Hukum
Polisi Tangani Warga Meninggal Mendadak Saat Berjualan Ubi Kayu di Biringkanaya
Personil Samapta Polrestabes Makassar Asah Kemampuan dengan Latihan Rutin
Polda Sulsel Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Perkuat Keteladanan dalam Pengabdian
Cegah Perang Kelompok, Kapolsek Tallo Ajak Warga Tidak Mudah Terprovokasi Hoaks
Cegah Perselisihan Meluas, Bhabinkamtibmas Rappocini Mediasi Warga Banta-bantaeng
Pesta Rakyat Minasa Upa Semarak, Kapolsek Rappocini Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Kamtibmas
Skill Challenge Pemadam Karhutla Polda Sulsel, Kapolda Dorong Personel Siap Hadapi Situasi Darurat
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 08:12 WITA

Perkenalan Perdana, Kanit Reskrim Tamalate Susun Strategi Perkuat Penegakan Hukum

Rabu, 2 September 2026 - 08:05 WITA

Polisi Tangani Warga Meninggal Mendadak Saat Berjualan Ubi Kayu di Biringkanaya

Rabu, 2 September 2026 - 07:52 WITA

Personil Samapta Polrestabes Makassar Asah Kemampuan dengan Latihan Rutin

Rabu, 2 September 2026 - 06:12 WITA

Polda Sulsel Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Perkuat Keteladanan dalam Pengabdian

Rabu, 2 September 2026 - 02:02 WITA

Cegah Perang Kelompok, Kapolsek Tallo Ajak Warga Tidak Mudah Terprovokasi Hoaks

Berita Terbaru