Sosok Hery Sumiharto, Seorang Birokrat yang disenangi, ramah dan Berdedikasi

- Penulis

Minggu, 26 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensa-Rakyat.Com – Sebelumnya , mungkin banyak yang tak mengenal sosok pejabat Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, H.Hery Sumiharto.SE., M,.Ed. Namun sejak ia kembali betugas pada Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, banyak orang yang mencari tahu tentang Hery Sumiharto. Pria kelahiran Ujung Pandang, 29 Agustus 1968. Kini berusia 53 Tahun, ia dikenal sebagai sosok yang sederhana dan religius, ia dinilai sebagai seorang yang ramah dan baik di lingkungan ASN Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, ia pun tak segan menyapa petugas Satpol PP, juga selalu siap memberikan pelayanan terbaik kepada ormas, LSM , terlebih lagi kepada media yang bertandang ke ruangannya.

Hery Sumiharto.SE.M.,Ed menyelesaikan pendidikannya di SD.Pembangunan.III Sudirman Makassar Tahun 1982. SMPN 2 Ujung Pandang Tahun 1985. SMAN 3 Ujung Pandang Tahun 1988. Kampus UMI Ujung Pandang 1994. Curtin University of Technology di perth, Australia 1997. Hery memulai karirnya pada Golongan IIa . hingga kini pangkat/ Gol.Ruang : Pembina TK.IV/b.

Hery dengan berbagai tugas pernah diamanahi tiga jabatan eselon III, masing-masing Kasubag Keuangan Dinas pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan di Tahun 2010. Tahun 2012 Sebagai Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pengendalian mutu dan pemeliharaan pada Dinas Pemuda Olahraga Prov. Sulawesi Selatan. Tahun 2013 Sebagai Kepala Bidang Keolahragaan pada Dinas Pemuda Dan Olahraga Prov. Sulawesi Selatan.Tahun 2018 eselon III a menjabat sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial pada Dinas Sosial Prov. Sulawesi Selatan.Tahun 2019 menjabat sebagai Ka. Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan pada Dinas pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. Diawal Januari 2020 Hery Sumiharto menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan hingga saat ini. Namun prioritas utama Hery adalah “menjadi pelayan yang baik serta berinteraksi terhadap atasan untuk memenuhi seluruh kewajiban”, ia mengatur jadwal sebaik mungkin dengan atasan, dalam sehari setidaknya tiada hari tanpa agenda baik di Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, maupun pada instansi pemerintah atau stakeholder lainnya ia jalankan. Hery sangat berharap, bisa menjalankan tugasnya dengan optimal, dan bekerja sesuai tupoksi yang telah diatur oleh pemerintah pusat maupun daerah, namun kita sadari bahwa begitu banyak tantangan yang cukup besar di depan mata, mengingat kedepannya kita dituntut suatu kebijakan , Merdeka belajar namun semua akan berjalan dengan baik.

Masih banyak sebenarnya yang perlu diuraikan mengenai berbagai penghargaan yang telah dicapai dalam mengembang Amanah di Birokrasi, diantaranya adalah Prestasi yang telah diukir di lingkup Dinas pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.

Prestasi yang telah di ukir pada Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan antaralain pernah menjabat sebagai Bendahara Project Bank Dunia selama 6 tahun sebelum menjadi Kasubag Keuangan, dan berhasil mengantar SuSel sebagai tuan rumah LkS SMK Tingkat Nasional tahun 2008 dan menempatkan SulSel sebagai juara 3 Nasional, ketika di Dispora sempat melahirkan atlet- atlet yang sekarang berprestasi di tingkat nasional melalui pembinaan atlet PPLP SulSel, inilah tangan dingin yang dimiliki oleh seorang Hery Sumiharto di dalam Birokrasi, tetapi kami tidak ingin terlalu berlebihan menyebutkan satu persatu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menciptakan Lapangan Kerja Seharusnya Jadi Panggung, Bukan Dijadikan Pesta: Saat Niat Baik Dibajak Kepentingan
Korban Baru, Peringatan Lama: Lingkaran Wisata Berbahaya Tanpa SOP yang Terulang
Ketika Empati Kalah Cepat dari Viral
Belajar dari filosofi Cermin yang Menjadi Pedoman tentang Kejujuran
Ketika Norma Kehilangan Ruh, Maka Aturan Hanyalah Topeng
Runtuhnya Moral dalam Institusi Mengancam Integritas dan Kepercayaan Publik
Waktu Adalah Hakim yang Paling Adil: Tak Pernah Berbicara, Namun Selalu Benar dalam Setiap Keputusannya
Ketika Hukum Tak Bertanduk, Keadilan Ikut Terseret
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:13 WITA

Menciptakan Lapangan Kerja Seharusnya Jadi Panggung, Bukan Dijadikan Pesta: Saat Niat Baik Dibajak Kepentingan

Senin, 8 Juni 2026 - 12:03 WITA

Korban Baru, Peringatan Lama: Lingkaran Wisata Berbahaya Tanpa SOP yang Terulang

Senin, 8 Juni 2026 - 05:51 WITA

Ketika Empati Kalah Cepat dari Viral

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:06 WITA

Belajar dari filosofi Cermin yang Menjadi Pedoman tentang Kejujuran

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:01 WITA

Ketika Norma Kehilangan Ruh, Maka Aturan Hanyalah Topeng

Berita Terbaru