Tarung Bebas di Kalangan Remaja Makassar: Kalangan Akademisi Apresiasi Langkah yang Diambil Polda Sulsel

- Penulis

Minggu, 8 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSA-RAKYAT.COM | Pasca beredarnya video tarung bebas di sosial media yang dilakukan sekelompok remaja di Makassar di Jl. Ince Nurdin beberapa hari lalu sangat mengagetkan publik, karena peristiwa tersebut tidak hanya berdampak terhadap terusiknya kamtibmas juga karena saat ini pemerintah kota Makassar tengah menerapkan PPKM Level 5 dengan tujuan untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19 di tengah masyarakat.

Diantara hal yang menjadi harapan pemerintah kota Makassar dari diberlakukannya PPKM adalah agar masyarakat turut terlibat aktif dalam mendukung apa yang telah menjadi kebijakan pemerintah kota, dengan cara disiplin mematuhi protokol kesehatan, diantaranya mengurangi mobilitas dan kerumunan.

Peristiwa tarung bebas tersebut disebabkan oleh banyak faktor diantaranya kurangnya perhatian orangtua di rumah dan kurang bijaknya generasi muda dalam menerima dan memanfaatkan perkembangan media informasi yang saat ini sangat terbuka luas terutama sosial media. Sehingga berujung terhadap lahirnya berbagai tindak kejahatan dan gangguan kamtibmas seperti peristiwa tarung bebas, Narkoba dan lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keterbukaan informasi di era saat ini bagaikan pisau bermata dua, artinya di satu sisi dapat berdampak positif dan juga berdampak negatif, sangat tergantung bagaimana seseorang dalam memanfaatkan.

Hilangnya rasa solidaritas terhadap orang di sekitarnya, keakraban di dalam keluarga kian pudar diakibatkan karena mayoritas generasi muda kita lebih familiar memainkan handphone android dibandingnkan dengan menjalin komunikasi dengan orang di sekelilingnya. Hal ini adalah salah satu indikator dampak buruk dari keterbukaan media informasi yang disikapi kurang bijak oleh sebagian generasi muda kita.

Selain apa yang disebutkan di atas yang termasuk dampak buruk dari keterbukaan media informasi, dimana berbagai tindak kejahatan semua dapat diakses di sosial media, youtube, instagram dan lain sebagainya, sehingga bagi mereka yang tidak memiliki filter dalam menyaring berbagai informasi yang ada akan dapat menjadi pintu masuk untuk mengikuti apa yang disajikan di sosial media, seperti peristiwa tarung bebas tersebut.

Baca Juga:  Ngopi Kamtibmas Polrestabes Makassar Dorong Sinergi Polisi dan Warga Wujudkan Keamanan di Tamalanrea

Peristiwa tarung bebas tersebut tentu telah bertentangan dengan prinsip akhlak yang diajarkan di dalam agama, karena akhlak seharusnya menjadi prioritas kita sebagai bangsa khususnya kalangan generasi muda. Dalam kaitannya dengan hal ini Imam As Syauqi pernah berkata;  *_Sesungguhnya kejayaan suatu bangsa terletak pada akhlaknya, jika mereka telah kehilangan akhlak, maka hancurlah bangsa tersebut_.*

Dalam merespon berdarnya video tarung tersebut, jajaran Polda Sulsel segera bergerak untuk menyelidiki kebenaran peristiwa itu. Menurut Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan, diantara alasan jajarannya segera bergerak agar tidak semakin menambah keresahan di tengah masyarakat kota Makassar, Sulawesi Selatan apa lagi saat ini masih dalam kondisi pandemi, sehingga sekecil apa pun potensi yang dapat mengganggu kamtibmas harus segera direspon dengan baik oleh pihak keamanan khususnya.

Setelah dilakukan penyelidikan oleh jajaran Polda Sulsel hingga saat ini pihak keamanan berhasil menangkap 8 orang yang terlibat dalam ajang tarung bebas.

Apa yang dilakukan oleh jajaran Polda Sulsel sudah sangat tepat sehingga perlu diapresiasi oleh masyarakat, karena dengan ditangkapnya para pelaku tarung bebas tersebut, tentu masyarakat akan semakin tenang sembari berharap agar peristiwa serupa ke depan tidak terulang lagi terjadi, baik di kota Makassar maupun di daerah lainnya di Indonesia.

Oleh: Dr. H. Abdul Wahid, MA
(Muballigh dan Akademisi Makassar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Sulsel Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung BPKB Prototype Ditlantas Polda Sulsel, Wujudkan Layanan Modern dan Transparan
Polres Jeneponto Bagikan Air Bersih untuk Warga, Peringati Hari Bhayangkara ke-80
Sampah Organik di SDI Maccini Sombala Diolah Menjadi Pupuk Kompos Bernilai Ekonomi
Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif, Polsek Rappocini Respons Cepat Laporan Warga
80 Pasang Peserta Adu Strategi di Turnamen Domino HUT Bhayangkara Ke-80 Polsek Manggala
Belajar Ketahanan Pangan dari Kasepuhan Gelar Alam bersama Mahasiswa Pascasarjana IPB University
Kapolsek Tamalanrea Hadiri Muharram Expo 1448 H, Ribuan Warga Ikuti Kirab Tahun Baru Islam dengan Aman dan Tertib
Polrestabes Makassar Tingkatkan Patroli Rutin, Cegah Geng Motor, Begal, dan Perang Kelompok
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:04 WITA

Kapolda Sulsel Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung BPKB Prototype Ditlantas Polda Sulsel, Wujudkan Layanan Modern dan Transparan

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:23 WITA

Polres Jeneponto Bagikan Air Bersih untuk Warga, Peringati Hari Bhayangkara ke-80

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:45 WITA

Sampah Organik di SDI Maccini Sombala Diolah Menjadi Pupuk Kompos Bernilai Ekonomi

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:46 WITA

Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif, Polsek Rappocini Respons Cepat Laporan Warga

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:24 WITA

80 Pasang Peserta Adu Strategi di Turnamen Domino HUT Bhayangkara Ke-80 Polsek Manggala

Berita Terbaru