Hutan Jompi Memprihatinkan, KTH Sangia Lestari Canangkan Aksi Penghijauan

- Penulis

Jumat, 3 April 2026 - 05:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket : Harudin Hayat, Ketua KTH Sangia Lestari

Ket : Harudin Hayat, Ketua KTH Sangia Lestari

MUNA, Lensa-rakyat.com

DIBAWAH BAYANG-BAYANG KRISIS HUTAN LINDUNG JOMPI

Kawasan Hutan Jompi di Muna, Sulawesi Tenggara merupakan Kawasan HL yang memiliki luas ±1.927 ha atau 4,2% dari luas Kawasan HL. Saat ini dalam kondisi kritis dengan sekitar 56,1% kawasan hutan lindung mengalami kerusakan, terutama pada ekosistem hutan jati. Kerusakan ini menyebabkan penurunan drastis debit mata air Jompi dari 300 liter/detik (1980-an) menjadi 120 liter/detik (2017), disertai sedimentasi akibat banjir kiriman. Kondisi ini jika dibiarkan, tidak menutup kemungkinan di tahun 2045 sumber air dari mata air Jompi akan hilang, bahkan akan terjadi kerusakan ekosistern serta ancaman hilangnya sumber kehidupan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Isu Peningkatan Status Kawasan Hutan Lindung (HL) yang sebelumnya menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi menjadi Kawasan Hutan Konservasi (HK) dalam skema Taman Wisata Alam (TWA) menjadi kewenangan Pemerintah Pusat oleh Anggota Dewan Komisi IV (Jailani,M,Si) dipandang baik dan solutif oleh banyak pihak terutama oleh salah satu pegiat lingkungan (Hasrudin Hayat, S.Hut).

Ketua KTH Sangia Lestari  memandang bahwa perlu aksi nyata dalam menangani Krisis air di Hutan Lindung Jompi dengan penanaman pohon/penghijauan berbasis Masyarakat.

“Tidak ada alasan lagi Generasi Muda saat ini untuk tidak peduli lingkungan dan oleh sebab itu kami sebagai genarasi muda yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) mencanangkan untuk melakukan kegiatan penanaman 2.000 pohon di wilayah sekitar Hutan Jompi”

Aksi ini akan rencananya akan melibatkan multipihak dan stakeholder di Tingkat daerah, provinsi dan bahkan pusat. Selain itu, keterlibatan Masyarakat sekitar hutan menjadi penting untuk memberikan edukasi, pemahaman bahkan memberi nilai ekonomi berkelanjutan dari hasil Jasa Lingkungan Hutan Jompi.

Roy

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenaker: Kompetensi SDM Kunci Utama Hadapi Digitalisasi Global
Tim Trisula dan Polsek Panakkukang Bubarkan Tawuran Geng Motor, 22 Motor Diamankan
Bentrok Kelompok Geng Motor di Rappocini Makassar, Polisi Amankan Panah Busur dan Magazen Air Softgun
Tawuran Diduga Geng Motor di Panakkukang Makassar, Polisi Amankan 7 Orang
Patroli Siaga Kamtibmas, Polsek Tallo Intensifkan Pemantauan Wilayah Rawan Gangguan Keamanan
Kapolrestabes Makassar Ingatkan Bahaya Judi Online Saat Ngopi Kamtibmas
Kemnaker Komitmen Ciptakan Lapangan Kerja Inklusif bagi Mantan Warga Binaan
Safari Subuh Kapolrestabes Makassar Bersama Ustad Das’ad Latif
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:45 WIB

Wamenaker: Kompetensi SDM Kunci Utama Hadapi Digitalisasi Global

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:36 WIB

Tim Trisula dan Polsek Panakkukang Bubarkan Tawuran Geng Motor, 22 Motor Diamankan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:26 WIB

Bentrok Kelompok Geng Motor di Rappocini Makassar, Polisi Amankan Panah Busur dan Magazen Air Softgun

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:13 WIB

Tawuran Diduga Geng Motor di Panakkukang Makassar, Polisi Amankan 7 Orang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:31 WIB

Patroli Siaga Kamtibmas, Polsek Tallo Intensifkan Pemantauan Wilayah Rawan Gangguan Keamanan

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights