Mahasiswi IAIN Bone Imbau Anak Muda Tak Mudah Terpengaruh Ocehan Netizen

- Penulis

Senin, 5 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, Lensa-Rakyat.com – Anak muda zaman sekarang banyak yang mudah terpengaruh dari perkataan orang lain, padahal hal itu tidak mesti diikuti. Pendapat itu disampaikan oleh Jumriani Mahasiswi IAIN Bone.

Ia menekankan kepada generasi milenial dalam menghadapi era digital 4.0 agar tetap menjadi diri sendiri dan selalu mengikuti suara hati, daripada mendengar komentar orang lain atau warganet.

“Jadi, tips untuk anak muda, khususnya di era digital 4.0 ini, pertama kalian harus mengenal diri sendiri, karena zaman sekarang ada banyak peluang dan kesempatan. Kalian enggak tahu apa yang disuka dan apa yang bisa dilakukan,” kata Jumriani, Calon Sarjana Hukum IAIN Bone.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Zaman sekarang mudah banget terpengaruh sama perkataan orang lain. Mereka akan lebih mendengarkan komentar netizen daripada suara hati sendiri. Padahal kita harus lebih memikirkan tentang diri kita, apa yang kita mau, apa yang kalian bisa, dan jangan peduli apa kata orang lain, lalukan apa yang terbaik untuk kalian dan wujudkan mimpi itu,” pintanya.

Baca Juga:  Korban Baru, Peringatan Lama: Lingkaran Wisata Berbahaya Tanpa SOP yang Terulang

Selain itu, Jumriani memberikan beberapa motivasi yang bisa membangkitkan semangat generasi muda.

“Untuk memaksimalkan waktu yang kita punya, maka ada dua hal penting yang harus kita lakukan. Yang pertama adalah partisipasi dan yang kedua energi,” katanya.

Menurut Jumriani seorang mahasiswi IAIN, partisipasi penting karena ia percaya berapa banyak yang didapatkan tergantung berapa banyak yang kita dapat berikan dan energi itu penting karena dia percaya antara energi dan rezeki itu sangat dekat.

“Energi itu sangat dekat dengan rezeki maka dari itu jika energi kita besar maka rezeki kita juga besar,” ucapnya mengakhiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menciptakan Lapangan Kerja Seharusnya Jadi Panggung, Bukan Dijadikan Pesta: Saat Niat Baik Dibajak Kepentingan
Korban Baru, Peringatan Lama: Lingkaran Wisata Berbahaya Tanpa SOP yang Terulang
Ketika Empati Kalah Cepat dari Viral
Belajar dari filosofi Cermin yang Menjadi Pedoman tentang Kejujuran
Ketika Norma Kehilangan Ruh, Maka Aturan Hanyalah Topeng
Runtuhnya Moral dalam Institusi Mengancam Integritas dan Kepercayaan Publik
Waktu Adalah Hakim yang Paling Adil: Tak Pernah Berbicara, Namun Selalu Benar dalam Setiap Keputusannya
Ketika Hukum Tak Bertanduk, Keadilan Ikut Terseret
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:13 WITA

Menciptakan Lapangan Kerja Seharusnya Jadi Panggung, Bukan Dijadikan Pesta: Saat Niat Baik Dibajak Kepentingan

Senin, 8 Juni 2026 - 12:03 WITA

Korban Baru, Peringatan Lama: Lingkaran Wisata Berbahaya Tanpa SOP yang Terulang

Senin, 8 Juni 2026 - 05:51 WITA

Ketika Empati Kalah Cepat dari Viral

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:06 WITA

Belajar dari filosofi Cermin yang Menjadi Pedoman tentang Kejujuran

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:01 WITA

Ketika Norma Kehilangan Ruh, Maka Aturan Hanyalah Topeng

Berita Terbaru