Mengenal Budaya Kearifan Lokal, SD 2 Majene Kunjungan Belajar di Museum

- Penulis

Jumat, 7 April 2023 - 15:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSA-RAKYAT.COM, MAJENE | Untuk menambah pengetahuan siswa khususnya dalam budaya dan kearifan lokal suku Mandar agar siswa dapat mengetahui sejarah penting. Olehnya itu pihak Sekolah Dasar (SD) 2 Majene ajak siswanya mengunjungi Museum Mandar yang terletak di Kelurahan Pangali Ali, Kecamatan Banggae.

Mereka siswa yang berkunjung ini dipandu langsung pihak Museum sembari menceritakan budaya kearifan lokal suku Mandar Mejene yang merupakan sebuah sejarah yang harus diketahui siswa sebagai pelajaran dalam kunjungan belajar SD 2 ini.

Pemandu Museum Mandar Majene, Sutiawan mengatakan, kunjungan siswa di museum Mandar Majene tentunya mereka diperkenalkan budaya kearifan lokal Mandar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Nah dalam kunjungan mereka pelajar SD 2 dan pelajar lainnya ke museum Mandar Majene. Kami selaku pemandu rombongan, memperkenalkan siswa tentang budaya dan kearifan lokal Mandar. Dengan diperkenalkan budaya mereka tentunya dengan di usia dini mereka cepat menyadap sehingga setelah mereka tahu tentunya sudah mengenal budaya kearifan lokal Mandar Majene. Nah kunjungan belajar seperti ini patut diapresiasi sebab jangan sampai pelajar kita lebih mengenal budaya asing daripada budaya sendiri, seiring dengan perkembangan zaman,” kata Sutiawan belum lama ini.

Baca Juga:  Dalam Rapat Koordinasi Pengawas Terungkap Kekurangan Pengawas.

Perlu diketahui kata Suriawan bahwa Museum Mandar Majene sebelumnya adalah Rumah Sakit Zaman Belanda.

“Jadi Museum ini bekas Rumah Sakit pada zaman Belanda dan ini Museum satu satunya di Mandar Majene Sulawesi Barat yang didirikan pada 2 Agustus 1984. Hal inilah histori merupakan bukti sejarah di Kabupaten Majene Sulawesi Barat sebagai kota tua pada pemerintah Afdeling Mandar di zaman pemerintahan Hindia Belanda. Kami berharap agar siswa yang berkunjung tidak akan melupakan sejarah budaya kearifan suku Mandar Majene,” tandasnya.

(Serman)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL 2 MEI 2026
Perpustakaan Ramah Anak di SD Inpres Ujung Pandang Baru 1 Diresmikan, Dorong Budaya Baca dari Rumah ke Sekolah
Rakerwil LLDIKTI Wilayah IX Bahas Transformasi Pendidikan Tinggi Menuju Daya Saing Global
Pohon Besar Tumbang di SD Daya 1 Diterjang Angin Kencang, Orang Tua Siswa Sebelumnya Sudah Peringatkan Pihak Sekolah
Orang Tua Siswa Keluhkan Pekarangan SD Negeri Daya 1 Dipenuhi Sampah
Benchmarking Prodi Sosiologi Universitas Sawerigading ke Universitas Halu Oleo Perkuat Sinergi Akademik dan Pengelolaan Jurnal Ilmiah di Kawasan Timur Indonesia
Inovasi SELEBES 2025: SMPN 5 Makassar Wujudkan Sekolah Sehat Bebas Sampah
SMPN 5 Makassar Peringati Hari Literasi Internasional dan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 03:14 WITA

PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL 2 MEI 2026

Kamis, 30 April 2026 - 04:43 WITA

Perpustakaan Ramah Anak di SD Inpres Ujung Pandang Baru 1 Diresmikan, Dorong Budaya Baca dari Rumah ke Sekolah

Kamis, 9 April 2026 - 11:21 WITA

Rakerwil LLDIKTI Wilayah IX Bahas Transformasi Pendidikan Tinggi Menuju Daya Saing Global

Senin, 12 Januari 2026 - 01:28 WITA

Pohon Besar Tumbang di SD Daya 1 Diterjang Angin Kencang, Orang Tua Siswa Sebelumnya Sudah Peringatkan Pihak Sekolah

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:41 WITA

Orang Tua Siswa Keluhkan Pekarangan SD Negeri Daya 1 Dipenuhi Sampah

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights