Parah..! “Himbauan Gubernur Sulsel Terkait Transparansi Penggunaan Anggaran Diduga Tidak Berlaku di Disdik Sulsel ;

- Penulis

Senin, 4 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar – Lensa-Rakyat.Com – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman di setiap pertemuan dengan para kepala OPD (organisasi perangkat daerah, red) yang selalu menghimbau agar pengelolaan dana dan kegiatan wajib menganut manajemen transparansi.

Ternyata Himbauan Andi Sudirman Sulaiman ini diduga tidak berlaku di Disdik Sulsel yang saat ini dinakhodai Setiawan Aswad sebagai Kepala Dinas Pendidikan Sulsel. Buktinya, beberapa awak media dan LSM telah berupaya menghubungi kepala bidang yang menangani bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan di Disdik Sulsel memilih bungkam dan enggan berkomentar serta tidak mau memberikan data sekolah penerima DAK di Sulsel Tahun 2022.

Hal ini membuktikan apa yang selama ini yang didengung-dengungkan dan dihimbaukan oleh Gubernur Sulsel agar seluruh kepala OPD dan pejabat di lingkup Pemprov Sulsel untuk wajib transparan dalam pengelolaan anggaran kegiatan hanya menjadi ‘isapan jempol’ belaka bagi pejabat di Disdik Sulsel.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melihat gelagat ini, Ketua LSM Lemkira Sulsel Rizal Noma, yang diminta komentarnya terkait susahnya mendapatkan data sekolah penerima DAK pendidikan di Disdik Sulsel ini, mengatakan bahwa ada indikasi dan sangat kuat dugaan kalau pengelola DAK di Disdik Sulsel main ‘kongkalikong’ dengan pihak yang akan mengerjakan pembangunan di sekolah yang menggunakan DAK pendidikan ini.

“DAK Pendidikan di Sulsel tahun ini sangat fantastis jumlahnya yaitu Rp 189 Miliar. Khusus untuk DAK Bidang SMA senilai Rp 69 Miliar, dan DAK Bidang SMK senilai Rp 120 Miliar sehingga totalnya senilai Rp 189 Miliar, belum lagi DAK untuk SLB yang sampai saat ini belum diketahui persis berapa jumlahnya,” ungkap Rizal Noma.

Menurut Rizal Noma, sebenarnya pihaknya sudah melakukan konfirmasi kepada Kadisdik Sulsel Setiawan Aswad, pada Minggu 3 Juli 2022, terkait dengan adanya dugaan ‘kongkalikong’ dan tidak transparannya pengelolaan DAK bidang pendidikan ini.

Baca Juga:  Koramil 1426-04/Galesong Gandeng Warga Bersihkan Dusun Paj'jangengan, Perkuat Semangat Gotong Royong

Hasil konfirmasinya, Kadisdik Sulsel Setiawan Aswad menepis dugaan itu. Katanya, setahu dirinya pengelolaan dan pengerjaan DAK Pendidikan di Lingkup Disdik Sulsel dilakukan sesuai dengan mekanisme pengadaan barang dan jasa melalui tender eKatalog dan swakelola sehingga sangat sulit dilaksanakan dan diadakan atau dikerjakan oleh satu orang.

“Untuk lebih jelasnya, nanti saya coba tanyakan masalah DAK ini ke kepala bidang teknis masing-masing yang menangani persekolahan,” tutur mantan Fungsional Widyaswara BPSDM Sulsel ini.

Terkait DAK pendidikan tahun ini, juga terungkap untuk swakelola dilaksanakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang telah memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan masalah penentuan KSM dilakukan oleh tim penilai teknis dalam hal ini Disdik Sulsel dan lembaga lainnya.

Rizal Noma juga mengaku, sudah pernah menghubungi beberapa kali via selulernya salah satu kepala bidang terkait pengelolaan DAK di Disdik Sulsel. Dia adalah Kepala Bidang Pembinaan SMA, Asqar, SE, namun tidak ada jawaban meskipun selulernya aktif dan pesan Whattshapnya terbaca namun enggan memberi jawaban dan tidak mengangkat telepon selulernya meskipun berkali-kali dihubungi.

“Kami juga sudah menghubungi beberapa Kepsek penerima DAK tahun ini dan mereka belum ada informasi kapan pembangunan akan dimulai. Dan mengenai pelaksanaannya itu, katanya mungkin yang tahu persis KSM yang ditunjuk sebagai pelaksana. Mereka juga menyampaikan kalau saat ini sementara tahap verifikasi dan sekadar info kalau sekolah itu hanya sebagai penerima bantuan dan yang menentukan KSM adalah Disdik Sulsel,” jelas Rizal Noma menceritakan hasil penelusurannya. (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD MUNA BARAT MENGUCAPKAN DIRGAHAYU MUNA BARAT KE- 12 TAHUN
Dua Pemuda Diduga Anggota Geng Motor Diamankan Polisi Usai Diamuk Warga di Tinumbu Makassar
Pengembalian Batas Tanah Eks Kodam di Makassar Berlangsung Kondusif, Sempat Diwarnai Aksi Perlawanan Warga
Polsek Mariso Libatkan Orang Tua Cegah Kenakalan Remaja Usai Amankan Tujuh Remaja Roling Bawa Busur Panah
Camat dan Danramil Hadiri Nobar di Polsek Tallo, Sinergi Aparat untuk Keamanan Warga
Kapolrestabes Makassar Serap Aspirasi Warga di Kelurahan Pai dalam Ngopi Kamtibmas
Personel Samapta Polres Jeneponto Sambangi Pedagang Pasar Karisa, Ajak Wujudkan Kamtibmas Kondusif
Kapolda Sulsel Buka Pendidikan Bintara Polri Gelombang II TA 2026, Cetak Generasi Bhayangkara Berintegritas dan Profesional*
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:19 WITA

RSUD MUNA BARAT MENGUCAPKAN DIRGAHAYU MUNA BARAT KE- 12 TAHUN

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:12 WITA

Dua Pemuda Diduga Anggota Geng Motor Diamankan Polisi Usai Diamuk Warga di Tinumbu Makassar

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:58 WITA

Pengembalian Batas Tanah Eks Kodam di Makassar Berlangsung Kondusif, Sempat Diwarnai Aksi Perlawanan Warga

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:49 WITA

Polsek Mariso Libatkan Orang Tua Cegah Kenakalan Remaja Usai Amankan Tujuh Remaja Roling Bawa Busur Panah

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:51 WITA

Camat dan Danramil Hadiri Nobar di Polsek Tallo, Sinergi Aparat untuk Keamanan Warga

Berita Terbaru