Penggunaan Dana Bos SMA 18 Makassar Diduga Tidak Transparan, Kepsek Kabur Saat Mau Diwawancara

- Penulis

Sabtu, 2 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSA-RAKYAT.COM, MAKASSAR | Penggunaan Dana Bos diakhir tahun 2023 SMAN 18 Makassar disebut-sebut tidak dilakukan secara transparan. Tak hanya itu tim pemeriksa juga dinilai kurang profesional.

Hal itu disampaikan Ketua LSM Intai, Syarifuddin mengatakan, diketahui jumlah siswa sekolah tersebut mencapai 989 siswa, per siswa itu anggaranya Rp 1,5 juta pertahun.

“Jika dikalikan jumlah siswa dengan anggaran mencapai Rp 1,48 miliar, dengan dua kali pencarian pertahun. Inilah yang dikelola oleh kepala sekolah bersama dengan Bendahara,” kata Syarifuddin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan itulah, kata Syarifuddin, hal inilah dirinya meminta kepada pihak Inspektorat dan BPK sejatinya betul betul profesional dalam pemeriksaan di seluruh tingkatan SMA dan SMK se Sulawesi Selatan.

Kepala Sekolah SMAN 18 MAKASSAR, Subhan yang hendak dikonfirmasi mengenai hal itu enggang memberikan tanggapan.

Baca Juga:  Anggota DPRD Sultra Periode 2024-2029 Resmi Dilantik, Ini Harapan Pemuda Mubar

Saat ke Kantor Dinas Pendidikan provinsi Sulawesi Selatan, media ini mencoba melakukan wawancara, Subhan pun memberikan isyarat untuk menunggu.

Namun secara tiba-tiba, Subhan langsung naik ke mobil warna hitam Nomor Plat Polisi 1213 dan meninggalkan wartawan yang sejak dari tadi menunggu.

Padahal diketahui undang-undang keterbukaan informasi publik (1) setiap informasi publik bersifat terbuka dan dapat diakses oleh setiap pengguna informasi publik (2) informasi Publik yang dikecualikan bersifat Keta dan terbatas.

Ketua LSM Intai Syarifuddin pun turut memberikan komentar, ia menilai Kepsek SMA 18 Subhan, itu kurang faham fungsi undang-undang, juga tidak banyak membaca fenomena yang saat ini yang menjadi salah satu atens i. PJ Gubernur.

Dalam penekanannya, setiap pejabat itu harus rajin turun ke bawah, artinya ke masyarakat untuk mengetahui langsung keadaan yang terjadi.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Makassar Jadi Tuan Rumah Olymrun 2026, Targetkan 5.000 Pelari di Anjungan Pantai Losari
Closing Ceremony Tournament E-Sport Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026, Kapolda Sulsel Serahkan Piala Bergilir
Personel Satlantas Polres Jeneponto Beri Pelayanan Prima di Akhir Pekan
Opening Tournament E-Sport Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026, Polda Sulsel Catat Rekor Peserta Terbanyak di Indonesia
Babinsa Sinjai Barat Dampingi Panen Cabai Petani, Dorong Produktivitas Lahan dan Ketahanan Pangan
Nasyiatul Aisyiyah Sultra dan Pusaka Digital Beri Edukasi Pemanfatan AI Kepada Guru dan Mahasiswa PPG
Resmob Polsek Rappocini bersama Resmob Polda Sulsel Ungkap Kasus Curas, Pria Bersenjata Badik Ditangkap
Kapolrestabes Makassar Bersama Anak Panti Panjatkan Doa untuk Keamanan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:28 WITA

Makassar Jadi Tuan Rumah Olymrun 2026, Targetkan 5.000 Pelari di Anjungan Pantai Losari

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:54 WITA

Closing Ceremony Tournament E-Sport Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026, Kapolda Sulsel Serahkan Piala Bergilir

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:12 WITA

Personel Satlantas Polres Jeneponto Beri Pelayanan Prima di Akhir Pekan

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:43 WITA

Opening Tournament E-Sport Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026, Polda Sulsel Catat Rekor Peserta Terbanyak di Indonesia

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:53 WITA

Babinsa Sinjai Barat Dampingi Panen Cabai Petani, Dorong Produktivitas Lahan dan Ketahanan Pangan

Berita Terbaru