Polrestabes Makassar Menetapkan FA Sebagai Tersangka KDRT

- Penulis

Jumat, 25 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensa-Rakyat.Com, Makassar – Mengusut tuntas kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Polrestabes Makassar menetapkan FA (44) sebagai tersangka. Hal tersebut diungkap oleh Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana, SH, SIK, MH didampingi oleh Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto, SIK, MH saat konferensi pers di Mako Polrestabes Makassar, Kamis (24/2/2022) sore.

“Pada 14 Mei 2021tersangka FA diduga melakukan kekerasan fisik kepada korban SC istri sahnya dengan menggunakan tangan/meninju sebanyak lima kali,” ungkap Kabid Humas.

Selain melakukan pemukulan kepada istrinya, FA juga melakukan pemukulan kepada anak kandungnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tersangka diduga kembali melakukan kekerasan fisik terhadap anak kandungnya pada Januari 2022 dengan menggunakan benda plastik mainan anak-anak, tersangka memukul anak kandungnya karena emosi anaknya tidak berhenti menangis akibat dicubit oleh kakaknya” ucap Kombes Pol Komang.

Namun baru dilaporkan pada tanggal 27 Januari 2022 berdasarkan laporan polisi nomor : LP/23/I/2022.

Baca Juga:  Road Show KKT-PTI Komando Kawasan Terpaut Pemuda Tani Indonesia

Lanjut Kabid Humas mengungkapkan motif FA melakukan penganiayaan karena emosi terhada SC yang tidak mau saat diajak makan bersama oleh FA dan penganiayaan kepada anaknya yang tidak berhenti menagis akibat dicubit kakaknya.

Atas perbuatannya FA disangkakan dengan pasal 44 undang-undang no.23 tahun 2004 tentang PKDRT dengan ancaman 5 tahun atau denda 15 juta rupiah.

Di tempat yang sama Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto, SIK, MH menjelaskan istilah terkatung-katung dalam penanganan kasus tersebut itu tidak ada.

“Istilah terkatung-katung itu tidak ada namun karena situasi pandemi yang bersangkutan terkonfirmasi terkena virus covid 19,” ucap Kapolrestabes Makassar.

Adanya isu penyidikan terkendala dikarenakan tersangka memiliki ada orang dalam di mabes polri ditepis oleh Kapolrestabes Makassar.

“Lambatnya proses kasus ini karena tersangka terpapar covid 19,” jelas Kombes Pol Budhi Haryanto. ( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKL Pasar Kalimbu Unjuk Rasa di DPRD Makassar, Tolak Relokasi ke Terminal Malengkeri
10 Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran di Wala-Walaya
Taufik Hidayat Ditangkap, Polisi Ungkap Kasus Penganiayaan Berat YTR di Bandung
Polsek Rappocini Ungkap Kasus Pencurian ATM Kuras Rp15 Juta, Pelaku Ditangkap di Kabupaten Gowa
Ngopi Kamtibmas Serap Aspirasi Warga Biring Romang, Kapolrestabes Siapkan Sosialisasi Lalu Lintas dan Bahaya Narkoba ke Sekolah
Polrestabes Makassar Gelar Ziarah Rombongan dan Tabur Bunga di TMP Panaikang Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Moment Hari Bhayangkara ke 80 Sebagai Ajang Mendekatkan Diri Kepada Sang Pencipta dan Masyarakat
Puncak Bakti Kesehatan Serentak Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sulsel Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:21 WITA

PKL Pasar Kalimbu Unjuk Rasa di DPRD Makassar, Tolak Relokasi ke Terminal Malengkeri

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:24 WITA

10 Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran di Wala-Walaya

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:13 WITA

Taufik Hidayat Ditangkap, Polisi Ungkap Kasus Penganiayaan Berat YTR di Bandung

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:06 WITA

Ngopi Kamtibmas Serap Aspirasi Warga Biring Romang, Kapolrestabes Siapkan Sosialisasi Lalu Lintas dan Bahaya Narkoba ke Sekolah

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:50 WITA

Polrestabes Makassar Gelar Ziarah Rombongan dan Tabur Bunga di TMP Panaikang Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru

BERITA

10 Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran di Wala-Walaya

Rabu, 24 Jun 2026 - 04:24 WITA