Banjir dan Tanah Longsor di Pana Mamasa, Puluhan Hektar Sawah Warga Gagal Tanam

- Penulis

Senin, 21 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensa-Rakyat.Com, Mamasa – Akses jalan Kecamatan Tabang dan Kecamatan Pana, hingga kini belum bisa dilalui pasca banjir dan longsor pada Kamis (17/2/2022) sekira pukul 03.00 Wita dini hari.

Material banjir berupa lumpur dan bebatuan besar menutupi badan jalan.

Menyebabkan kendaraan tak dapat melintas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan pejalan kaki pun sulit melintas lantaran bebatuan menutupi akses utama penghubung dua kecamatan di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar).

Bencana ini terjadi di Tokka, Desa Salutambun, Kecamatan Pana.

Informasi itu disampaikan Eko Apronur Ronel T  kepada Jurnalis Lensa-Rakyat.Com, via whatsapp, Senin (21/2/2022).

Eko mengatakan, hingga saat ini akses jalan belum bisa dilalui.

Baca Juga:  Kapolrestabes Makassar Kawal Penyampaian Aspirasi Buruh di depan Kantor DPRD Provinsi Peringatan May Day 2026

Belum ada alat berat yang dikerahkan membersihkan material longsor.

“Belum bisa dilewati karena belum dibersihkan,” ungkap Eko pagi tadi.

Selain menutupi badan jalan, material banjir dan longsor juga menyebabkan puluhan hektar sawah warga tertimbun.

Bahkan puluhan hektar sawah warga terancam gagal tanam akibat tergerus dan tertimbun material banjir.

“Ada banyak sawah yang sudah ditanami benih tertimbun,” ujar Eko.

Eko berharap kejadian ini mendapat perhatian serius dari dinas terkait, utamanya membersihkan material longsor.

“Semoga material longsor secepatnya dibersihkan sehingga kendaraan bisa melintas,” harapnya.(*)

Laporan : Eko Apronur Ronel T

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Makassar Jadi Tuan Rumah Olymrun 2026, Targetkan 5.000 Pelari di Anjungan Pantai Losari
Closing Ceremony Tournament E-Sport Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026, Kapolda Sulsel Serahkan Piala Bergilir
Personel Satlantas Polres Jeneponto Beri Pelayanan Prima di Akhir Pekan
Opening Tournament E-Sport Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026, Polda Sulsel Catat Rekor Peserta Terbanyak di Indonesia
Babinsa Sinjai Barat Dampingi Panen Cabai Petani, Dorong Produktivitas Lahan dan Ketahanan Pangan
Nasyiatul Aisyiyah Sultra dan Pusaka Digital Beri Edukasi Pemanfatan AI Kepada Guru dan Mahasiswa PPG
Resmob Polsek Rappocini bersama Resmob Polda Sulsel Ungkap Kasus Curas, Pria Bersenjata Badik Ditangkap
Kapolrestabes Makassar Bersama Anak Panti Panjatkan Doa untuk Keamanan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:28 WITA

Makassar Jadi Tuan Rumah Olymrun 2026, Targetkan 5.000 Pelari di Anjungan Pantai Losari

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:54 WITA

Closing Ceremony Tournament E-Sport Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026, Kapolda Sulsel Serahkan Piala Bergilir

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:12 WITA

Personel Satlantas Polres Jeneponto Beri Pelayanan Prima di Akhir Pekan

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:43 WITA

Opening Tournament E-Sport Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026, Polda Sulsel Catat Rekor Peserta Terbanyak di Indonesia

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:53 WITA

Babinsa Sinjai Barat Dampingi Panen Cabai Petani, Dorong Produktivitas Lahan dan Ketahanan Pangan

Berita Terbaru