Banjir dan Tanah Longsor di Pana Mamasa, Puluhan Hektar Sawah Warga Gagal Tanam

- Penulis

Senin, 21 Februari 2022 - 05:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensa-Rakyat.Com, Mamasa – Akses jalan Kecamatan Tabang dan Kecamatan Pana, hingga kini belum bisa dilalui pasca banjir dan longsor pada Kamis (17/2/2022) sekira pukul 03.00 Wita dini hari.

Material banjir berupa lumpur dan bebatuan besar menutupi badan jalan.

Menyebabkan kendaraan tak dapat melintas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan pejalan kaki pun sulit melintas lantaran bebatuan menutupi akses utama penghubung dua kecamatan di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar).

Bencana ini terjadi di Tokka, Desa Salutambun, Kecamatan Pana.

Informasi itu disampaikan Eko Apronur Ronel T  kepada Jurnalis Lensa-Rakyat.Com, via whatsapp, Senin (21/2/2022).

Eko mengatakan, hingga saat ini akses jalan belum bisa dilalui.

Baca Juga:  LPMT SULTRA Pertanyakan ke BPJN SULTRA ; Terkait Izin Dispensasi Perusahaan Tambang Batu Gamping Di Moramo Utara

Belum ada alat berat yang dikerahkan membersihkan material longsor.

“Belum bisa dilewati karena belum dibersihkan,” ungkap Eko pagi tadi.

Selain menutupi badan jalan, material banjir dan longsor juga menyebabkan puluhan hektar sawah warga tertimbun.

Bahkan puluhan hektar sawah warga terancam gagal tanam akibat tergerus dan tertimbun material banjir.

“Ada banyak sawah yang sudah ditanami benih tertimbun,” ujar Eko.

Eko berharap kejadian ini mendapat perhatian serius dari dinas terkait, utamanya membersihkan material longsor.

“Semoga material longsor secepatnya dibersihkan sehingga kendaraan bisa melintas,” harapnya.(*)

Laporan : Eko Apronur Ronel T

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemnaker Siapkan Pelatihan Agroforestry untuk 500 Warga Garut, Dorong Lapangan Kerja dan Usaha Desa
Jatanras Polrestabes Makassar Tangkap Komplotan Pembobol Rumah di Biringkanaya
Polsek Manggala Patroli Cipta Kondisi, Sasar Titik Rawan Gangguan Kamtibmas
Tawuran Ratusan Geng Motor di Panakkukang Makassar, Polisi Amankan Bom Molotov dan Samurai
Kegiatan Rutin Posko Keliling RT/RW Bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas Digelar di Posko Induk RW 02 Kelurahan Bunga Eja Beru
Wamenaker: Kompetensi SDM Kunci Utama Hadapi Digitalisasi Global
Tim Trisula dan Polsek Panakkukang Bubarkan Tawuran Geng Motor, 22 Motor Diamankan
Bentrok Kelompok Geng Motor di Rappocini Makassar, Polisi Amankan Panah Busur dan Magazen Air Softgun
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:14 WITA

Kemnaker Siapkan Pelatihan Agroforestry untuk 500 Warga Garut, Dorong Lapangan Kerja dan Usaha Desa

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:19 WITA

Jatanras Polrestabes Makassar Tangkap Komplotan Pembobol Rumah di Biringkanaya

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:31 WITA

Polsek Manggala Patroli Cipta Kondisi, Sasar Titik Rawan Gangguan Kamtibmas

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:12 WITA

Tawuran Ratusan Geng Motor di Panakkukang Makassar, Polisi Amankan Bom Molotov dan Samurai

Minggu, 10 Mei 2026 - 01:23 WITA

Kegiatan Rutin Posko Keliling RT/RW Bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas Digelar di Posko Induk RW 02 Kelurahan Bunga Eja Beru

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights