Beredar Dugaan Pungli Seragam di SMPN 11 Makassar, Pihak Sekolah Berikan Klarifikasi

- Penulis

Minggu, 27 Juli 2025 - 15:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Sulsel — Program seragam gratis bagi siswa SD dan SMP yang dicanangkan oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, tercoreng dengan beredarnya kabar dugaan pungutan liar (pungli) di SMP Negeri 11 Makassar.

Sejumlah orang tua siswa mengaku diminta membayar biaya seragam tambahan sebesar Rp1.335.000 untuk siswa laki-laki dan Rp1.455.000 untuk siswa perempuan. Menurut pengakuan mereka, uang tersebut diserahkan langsung kepada dua guru di sekolah.

Padahal, Pemkot Makassar telah menegaskan bahwa program seragam gratis mencakup seragam nasional tanpa adanya pungutan tambahan. Bahkan, seorang wali murid menyebut kepala sekolah sempat membawa nama Wali Kota dalam pembicaraan mengenai pengadaan seragam, yang dinilai menyesatkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, para orang tua juga menyampaikan keberatannya atas rencana penggunaan seragam batik oleh siswa baru. Mereka menilai keputusan tersebut tidak sesuai dengan pemberitahuan sebelumnya bahwa batik tidak lagi diberlakukan untuk siswa baru.

Baca Juga:  Bupati Muna Barat Apresiasi Karya Buku Anak Daerah "Transformasi Wacana di Era Distrupsi"

Klarifikasi Pihak Sekolah

Menanggapi isu yang beredar, Kepala SMP Negeri 11 Makassar, Mariamin Ibrahim, memberikan klarifikasi resmi pada Sabtu (26/7/2025). Ia membantah adanya pungutan sepihak di sekolah yang dipimpinnya dan menegaskan bahwa tidak ada paksaan dalam pengumpulan dana seragam.

“Kami tidak pernah memaksa ataupun mewajibkan orang tua untuk membayar. Semua bentuk pengadaan seragam dilakukan secara terbuka,” tegas Mariamin.

Ia juga membantah telah menyebut nama Wali Kota dalam konteks pembicaraan soal seragam. Menurutnya, segala kebijakan sekolah harus dijalankan secara transparan dan tidak boleh mencederai kepercayaan masyarakat.

Pihak sekolah pun membuka ruang komunikasi dengan para orang tua siswa untuk menyelesaikan persoalan ini secara musyawarah dan menghindari kesalahpahaman yang berlarut.

(Redaksi LC.com)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasi Humas Polrestabes Makassar Ingatkan Personel Bijak Bermedia Sosial
Peserta Didik Sespimmen Polri Dikreg Ke-66 Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Jannatul Ma’wa
Polsek Manggala Amankan Remaja Penganiaya Pengemudi Ojol dengan Busur Panah
Posko Bersama di Sudiang Raya, Polsek Biringkanaya Tingkatkan Koordinasi Kamtibmas
Warga Apresiasi Patroli Malam Polsek Tallo di Jalan Panampu
Cek Sikap Tampang dan Surat Identitas, Propam Polrestabes Makassar Laksanakan Gaktibplin
Hujan Guyur Makassar, Arus Lalu Lintas Tersendat Akibat Genangan Air
Polisi Sigap Tangani Pria Mengamuk Akibat Pengaruh Miras di Makassar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:43 WITA

Kasi Humas Polrestabes Makassar Ingatkan Personel Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:19 WITA

Peserta Didik Sespimmen Polri Dikreg Ke-66 Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Jannatul Ma’wa

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:08 WITA

Polsek Manggala Amankan Remaja Penganiaya Pengemudi Ojol dengan Busur Panah

Selasa, 19 Mei 2026 - 07:29 WITA

Posko Bersama di Sudiang Raya, Polsek Biringkanaya Tingkatkan Koordinasi Kamtibmas

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:50 WITA

Cek Sikap Tampang dan Surat Identitas, Propam Polrestabes Makassar Laksanakan Gaktibplin

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights