KTH Sangia Lestari Siapkan 2.000 Pohon untuk Wujudkan Agrowisata Puncak Wakila

- Penulis

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUNA, lensa-rakyat.com || Sektor desa wisata banyak dipandang sebagai jawaban dalam upaya pengembangan wilayah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di berbagai daerah. Trend perjalanan yang semakin berkembang dari tahun ke tahun memicu peningkatan jumlah wisatawan hingga munculnya berbagai destinasi baru secara masif. Pengembangan desa wisata berbasis komunitas (Community Based Tourism) menjadi pilihan yang menarik terutama dalam pemberdayaan berbasis kelompok/ komunitas tak terkecuali bagi pedesaan.

 

Konsep Agrowisata Puncak Wakila yang digaungkan oleh pemerintah desa (La Ode Rahmapo, S.Pd) menurutnya sangat strategis karena didalamnya terdapat potensi alam yang indah, potensi bidang pertanian, perkebunan, Peternakan, serta industri kreatif seperti kerajinan, hingga kebudayaan lokal. Berangkat dari hal tersebut, pemerintah desa bersama masyarakat berkeinginan untuk mengembangkan potensi tersebut secara lebih maksimal melalui sektor agrowisata sehingga ke depannya diperlukan langkah-langkah strategis dan kolaboratif dalam pelaksanaannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendukung konsep yang dicanangkan pemerintah desa tersebut, Ketua KTH Sangia Lestari (Hasrudin Hayat, S.Hut) Bersama anggota melakukan kajian-kajian stratergi dengan menawarkan konsep Pengelolaan Hutan yang Berbasis Masyarakat (PHBM). Olehnya itu, KTH Sangia Lestari akan melakukan aksi pananaman 2.000 tanaman produktif seperti Mangga, Alpukat dan Durian serta tanaman kayu seperti Mahoni dan beberapa tanaman pelindung seperti Ketapang Kencana, pola penanaman ini biasa disebut dengan pola Agroforestri.

“Melalui program ini, kami Kelompok Tani Hutan (KTH) Sangia Lestari hadir ditengah-tengah masyarakat dalam memberikan solusi dan aksi. Kami juga berharap dapat mewujudkan pengembangan wisata puncak wakila melalui konsep agrowisata dan hasilnya dapat memberikan nilai ekonomi berkelanjutan bagi Masyarakat Desa Kondongia” ucap Hasrudin Hayat

Baca Juga:  Bawa Ketapel dan Anak Panah, Remaja di Makassar Diamankan Polisi Saat Patroli

Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan di areal puncak wakila di Bulan April 2026. Dan akan melibatkan banyak pihak seperti Pemerintah Desa, Pengurus dan Anggota KTH Sangia Lestari, Masyarakat, Kelompok Pemuda dan Pelajar Pegiat Lingkungan, serta Siswa-siswi perwakilan SD, SMP dan SMA Desa Kondongia.

Tujuan program dari kegiatan ini adalah terciptanya kesadaran masyarakat untuk menanam tanaman pada lahan kosong atau memperbaiki lahan kritis serta lahan yang tidak produktif dengan jenis tanaman hutan dan tanaman Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) sehingga akan mengurangi volume degradasi lahan di Desa Kondongia. Sedangkan tujuan khusus dari program penanaman ini adalah Meningkatkan kesejahteraan Masyarakat desa dengan hasil tanaman produktif atau tanaman hutan, Penanggulangan banjir atau erosi, Memasyarakatkan Kembali tanaman kayu, serta Mendidik generasi muda akan pentingnya menanam pohon.

“Kedepan kami berencana akan melakukan kegiatan-kegiatan yang lebih besar lagi dengan potensi lahan yang ada, tentunya kami sangat butuh dukungan dari banyak pihak, karena kami melihat khususunya Desa Kondongia masih banyak potensi lain yang kita kembangkan seperti peternakan, kehutanan, pertanian dan kebudayaan” tutupnya. ( Roy )

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan
Pesta Ballo Hingga Dini Hari Dibubarkan Polisi, 13 Remaja di Makassar Diamankan
Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme
Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim
Polres Jeneponto Gelar Sunat Massal Modern Premium Gratis Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
Tak Kapok Masuk Penjara, Residivis Kembali Gasak Emas Orang Tua hingga Rp75 Juta
Respon Cepat Aduan Masyarakat, Personel Polsek Rappocini Amankan Pencuri Helm
ohon Cina Tumbang Polsek Batang bersama TNI dan Masyarakat Bersihkan Jalan.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:00 WITA

Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan

Minggu, 7 Juni 2026 - 06:04 WITA

Pesta Ballo Hingga Dini Hari Dibubarkan Polisi, 13 Remaja di Makassar Diamankan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:56 WITA

Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:58 WITA

Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:28 WITA

Tak Kapok Masuk Penjara, Residivis Kembali Gasak Emas Orang Tua hingga Rp75 Juta

Berita Terbaru