Resmob Polsek Tamalate Ringkus Pria Pembuat Anak Panah

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR – Tim Opsnal Resmob Unit Reskrim Polsek Tamalate, Polrestabes Makassar, yang dipimpin langsung oleh Panit Opsnal Iptu Yusri Yunus, S.H., berhasil mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pembuat busur anak panah, Rabu (17/12/2025).

Terduga pelaku diketahui bernama Faisal (39), berprofesi sebagai buruh bangunan, yang berdomisili di Jalan Teluk Bayur, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Pelaku diamankan pada Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 23.00 Wita di salah satu rumah kost di Jalan Teluk Bayur, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate.

Saat dilakukan pengamanan, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa 29 buah anak panah/busur, 1 buah ketapel, 1 buah gerinda, serta 1 buah tempat penyimpanan busur yang terbuat dari pipa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Tamalate, Kompol H. Muh. Thamrin, S.E., M.M., menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan informasi warga yang mencurigai adanya aktivitas pembuatan busur anak panah di lokasi tersebut.

Baca Juga:  Hari Terakhir Operasi Bina Kusuma Lipu, Sat Binmas Polres Gowa Tetap Eksis Lakukan Binluh.

“Menindaklanjuti laporan warga, Tim Opsnal Resmob Unit Reskrim Polsek Tamalate yang dipimpin langsung oleh Iptu Yusri Yunus melakukan pengecekan dan mendapati pelaku menguasai serta menyimpan sejumlah anak panah,” jelas Kompol Thamrin.

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah membuat anak panah/busur tersebut sejak sekitar satu bulan terakhir. Namun, pelaku mengklaim bahwa busur tersebut tidak diperjualbelikan dan hanya digunakan untuk keperluan pribadi sebagai alat berjaga-jaga saat bekerja menjaga lahan tanah.

“Kami telah mengamankan pelaku atas dugaan tindak pidana membawa, memiliki, membuat, atau menyimpan senjata tajam,” tegas Kapolsek Tamalate.

Saat ini, pelaku telah menjalani hukum di Unit Reskrim Polsek Tamalate. Pelaku disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Tajam, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Desa Turatea Lakukan Sambang, Ajak Remaja Jauhi Pergaulan Bebas
Penangkapan Terduga Pelaku Pencurian oleh Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto
Wakapolda Sulsel Resmikan Jembatan di Dusun Bulu, Wujud Nyata Polri Hadir Berikan Manfaat bagi Masyarakat
Kapolri: 895 Jembatan Merah Putih Presisi Berikan Manfaat bagi 2 Juta Masyarakat
Jaga Kamtibmas Bersama, Kapolsek Bontoala Rangkul Warga Lewat Ngopi Kamtibmas
Satlantas Polrestabes Makassar Bagikan Bendera Merah Putih Gratis Semarakkan HUT Kemerdekaan RI Ke-81
Polrestabes Makassar Raih Predikat Pelayanan Prima A dari Kapolri
Wakapolda Sulsel Pimpin Rakor Perencanaan dan Penganggaran Polda Sulsel Tahun 2026, Dorong Program Kerja Tepat Sasaran
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:37 WITA

Bhabinkamtibmas Desa Turatea Lakukan Sambang, Ajak Remaja Jauhi Pergaulan Bebas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:32 WITA

Penangkapan Terduga Pelaku Pencurian oleh Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:52 WITA

Wakapolda Sulsel Resmikan Jembatan di Dusun Bulu, Wujud Nyata Polri Hadir Berikan Manfaat bagi Masyarakat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:22 WITA

Kapolri: 895 Jembatan Merah Putih Presisi Berikan Manfaat bagi 2 Juta Masyarakat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:36 WITA

Jaga Kamtibmas Bersama, Kapolsek Bontoala Rangkul Warga Lewat Ngopi Kamtibmas

Berita Terbaru