Kunker Di Muna, Jokowi Serahkan Bantuan Pangan Kepada 500 Orang KPM di gudang Bulog Raha

- Penulis

Selasa, 14 Mei 2024 - 06:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket : Presiden RI, Jokowi dan rombongan saat mengunjungi Gudang Bulog Raha, Kabupaten Muna

Ket : Presiden RI, Jokowi dan rombongan saat mengunjungi Gudang Bulog Raha, Kabupaten Muna

MUNA,Lensa-rakyat.com || Presiden Indonesia, Jokowi Dododo dan rombongan lakukan kunjungan kerja di muna dan muna barat ( 13 mei 2024).

Pada kunjungan tersebut di dampngi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI, direktur utama perum Bulog, kepala badan ketahanan pangan nasional, PJ. Gubernur Sultra dan wakil ketua Komisi V DPR RI.

Saat berkunjung di Muna, Presiden Jokowi melakukan sejumlah agenda kerja di Kabupaten Muna, meninjau pelayanan kesehatan RSUD dr. Baharuddin Raha, mengunjungi pedagang pasar Laino dan menyerahkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah kepada 500 orang KPM di Gudang Bulog Raha.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Gudang Bulog, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa bantuan pangan beras kepada masyarakat akan diteruskan sampai bulan Desember 2024.

“Akan kita lihat ruang APBN itu akan diteruskan sampai Desember,”ujarnya.

Baca Juga:  Polisi Bongkar Pembuat Surat Palsu Swab Antigen dan PCR

Menurut Jokowi hal dilakukan karena ada kenaikan harga beras dan kenaikan harga beras juga dialami seluruh negara.

“Harga pangan internasional juga semua naik, kita Masi rendah tapi ada tinggi sekali, ini patut kita syukuri karena naiknya tidak drastis sekali, jadi di Indonesia harga beras Masi kita kendalikan,”terangnya.

lanjut Jokowi, masih kurang, sebahagian kecil sekitar 5 persen masih impor dari luar negeri yakni dari Vietnam, Thailand, Kamboja dan Pakistan.

“Karena Jumlah Penduduk kita ini 280 juta orang semuanya ingin makan beras, tetapi kita menjaga harga beras ini tidak gampang, kalau tinggi masyarakat pasti ngomel, tapi petani senang karena harganya tinggi, tapi harga bisa saja kita tekan, harganya murah, tapi petani pasti ngomel, makanya pemerintah menjaga keseimbangan agar masyarakat senang tetapi petani juga senang,”pungkasnya.

(Tim)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cek Sikap Tampang dan Surat Identitas, Propam Polrestabes Makassar Laksanakan Gaktibplin
Hujan Guyur Makassar, Arus Lalu Lintas Tersendat Akibat Genangan Air
Polisi Sigap Tangani Pria Mengamuk Akibat Pengaruh Miras di Makassar
Bhabinkamtibmas Pai Monitoring Pendistribusian Program MBG di Wilayah Polrestabes Makassar
Tak Beri Ruang Pelaku Kriminalitas Jalanan, Polsek Tamalanrea Gencar Patroli Skala Besar
Jaga Kondusifitas Wilayah, Polsek Ujung Pandang Gelar Cipkon Bersama TNI dan Stakeholder Kamtibmas
Polsek Manggala Intensifkan Patroli, Antisipasi Geng Motor dan Kejahatan Jalanan
Kapolrestabes Makassar Bersama Walikota Makassar Resmikan SPPG Makassar Tallo 1 Polrestabes Makassar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:50 WITA

Cek Sikap Tampang dan Surat Identitas, Propam Polrestabes Makassar Laksanakan Gaktibplin

Selasa, 19 Mei 2026 - 03:17 WITA

Hujan Guyur Makassar, Arus Lalu Lintas Tersendat Akibat Genangan Air

Senin, 18 Mei 2026 - 08:26 WITA

Polisi Sigap Tangani Pria Mengamuk Akibat Pengaruh Miras di Makassar

Senin, 18 Mei 2026 - 07:12 WITA

Bhabinkamtibmas Pai Monitoring Pendistribusian Program MBG di Wilayah Polrestabes Makassar

Senin, 18 Mei 2026 - 05:37 WITA

Tak Beri Ruang Pelaku Kriminalitas Jalanan, Polsek Tamalanrea Gencar Patroli Skala Besar

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights