Kunker Di Muna, Jokowi Serahkan Bantuan Pangan Kepada 500 Orang KPM di gudang Bulog Raha

- Penulis

Selasa, 14 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket : Presiden RI, Jokowi dan rombongan saat mengunjungi Gudang Bulog Raha, Kabupaten Muna

Ket : Presiden RI, Jokowi dan rombongan saat mengunjungi Gudang Bulog Raha, Kabupaten Muna

MUNA,Lensa-rakyat.com || Presiden Indonesia, Jokowi Dododo dan rombongan lakukan kunjungan kerja di muna dan muna barat ( 13 mei 2024).

Pada kunjungan tersebut di dampngi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI, direktur utama perum Bulog, kepala badan ketahanan pangan nasional, PJ. Gubernur Sultra dan wakil ketua Komisi V DPR RI.

Saat berkunjung di Muna, Presiden Jokowi melakukan sejumlah agenda kerja di Kabupaten Muna, meninjau pelayanan kesehatan RSUD dr. Baharuddin Raha, mengunjungi pedagang pasar Laino dan menyerahkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah kepada 500 orang KPM di Gudang Bulog Raha.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Gudang Bulog, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa bantuan pangan beras kepada masyarakat akan diteruskan sampai bulan Desember 2024.

“Akan kita lihat ruang APBN itu akan diteruskan sampai Desember,”ujarnya.

Baca Juga:  Pengawasan Propam Polsek Tamalate kepada Personil Polri Pengamanan Aksi Unras di Makassar

Menurut Jokowi hal dilakukan karena ada kenaikan harga beras dan kenaikan harga beras juga dialami seluruh negara.

“Harga pangan internasional juga semua naik, kita Masi rendah tapi ada tinggi sekali, ini patut kita syukuri karena naiknya tidak drastis sekali, jadi di Indonesia harga beras Masi kita kendalikan,”terangnya.

lanjut Jokowi, masih kurang, sebahagian kecil sekitar 5 persen masih impor dari luar negeri yakni dari Vietnam, Thailand, Kamboja dan Pakistan.

“Karena Jumlah Penduduk kita ini 280 juta orang semuanya ingin makan beras, tetapi kita menjaga harga beras ini tidak gampang, kalau tinggi masyarakat pasti ngomel, tapi petani senang karena harganya tinggi, tapi harga bisa saja kita tekan, harganya murah, tapi petani pasti ngomel, makanya pemerintah menjaga keseimbangan agar masyarakat senang tetapi petani juga senang,”pungkasnya.

(Tim)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Perselisihan Meluas, Bhabinkamtibmas Rappocini Mediasi Warga Banta-bantaeng
Pesta Rakyat Minasa Upa Semarak, Kapolsek Rappocini Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Kamtibmas
Skill Challenge Pemadam Karhutla Polda Sulsel, Kapolda Dorong Personel Siap Hadapi Situasi Darurat
Kamtibmas Makassar Makin Kondusif, Kapolrestabes Ajak Semua Pihak Perkuat Sinergi
Tersinggung Berujung Maut di Pasar Terong Makassar, Kapolsek Bontoala Turun Langsung Amankan TKP
Ganggu Warga Tengah Malam, Sekelompok Pemuda di Tallo Dibubarkan Polisi
Kapolda Sulsel Pimpin Apel Pagi dan Laporan Kenaikan Pangkat Pengabdian Karo Log Polda Sulsel
Polsek Manggala Tindak 15 Motor Knalpot Brong, Sasar Gangguan Kamtibmas Malam Akhir Pekan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 09:47 WITA

Cegah Perselisihan Meluas, Bhabinkamtibmas Rappocini Mediasi Warga Banta-bantaeng

Selasa, 1 September 2026 - 09:20 WITA

Pesta Rakyat Minasa Upa Semarak, Kapolsek Rappocini Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Kamtibmas

Selasa, 1 September 2026 - 05:03 WITA

Skill Challenge Pemadam Karhutla Polda Sulsel, Kapolda Dorong Personel Siap Hadapi Situasi Darurat

Selasa, 1 September 2026 - 04:50 WITA

Kamtibmas Makassar Makin Kondusif, Kapolrestabes Ajak Semua Pihak Perkuat Sinergi

Selasa, 1 September 2026 - 03:48 WITA

Tersinggung Berujung Maut di Pasar Terong Makassar, Kapolsek Bontoala Turun Langsung Amankan TKP

Berita Terbaru