Terkesan kepentingan Pimpinan Jauh Lebih Penting dari Masyarakat, Wakil Ketua DPRD Kota Manado Adrey Laikun Semprot Kabid SD Disdikda Manado.

- Penulis

Sabtu, 23 Juli 2022 - 08:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MANADO-SULUT.Lensa Rakyat.
 Memasuki minggu kedua kegiatan belajar mengajar tahun ajaran baru ini, hal tak senonoh dan terkesan tak punya hati terus dipertontonkan Pemerintah Kota Manado, dalam hal ini Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda).
Bagaimana tidak, dari awal tahun ajaran baru sampai dengan hari Selasa, (19/07/2022) puluhan siswa SDN 114 Manado ditelantarkan dengan kebijakan merger sekolah yang digagas oleh Pemkot Manado.
Hal ini pun tentu menyita perhatian dari Wakil Ketua DPRD kota Manado, Adrey Laikun, legislator yang terkenal sikap ramahnya kepada semua kalangan.
Menyikapi hal ini, Adrey Laikun pun turun langsung melihat keadaan para siswa SDN 114 yang terlantar dan sampai saat ini belum juga mengikuti kegiatan belajar mengajar dikarenakan tidak adanya tenaga pengajar di sekolah tersebut.
Tak hanya itu, melihat kurangnya perhatian dari Dinas Pendidikan Kota Manado, Adrey Laikun mendatangi kantor Dinas Pendidikan, guna menanyakan upaya dari pihak dinas mengatasi permasalahan di SDN 114 Manado.
“Saya sudah mengecek langsung di sekolah, melihat kondisi anak-anak dan mendengar keluhan orang tua murid, saya juga sudah coba menghubungi pihak dinas tetapi tidak pernah merespon, untuk itu saya berinisiatif datang langsung ke Kantor Dinas Pendidikan, menanyakan apa upaya dan solusi dari dinas, mengingat anak-anak saat ini terlantar,” ujar Adrey Laikun.
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan, Triana Almas saat di temui Adrey Laikun mengungkapkan saat sekarang masih menunggu arahan dari pimpinan terkait masalah tersebut.
“Saya masih menunggu arahan pimpinan, kalau ada surat tugas ataupun sudah diperintahkan pasti saya tindak lanjuti, tapi saat ini belum ada,” ungkap Triana Almas.
Saat ini orang tua murid masih menunggu solusi terbaik dari pemerintah Kota Manado, dalam hal ini Dinas Pendidikan namun terkesan kurang perhatian untuk permasalahan di SD 114, bahkan sampai berita ini diturunkan belum ada solusi yang dilakukan dinas untuk menyelesaikan permasalahan merger sekolah.
(Theresia).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemnaker Siapkan Pelatihan Agroforestry untuk 500 Warga Garut, Dorong Lapangan Kerja dan Usaha Desa
Jatanras Polrestabes Makassar Tangkap Komplotan Pembobol Rumah di Biringkanaya
Polsek Manggala Patroli Cipta Kondisi, Sasar Titik Rawan Gangguan Kamtibmas
Tawuran Ratusan Geng Motor di Panakkukang Makassar, Polisi Amankan Bom Molotov dan Samurai
Kegiatan Rutin Posko Keliling RT/RW Bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas Digelar di Posko Induk RW 02 Kelurahan Bunga Eja Beru
Wamenaker: Kompetensi SDM Kunci Utama Hadapi Digitalisasi Global
Tim Trisula dan Polsek Panakkukang Bubarkan Tawuran Geng Motor, 22 Motor Diamankan
Bentrok Kelompok Geng Motor di Rappocini Makassar, Polisi Amankan Panah Busur dan Magazen Air Softgun
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:14 WITA

Kemnaker Siapkan Pelatihan Agroforestry untuk 500 Warga Garut, Dorong Lapangan Kerja dan Usaha Desa

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:19 WITA

Jatanras Polrestabes Makassar Tangkap Komplotan Pembobol Rumah di Biringkanaya

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:31 WITA

Polsek Manggala Patroli Cipta Kondisi, Sasar Titik Rawan Gangguan Kamtibmas

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:12 WITA

Tawuran Ratusan Geng Motor di Panakkukang Makassar, Polisi Amankan Bom Molotov dan Samurai

Minggu, 10 Mei 2026 - 01:23 WITA

Kegiatan Rutin Posko Keliling RT/RW Bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas Digelar di Posko Induk RW 02 Kelurahan Bunga Eja Beru

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights