Terkesan kepentingan Pimpinan Jauh Lebih Penting dari Masyarakat, Wakil Ketua DPRD Kota Manado Adrey Laikun Semprot Kabid SD Disdikda Manado.

- Penulis

Sabtu, 23 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MANADO-SULUT.Lensa Rakyat.
 Memasuki minggu kedua kegiatan belajar mengajar tahun ajaran baru ini, hal tak senonoh dan terkesan tak punya hati terus dipertontonkan Pemerintah Kota Manado, dalam hal ini Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda).
Bagaimana tidak, dari awal tahun ajaran baru sampai dengan hari Selasa, (19/07/2022) puluhan siswa SDN 114 Manado ditelantarkan dengan kebijakan merger sekolah yang digagas oleh Pemkot Manado.
Hal ini pun tentu menyita perhatian dari Wakil Ketua DPRD kota Manado, Adrey Laikun, legislator yang terkenal sikap ramahnya kepada semua kalangan.
Menyikapi hal ini, Adrey Laikun pun turun langsung melihat keadaan para siswa SDN 114 yang terlantar dan sampai saat ini belum juga mengikuti kegiatan belajar mengajar dikarenakan tidak adanya tenaga pengajar di sekolah tersebut.
Tak hanya itu, melihat kurangnya perhatian dari Dinas Pendidikan Kota Manado, Adrey Laikun mendatangi kantor Dinas Pendidikan, guna menanyakan upaya dari pihak dinas mengatasi permasalahan di SDN 114 Manado.
“Saya sudah mengecek langsung di sekolah, melihat kondisi anak-anak dan mendengar keluhan orang tua murid, saya juga sudah coba menghubungi pihak dinas tetapi tidak pernah merespon, untuk itu saya berinisiatif datang langsung ke Kantor Dinas Pendidikan, menanyakan apa upaya dan solusi dari dinas, mengingat anak-anak saat ini terlantar,” ujar Adrey Laikun.
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan, Triana Almas saat di temui Adrey Laikun mengungkapkan saat sekarang masih menunggu arahan dari pimpinan terkait masalah tersebut.
“Saya masih menunggu arahan pimpinan, kalau ada surat tugas ataupun sudah diperintahkan pasti saya tindak lanjuti, tapi saat ini belum ada,” ungkap Triana Almas.
Saat ini orang tua murid masih menunggu solusi terbaik dari pemerintah Kota Manado, dalam hal ini Dinas Pendidikan namun terkesan kurang perhatian untuk permasalahan di SD 114, bahkan sampai berita ini diturunkan belum ada solusi yang dilakukan dinas untuk menyelesaikan permasalahan merger sekolah.
(Theresia).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resmob Polsek Rappocini Ringkus Dua Geng Motor Keroyok Pengendara dengan Senjata Tajam
Polsek Manggala Potong Dua Ekor Sapi Kurban, Daging Dibagikan kepada Warga
Makassar Half Marathon Digelar 30-31 Mei, Sejumlah Ruas Jalan Digunakan Sebagai Lintas Peserta
Safari Jumat, Kapolsek Ujung Pandang Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan Wilayah
Albert Berkurban Untuk Berbenah
Krisis Profesionalisme Aparat, HMI Kendari Desak Menko Polkam Evaluasi Total TNI-Polri di Sultra
Bhabinkamtibmas Desa Baraya Sambangi Warga, Ajak Jaga Keamanan Bersama
Bosowa Peduli Gelar Festival Qurban 2026, Ribuan Warga di 10 Provinsi Terima Manfaat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:15 WITA

Resmob Polsek Rappocini Ringkus Dua Geng Motor Keroyok Pengendara dengan Senjata Tajam

Sabtu, 30 Mei 2026 - 05:51 WITA

Polsek Manggala Potong Dua Ekor Sapi Kurban, Daging Dibagikan kepada Warga

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:54 WITA

Safari Jumat, Kapolsek Ujung Pandang Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan Wilayah

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:36 WITA

Albert Berkurban Untuk Berbenah

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:26 WITA

Krisis Profesionalisme Aparat, HMI Kendari Desak Menko Polkam Evaluasi Total TNI-Polri di Sultra

Berita Terbaru