GMNI Kendari Akan Kembali Selenggarakan KTD Secara Nasional

- Penulis

Sabtu, 6 Juli 2024 - 08:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket : Istimewah

Ket : Istimewah

KENDARI,lensa-rakyat.com || Kegiatan ini dalam rangka mendorong kualitas dan kapasitas kader dan anggota GMNI Kendari, kegiatan ini akan di buka pada bulan September 2024 di Kota Kendari.

Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) adalah program prioritas yang harus dilaksanakan dalam setiap kepengurusan cabang. Apalagi dalam menyiapkan regenerasi dan kepemimpinan selanjutnya perlu diadakan sejak dini pemantapan kualitas anggota dalam menghadapi dinamika organisasi serta perkembangan zaman yang semakin cepat.

“Untuk mewujudkan hal tersebut maka sudah menjadi prasyarat mutlak GMNI harus ditopang sistem pengkaderan yang baik, terstruktur dan masif di setiap lintas komisariat GMNI Kendari,” Tutur Rasmin Jaya, pada 6 Juli 2024 di Kendari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengharapkan, kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara bersama-sama, menjunjung tinggi gotong royong dan rasa memiliki terhadap organisasi.

“Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) ini akan kembali dibuka lagi secara nasional tetapi yang menjadi prioritas utama adalah kader dan anggota GMNI Kendari,” Tegasnya.

Ketua DPC GMNI Kendari, Rasmin Jaya membeberkan salah satu upaya dan target dari kegiatan Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) adalah mempersiapkan para anggota GMNI menjadi kader yang memahami dan meyakini Marhaenisme sebagai metode berpikir dalam kehidupan pribadi maupun dalam kehidupan sosialnya.

“Maka, Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) berfungsi sebagai proses indoktrinasi dan internalisasi untuk merubah mental dan cara berfikir agar lebih progresif-revolusioner dan berkepribadian untuk menjadi kader ideologis yang siap berjuang atas nama organisasi dan ideologi,” harapnya.

Disamping itu, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) adalah organisasi kader yang memiliki tujuan mendidik kader bangsa dalam mewujudkan sosialisme Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Atas dasar pemikiran tersebut, maka penting bagi GMNI untuk secara terus menerus berjuang bagi kepentingan rakyat banyak. Karenanya, dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab perjuangannya itu, penting kiranya bagi GMNI untuk dapat melahirkan kader-kader bangsa sebagai pejuang pemikir dan pemikir pejuang yang militan, radikal, kritis, progresif dan revolusioner demi melaksanakan serta mengawal arus perjuangan yang menghendaki terwujudnya Sosialisme Indonesia.

Baca Juga:  GMNI Unsultra Gelar Dialog Bahas Relevansi Ajaran Bung Karno Marhaenisme

Ia juga menegaskan, sebagai terminal kader yang bertujuan untuk mencetak kader bangsa yang progresif-revolusioner berbasiskan ideologi Marhaenisme dan nilai-nilai perjuangan kerakyatan, guna melaksanakan amanat penderitaan rakyat dalam rangka mewujudkan cita-cita nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yaitu menciptakan tatanan masyarakat yang adil dan makmur (masa rakyat sosialis Indonesia) yang anti penindasan.

“Kami sebagai organisasi pengkaderan dan pergerakan GMNI memiliki prinsip dasar yang di tanamkan pada setiap kadernya, sehingga hal tersebut harus terus di junjung tinggi menjadi motor penggerak dan perubahan di tengah gempuran perkembangan modernisasi,” Harapnya.

Ia juga menekankan, relevansi ajaran dan ideologi Bung Karno Marhaenisme akan selalu menjadi alternatif dalam menjawab tantangan zaman khususnya dalam melawan bentuk penjajahan gaya baru Nekolim.

Hal tersebut berkorelasi dengan konsep nasionalisme yang selalu menjadi nafas dan kesadaran yang selalu dipupuk sebagai warga negara khususnya anggota dan kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) sebab itu akan selalu menjadi perekat dalam setiap perbedaan.

Apa lagi sekarang ini banyak sekali isu-isu disintegrasi bangsa, primordialisme, radikalisme dan lainnya sehingga ini menjadi perhatian bersama untuk meminimalisir perpecahan antar warga Negara. Ini juga bagian dari menjawab bonus demografi 2030 agar generasi muda bisa lebih matang dan berkompeten untuk mengisi mengisi regenerasi kepemimpinan bangsa dalam pemerintahan .

(Tim)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolrestabes Makassar Hadiri Rapat Forkopimda, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Jelang Hari Besar Islam
Kapolrestabes Makassar Imbau Orang Tua Awasi Anak dari Bahaya Geng Motor dan Kejahatan
500 ASN Sulsel Rampungkan Latsarmil Komcad, Siap Jadi Kekuatan Pendukung Pertahanan Nasional
Bhabinkamtibmas Kelurahan Katimbang Gerak Cepat Tindak Lanjuti Aduan Warga Lewat Aplikasi Bantuan Polisi
Sepekan, Polrestabes Makassar Amankan 38 Pelaku Kejahatan Jalanan
Polrestabes Makassar Tangkap 5 Pelaku Penyerangan Geng Motor di Jalan Ablam, Motifnya Terungkap
Wamenhan RI Tetapkan 500 ASN Sulsel Jadi Komcad, Sulsel Jadi Pelopor Nasional
Demo Jilid II AMPH Sultra Memanas, Massa Desak Burhanuddin Segera Jadi Tersangka
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:05 WITA

Kapolrestabes Makassar Hadiri Rapat Forkopimda, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Jelang Hari Besar Islam

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:17 WITA

Kapolrestabes Makassar Imbau Orang Tua Awasi Anak dari Bahaya Geng Motor dan Kejahatan

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:10 WITA

500 ASN Sulsel Rampungkan Latsarmil Komcad, Siap Jadi Kekuatan Pendukung Pertahanan Nasional

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:06 WITA

Bhabinkamtibmas Kelurahan Katimbang Gerak Cepat Tindak Lanjuti Aduan Warga Lewat Aplikasi Bantuan Polisi

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:53 WITA

Sepekan, Polrestabes Makassar Amankan 38 Pelaku Kejahatan Jalanan

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights