Waspadai Varian Baru Omicron, Polda NTT Percepat Vaksinasi Bagi Masyarakat

- Penulis

Kamis, 16 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensa-Rakyat.Com, Ntt – Dalam rangka mewaspadai varian covid-19 yakni Omicron, Polda NTT terus lakukan upaya percepatan vaksinasi bagi masyarakat di seluruh wilayah NTT.

Hal ini disampaikan Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto, S.H., S.I.K., M.H, Kamis (16/12/2021).

“Ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI Ir. H. Jokowidodo kepada para Gubernur, Kapolda dan Pangdam untuk mewaspadai varian baru Omicron”, terang Kabidhumas Polda NTT.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Presiden tak ingin varian Omicron menyebabkan gelombang baru penularan virus corona di Indonesia”, tambahnya.

Lanjutnya, arahan yang diberikan Presiden adalah pemerintah daerah, TNI Polri bersama masyarakat harus waspada dan siap siaga terhadap penyebaran virus ini dengan tetap disiplin menerapkan prokes khususnya disiplin dalam penggunaan masker serta terus meningkatkan tracing dan testing sesuai standar yang berlaku.

Baca Juga:  Masyarakat Ulumanda Gotong Royong Laksanakan Program Jum’at Bersih

Lanjutnya, selain itu, Presiden juga meminta untuk mempercepat vaksinasi di seluruh kabupaten/kota di wilayah NTT.

“Presiden juga mengingatkan kepada Gubernur, Kapolda dan Pangdam agar segera mempercepat vaksinasi bagi masyarakat di seluruh wilayah NTT”, jelas Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, S.H., S.I.K., M.H.

“Oleh karena itu, bagi masyarakat NTT yang belum melaksanakn vaksinasi baik tahap satu dan dua agar segera lakukan vaksinasi dalam rangka membangun Herd Immunity serta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan guna mencegah varian baru omicron”, tandasnya.

Adapun varian baru virus corona B.1.1.529 atau varian Omicron pertama kali ditemukan di Afrika Selatan dan Botswana.

Pada 26 November 2021 lalu, Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) meningkatkan status varian baru tersebut menjadi variant of concern.

Sumber ( Tribratanewsntt.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Safari Magrib Kapolres Jeneponto Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Jadikan Masjid Tempat Persatuan
Patroli Lalu Lintas di Jalur Padat Jeneponto, Kasat Lantas: Fokus pada Knalpot Brong dan Parkir Liar
Wujudkan Kamtibmas Kondusif, Kapolrestabes Makassar Tampung Aspirasi Warga Rappokalling
Ditreskrimum Polda Sulsel Ungkap Sindikat Curat dan Penadahan, Dua Tersangka Diamankan
LDII Sulsel Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Seminar Nasional UMKM . 
KTH Sangia Lestari Menggelar Aksi Penanaman 2.000 Bibit Pohon di Puncak Wakila
Sat Narkoba Polres Maros Ungkap Peredaran Narkotika Lintas Provinsi, Dua Bandar Ditangkap Bersama Ratusan Gram Shabu Siap Edar Disita
Wakapolrestabes Makassar Gelar Ngopi Kamtibmas Bersama Tripika dan Warga Kelurahan Masale
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:30 WITA

Safari Magrib Kapolres Jeneponto Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Jadikan Masjid Tempat Persatuan

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:09 WITA

Patroli Lalu Lintas di Jalur Padat Jeneponto, Kasat Lantas: Fokus pada Knalpot Brong dan Parkir Liar

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:18 WITA

Wujudkan Kamtibmas Kondusif, Kapolrestabes Makassar Tampung Aspirasi Warga Rappokalling

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:05 WITA

Ditreskrimum Polda Sulsel Ungkap Sindikat Curat dan Penadahan, Dua Tersangka Diamankan

Kamis, 11 Juni 2026 - 04:15 WITA

LDII Sulsel Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Seminar Nasional UMKM . 

Berita Terbaru