Waspadai Varian Baru Omicron, Polda NTT Percepat Vaksinasi Bagi Masyarakat

- Penulis

Kamis, 16 Desember 2021 - 13:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensa-Rakyat.Com, Ntt – Dalam rangka mewaspadai varian covid-19 yakni Omicron, Polda NTT terus lakukan upaya percepatan vaksinasi bagi masyarakat di seluruh wilayah NTT.

Hal ini disampaikan Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto, S.H., S.I.K., M.H, Kamis (16/12/2021).

“Ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI Ir. H. Jokowidodo kepada para Gubernur, Kapolda dan Pangdam untuk mewaspadai varian baru Omicron”, terang Kabidhumas Polda NTT.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Presiden tak ingin varian Omicron menyebabkan gelombang baru penularan virus corona di Indonesia”, tambahnya.

Lanjutnya, arahan yang diberikan Presiden adalah pemerintah daerah, TNI Polri bersama masyarakat harus waspada dan siap siaga terhadap penyebaran virus ini dengan tetap disiplin menerapkan prokes khususnya disiplin dalam penggunaan masker serta terus meningkatkan tracing dan testing sesuai standar yang berlaku.

Baca Juga:  Masuk 3 Besar Calon Dirut RS Haji dan Kadinkes Sulsel, dr. Darwis Makka Siap Berikan Yang Terbaik

Lanjutnya, selain itu, Presiden juga meminta untuk mempercepat vaksinasi di seluruh kabupaten/kota di wilayah NTT.

“Presiden juga mengingatkan kepada Gubernur, Kapolda dan Pangdam agar segera mempercepat vaksinasi bagi masyarakat di seluruh wilayah NTT”, jelas Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, S.H., S.I.K., M.H.

“Oleh karena itu, bagi masyarakat NTT yang belum melaksanakn vaksinasi baik tahap satu dan dua agar segera lakukan vaksinasi dalam rangka membangun Herd Immunity serta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan guna mencegah varian baru omicron”, tandasnya.

Adapun varian baru virus corona B.1.1.529 atau varian Omicron pertama kali ditemukan di Afrika Selatan dan Botswana.

Pada 26 November 2021 lalu, Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) meningkatkan status varian baru tersebut menjadi variant of concern.

Sumber ( Tribratanewsntt.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemnaker Raih Penghargaan Kearsipan Nasional 2026 dengan Predikat Sangat Memuaskan Nilai Kearsipan Kemnaker Meningkat, Dukung Transformasi Digital Birokrasi
Kapolrestabes Makassar Raih Penghargaan Tertinggi dari Kapolri atas Pengelolaan Anggaran Tanpa Deviasi
Menaker Yassierli Dorong Pekerja Terus Berinovasi dan Tingkatkan Kompetensi di Era AI Produktivitas dan Inovasi Jadi Kunci Hadapi Tantangan Global
Satpas SIM Polrestabes Makassar Resmi Layani Penerbitan SIM C1
Irdam XIV/Hasanuddin Pimpin Harkitnas ke-118, Tekankan Persatuan dan Kedaulatan Bangsa
Pelaku Penganiayaan Driver Maxim dengan Busur Panah Diamankan Polsek Manggala
Jam Pulang Sekolah Jadi Perhatian, Polsek Tamalate Intensifkan Patroli Antisipasi Tawuran
Tripika Menyapa Kecamatan Mamajang Jadi Wadah Dialog Warga dan Aparat di Sambung Jawa
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:35 WITA

Kemnaker Raih Penghargaan Kearsipan Nasional 2026 dengan Predikat Sangat Memuaskan Nilai Kearsipan Kemnaker Meningkat, Dukung Transformasi Digital Birokrasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:46 WITA

Kapolrestabes Makassar Raih Penghargaan Tertinggi dari Kapolri atas Pengelolaan Anggaran Tanpa Deviasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:38 WITA

Menaker Yassierli Dorong Pekerja Terus Berinovasi dan Tingkatkan Kompetensi di Era AI Produktivitas dan Inovasi Jadi Kunci Hadapi Tantangan Global

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:56 WITA

Satpas SIM Polrestabes Makassar Resmi Layani Penerbitan SIM C1

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:49 WITA

Irdam XIV/Hasanuddin Pimpin Harkitnas ke-118, Tekankan Persatuan dan Kedaulatan Bangsa

Berita Terbaru

NASIONAL

Menaker Yassierli Lantik 976 ASN Kemnaker di Era Digital

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:51 WITA